PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Rampok Emas ini Beraksi di Kampar, Tertangkapnya di Pekanbaru
Riauin.com, Pekanbaru - Satu dari dua perampok emas seberat 2,5 kilogram berhasil dibekuk tim gabungan Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kampar, Provinsi Riau. Rampok bersenjata api ini ditangkap saat kabut ke Kecamatan Tampan, Pekanbaru.
"Pelaku yang berhasil diamankan berinisial AH berikut senjata api laras panjang dan puluhan amunisi aktif," kata Kapolres Kampar, AKBP Edy Sumardi, dikutip daru antara, Minggu (4/12/2016).
Dijelaskannya, AH (30) diamankan selang 26 jam pasca merampok seorang pedagang emas bernama Hadinur (38) pada Kamis lalu (1/12/2016). Ia diamankan setelah petugas melakukan penyelidikan dimulai dari olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi dan korban serta penyelidikan di lapangan.
"Hasilnya kita curigai AH salah satu terduga pelaku perampokan tersebut. Dia diamankan saat kabur ke Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru," ujarnya.
Dari penangkapan itu, turut disita senjata api organik laras panjang US Carabin yang telah dimodifikasi. Kemudian satu bungkus emas, enam butir amunisi senpi laras pendek jenis FN, dan 35 butir amunisi Carabin.
Seluruh barang bukti itu memperkuat keterlibatan pelaku dalam melakukan perampokan tersebut.
Sebelumnya diberitakan, perampokan ini terjadi di Pasar Rumbio, Kecamatan Kampar. Edy menuturkan, pelaku perampokan ini ada dua orang. Untuk pelaku lainnya, masih terus dilakukan pengejaran.
"Pelaku AH masih kita periksa intensif dan kami masih terus melakukan pengembangan," ujarnya.
Peristiwa perampokan yang menimpa Hadinur terjadi di areal parkiran Pasar Rumbio, Dusun IV, Pulau Sialang Desa Rumbio, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, Kamis pagi.
Saat itu korban yang merupakan seorang pedagang emas di Pasar tersebut baru saja tiba di parkiran dengan mengendarai mobil.
Sesaat setelah berhenti di parkiran, tiba-tiba datang seorang pria dengan mengenakan helm memecah jendela kaca mobil.
"Pelaku langsung menodongkan senjata api ke arah korban dan menarik tas berisi emas dan uang," ujarnya.
Korban sempat berusaha melawan, namun pelaku mengancamnya. "Mau mati kau," ujar Edy menirukan ancaman pelaku yang terus menodongkan senjata api.
Merasa terancam, korban lalu melepaskan barang berharganya tersebut. Sementara pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor jenis Kawasaki Ninja yang telah ditunggu rekannya. (ant)
Berita Lainnya
Kesaksian Dani M Nursalam, Komitmen Rp 1 Miliar untuk Abdul Wahid Kandas karena OTT
Polres Rohil Bongkar Jaringan Pengedar Ekstasi Rumahan di Tanah Putih
Sidang Kasus Abdul Wahid, SF Hariyanto Ungkap Adanya Permintaan Komisi 5 Persen untuk Jatah Gubernur
Lima Bulan, Polda Riau Tangkap 525 Pelaku Kriminalitas Jalanan
Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Ditepikan dalam Pembahasan Anggaran Riau
Diwarnai Massa Unjuk Rasa, Sidang Kasus Abdul Wahid Hadirkan Plt Gubri SF Harianto
Kesaksian Dani M Nursalam, Komitmen Rp 1 Miliar untuk Abdul Wahid Kandas karena OTT
Polres Rohil Bongkar Jaringan Pengedar Ekstasi Rumahan di Tanah Putih
Sidang Kasus Abdul Wahid, SF Hariyanto Ungkap Adanya Permintaan Komisi 5 Persen untuk Jatah Gubernur
Lima Bulan, Polda Riau Tangkap 525 Pelaku Kriminalitas Jalanan
Sidang Abdul Wahid, SF Hariyanto Ngaku Ditepikan dalam Pembahasan Anggaran Riau
Diwarnai Massa Unjuk Rasa, Sidang Kasus Abdul Wahid Hadirkan Plt Gubri SF Harianto