PILIHAN
AHY Angkat Suara soal Jatah Kursi Menteri Prabowo
Semarang, Riauin.com -- Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) angkat suara terkait pernyataan Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Hashim Djojohadikusumo tentang pembagian jatah kursi menteri.
Menurut AHY, saat ini dia tak ingin berpikir jauh dengan pembagian jatah menteri, seperti yang dikemukakan Hashim.
AHY justru menegaskan Partai Demokrat tengah fokus dan berkonsentrasi pada pemenangan Partai dan anggota legislatif pada Pemilu 17 April mendatang. Dua kemenangan itu sendiri nantinya secara otomatis akan memberikan amunisi bagi kemenangan Prabowo-Sandi.
"Sekali lagi di luar [pembagian jatah menteri] itu, saya ingin benar benar fokus untuk memperjuangkan kondisi rakyat hari ini sehingga masyarakat kita terpuaskan," kata AHY di Semarang, Senin (1/4).
Kata AHY, rakyat berharap para politisi, para elite, tidak seharusnya berpikir tentang bagi-bagi jabatan, bagi-bagi kekuasaan .
"Tapi, apa yang bisa diperbaiki untuk kondisi kehidupan mereka sekarang sampai dengan lima tahun mendatang," kata AHY.
Hashim sebelumnya menyebut dua partai pengusung Prabowo-Sandi telah berdiskusi tentang jatah menteri. PAN akan mendapatkan jatah tujuh kursi menteri, sedangkan PKS mendapat enam kursi menteri. Sementara, Demokrat masih dipertimbangkan.
Meski belum memikirkan kursi menteri, AHY menyatakan siap untuk mengemban tugas dalam jabatan apapun untuk bangsa dan negara.
AHY bersyukur bila dianggap memiliki kapasitas menjadi bagian dari pemerintahan nasional mendatang.
"Saya disebut akan diajak serta dalam kabinet mendatang terhadap respon ataupun terhadap isu tersebut , pertama saya bersyukur jika memang dianggap memiliki kapasitas," katanya.
Kata dia, apapun peran yang bisa diberikan, dia akan melaksanakan tugas dan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya .
"Untuk itu kita harus selalu bersiap diri, melengkapi dengan berbagai wawasan, pengetahuan, pengalaman, dan insyaallah jika kita kunci dengan tujuan yang baik maka semua itu bisa juga terwujud dengan baik sesuai dengan harapan rakyat," kata AHY.(int/nol)
Menurut AHY, saat ini dia tak ingin berpikir jauh dengan pembagian jatah menteri, seperti yang dikemukakan Hashim.
AHY justru menegaskan Partai Demokrat tengah fokus dan berkonsentrasi pada pemenangan Partai dan anggota legislatif pada Pemilu 17 April mendatang. Dua kemenangan itu sendiri nantinya secara otomatis akan memberikan amunisi bagi kemenangan Prabowo-Sandi.
"Sekali lagi di luar [pembagian jatah menteri] itu, saya ingin benar benar fokus untuk memperjuangkan kondisi rakyat hari ini sehingga masyarakat kita terpuaskan," kata AHY di Semarang, Senin (1/4).
Kata AHY, rakyat berharap para politisi, para elite, tidak seharusnya berpikir tentang bagi-bagi jabatan, bagi-bagi kekuasaan .
"Tapi, apa yang bisa diperbaiki untuk kondisi kehidupan mereka sekarang sampai dengan lima tahun mendatang," kata AHY.
Hashim sebelumnya menyebut dua partai pengusung Prabowo-Sandi telah berdiskusi tentang jatah menteri. PAN akan mendapatkan jatah tujuh kursi menteri, sedangkan PKS mendapat enam kursi menteri. Sementara, Demokrat masih dipertimbangkan.
Meski belum memikirkan kursi menteri, AHY menyatakan siap untuk mengemban tugas dalam jabatan apapun untuk bangsa dan negara.
AHY bersyukur bila dianggap memiliki kapasitas menjadi bagian dari pemerintahan nasional mendatang.
"Saya disebut akan diajak serta dalam kabinet mendatang terhadap respon ataupun terhadap isu tersebut , pertama saya bersyukur jika memang dianggap memiliki kapasitas," katanya.
Kata dia, apapun peran yang bisa diberikan, dia akan melaksanakan tugas dan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya .
"Untuk itu kita harus selalu bersiap diri, melengkapi dengan berbagai wawasan, pengetahuan, pengalaman, dan insyaallah jika kita kunci dengan tujuan yang baik maka semua itu bisa juga terwujud dengan baik sesuai dengan harapan rakyat," kata AHY.(int/nol)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V