Kanal

Lonjakan Harga Kernel Kerek Nilai Jual Sawit Swadaya Riau

RIAUIN.COM - Meski harga minyak sawit mentah dunia cenderung melemah, tren positif justru menyambangi petani kelapa sawit mitra swadaya di Provinsi Riau. Kenaikan harga inti sawit atau kernel menjadi motor utama yang mendorong kenaikan harga pembelian tandan buah segar di tingkat petani untuk sepekan ke depan.

Berdasarkan hasil rapat penetapan harga oleh Dinas Perkebunan Provinsi Riau pada Selasa (5/5/2026), harga tandan buah segar (TBS) untuk periode 6 hingga 12 Mei 2026 diputuskan naik. Lonjakan paling signifikan dirasakan pada kelompok tanaman umur sembilan tahun yang naik sebesar Rp 26,17 per kilogram, sehingga harga kini menyentuh Rp 3.880,38 per kilogram.

Kepala Dinas Perkebunan Riau Supriadi menjelaskan bahwa pergerakan harga pekan ke-15 tahun 2026 ini memiliki dinamika yang unik. Fenomena kenaikan ini terjadi justru saat harga jual minyak sawit mentah (CPO) mengalami kontraksi atau penurunan sebesar Rp 17,67 per kilogram dibandingkan pekan lalu.

"Kenaikan harga TBS kali ini sangat dipengaruhi oleh penguatan harga kernel yang naik cukup tajam, yakni Rp 604,03 per kilogram dari minggu sebelumnya," kata Supriadi di Pekanbaru.

Penetapan nilai jual ini berpedoman pada regulasi terbaru, yakni Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024. Dalam prosesnya, tim penetapan harga menggunakan indeks K sebesar 92,22 persen dengan mengacu pada rata-rata penjualan dari sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS). Jika PKS tidak melakukan penjualan, maka digunakan standar harga rata-rata tim atau acuan dari Kantor Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN).

Supriadi menegaskan bahwa sinkronisasi data dan tata kelola harga terus diperketat guna menjamin keadilan, baik bagi petani swadaya maupun perusahaan mitra. Sinergi antara pemerintah daerah dengan aparat penegak hukum seperti Kejaksaan Tinggi Riau juga diperkuat untuk mengawal implementasi harga ini di lapangan.

Selain harga TBS, rapat tersebut juga menetapkan harga cangkang sebesar Rp 22,66 per kilogram. Secara rinci, berikut adalah daftar harga pembelian TBS kelapa sawit kemitraan swadaya di Riau berdasarkan kelompok umur tanaman:

Umur 3 tahun: Rp 3.014,33

Umur 4 tahun: Rp 3.355,48

Umur 5 tahun: Rp 3.594,39

Umur 6 tahun: Rp 3.730,85

Umur 7 tahun: Rp 3.815,69

Umur 8 tahun: Rp 3.861,13

Umur 9 tahun: Rp 3.880,38

Umur 10-20 tahun: Rp 3.843,34

Umur 21 tahun: Rp 3.781,85

Umur 22 tahun: Rp 3.710,14

Umur 23 tahun: Rp 3.628,56

Umur 24 tahun: Rp 3.566,58

Umur 25 tahun: Rp 3.516,00

Umur 26 tahun: Rp 3.497,68

Umur 27 tahun: Rp 3.469,64

Umur 28 tahun: Rp 3.416,23

Umur 29 tahun: Rp 3.376,79

Umur 30 tahun: Rp 3.286,64

Pemerintah berharap stabilitas harga ini dapat menjaga tingkat pendapatan riil petani swadaya di tengah fluktuasi pasar komoditas global. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler