RIAUIN.COM- Dengan berjalan kaki bersama pengurus dan kader Partai Golkar, Repol mengembalikan formulir pendaftaran dan penjaringan Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Kampar, periode 2024-2029 ke Kantor DPD Partai Amanat Nasional (PAN), Minggu (12/5/2024).
Kedatangan Repol ke Kantor PAN dengan berjalan kaki bersama para kader merupakan momen paling meriah di antara para kandidat lain di Kampar selama proses pendaftaran bakal calon bupati di pemilukada kali ini. Sebab calon lain belum ada yang sampai mengerahkan massa banyak apalagi dengan berjalan kaki menuju kantor partai.
Apakah ini sebagai upaya Repol dan pendukung mengirim pesan ke para pesaing, bahwa politisi asli Kampar Kiri itu benar akan maju?
Repol bersama kader Golkar berjalan kaki dari rumah dinas di jalan Sisingamangaraja ke kantor PAN di Jalan DI Panjaitan. Arak-arakan Repol dan rombongan menarik perhatian warga di ruko sepanjang jalan. Warga yang melintas pun ikut sejenak berhenti memperhatikan Repol bersama pendukung.
"Pak Repol nyalon bupati," ucap warga sambil melempar senyum ke arah spanduk yang dibentang yang bertuliskan Repol Bakal Calon Bupati Kampar periode 2024-2029.
Setibanya di Kantor DPD PAN, Repol dan rombongan disambut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN, Zulfan Azmi bersama para pengurus partai matahari.
PAN merupakan partai keempat tempat dia mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati. Selain PAN ada juga PKS, NasDem dan PKB. Turut hadir berjalan kaki mendampingi Repol, anggota DPRD Golkar, Agus Candra dan Iib Nursaleh. Dia tak pernah membayangkan akan sampai di situasi ini, dimana ia mendaftar sebagai bakal calon bupati yang kemudian harus bersaing untuk menjadi Bupati Kampar bersama calon lain.
"Saya tak pernah terpikir akan sampai di titik ini, tapi kalau Allah takdirkan, insyaallah apapun yang kita niatkan, asalkan kita bersungguh sungguh akan dikabulkan," tukasnya.
Ayah empat anak ini juga tidak lupa menyampaikan ucapan terimakasih kepada kader dan pengurus Golkar yang sejak lama sangat antusias mendukung dirinya untuk maju sebagai calon Bupati Kampar.
"Semoga ini menyatu dan nanti di satu titik kita akan duduk bersama memastikan ini bakal calon, kita akan kumpul bersama seluruhnya nanti kita bertemu duduk bersama dalam pleno diperluas, kita akan putuskan, kita akan kaji sama sama plus minusnya," ucapnya.
Dikatakannya, peluang dirinya benar benar maju pilkada sebagai calon bupati akan semakin terbuka lebar jika Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tidak mengharuskan caleg terpilih untuk mundur bila maju di pemilukada.
Menurut dia, pelantikan caleg terpilih berpeluang diundur dari jadwal yang seharusnya karena alasan nyalon pilkada. Menurut dia caleg yang maju pilkada akan dilantik menyusul kemudian setelah pilkada selesai bila tidak terpilih sebagai kepala daerah ataupun wakil kepala daerah.
Repol mangaku optimis dapat memenangkan kontestasi di pilkada nanti. Sebab, ia telah mempersiapkan berbagai strategi jitu untuk merebut kursi Kampar 1. Salah satu strategi itu ialah dengan mendapuk Ustadz Abdul Somad (UAS) sebagai Juru Kampanye (Jurkam) resmi pasangan calonnya nanti.
Di hadapan Ketua PAN Zulfan Azmi, Repol menegaskan, sebagai ketua partai, ia tidak rela membiarkan partai Golkar jatuh pada orang lain yang bukan kader yang hanya menggunakan partai ini sebagai alat untuk mendatar ke KPU.
Dia merasa pantas maju sebagai calon bupati memakai sampan Golkar serta diusung partai PAN dan partai lainnya, lantaran telah lama berbuat dan berjuang di rumah Golkar dalam kerja kerja politik membela kepentingan rakyat. Sehingga sebutnya, hampir tidak ada kampung yang belum ia tempuh, dan hampir tak urusan rakyat yang tak pernah ia tangani selama 20 tahun lebih duduk sebagai anggota dewan mewakili partai pohon beringin.
Menurut Nur Adlin, pengurus teras Golkar, majunya Repol sebagai calon bupati di pilkada ini bukan atas dasar ambisi pribadi, melainkan berkat dorongan dari mayoritas kader, simpatisan serta masyarakat yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi Kampar yang kian hari kian memprihatinkan. Atas dasar itu pula, kata dia, para pengurus dan kader Golkar diminta untuk bekerja keras memenangkan Repol menjadi Bupati Kampar.
Repol saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kampar. Disamping itu ia juga dipercaya sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Kampar. Saat ini ia juga merupakan caleg terpilih DPRD Provinsi Riau dengan meraih suara terbanyak. Ia telah 4 periode duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Kampar dari daerah pemilihan Rantau Kampar Kiri.
Keputusan apakah Repol akan benar maju atau tidak sebagai calon bupati paling dinanti publik di Kampar. Termasuk paling dinanti oleh kandidat lain para pesaing anak petani karet tersebut.-naz