PILIHAN
Hujan Deras, Sejumlah Ruas Jalan di Pangkalankerinci Kembali Banjir
PELALAWAN, Riauin.com - Sejumlah ruas di Jalan Pangkalankerinci kembali banjir setelah hujan mengguyur Kota Pangakalankerinci pada Selasa sore kemarin (29/1/2019). Ruas Jalan Pemda diantaranya SMA Plus Al-Bayan sampai ke Rumah Makan Ambo, air menggenang sampai ke lutut. Di ruas Jalan Beringin pun, air menggenang juga sampai ke lutut.
"Kami sudah 5 tahun kebanjiran seperti ini. Hujan deras selama satu jam, banjir langsung menggenang," keluh warga Jalan Beringin, Dedi Azwandi, pada media ini, Rabu (30/1/2019).
Dia mengatakan bahwa selama ini drainase di jalan tersebut mampet. Sehingga hujan saja selama satu jam, dipastikan air akan cepat menggenang. Ini terjadi karena drainase di Jalan Lintas Timur drainasenya tak pernah digali.
"Jadi karena tak pernah digali, kalau hujan deras airnya pasti bermuara di tempat kami," tandasnya.
Dedi mengatakan bahwa sudah beberapa kali pihaknya menyampaikan keluhan ini pada dinas terkait. Tapi sejauh ini, belum ada tanggapan dari instansi terkait.
"Sudah sering kami sampaikan hal ini dengan instansi terkait tapi tak pernah ada tanggapan," keluhnya.(int/nol)
"Kami sudah 5 tahun kebanjiran seperti ini. Hujan deras selama satu jam, banjir langsung menggenang," keluh warga Jalan Beringin, Dedi Azwandi, pada media ini, Rabu (30/1/2019).
Dia mengatakan bahwa selama ini drainase di jalan tersebut mampet. Sehingga hujan saja selama satu jam, dipastikan air akan cepat menggenang. Ini terjadi karena drainase di Jalan Lintas Timur drainasenya tak pernah digali.
"Jadi karena tak pernah digali, kalau hujan deras airnya pasti bermuara di tempat kami," tandasnya.
Dedi mengatakan bahwa sudah beberapa kali pihaknya menyampaikan keluhan ini pada dinas terkait. Tapi sejauh ini, belum ada tanggapan dari instansi terkait.
"Sudah sering kami sampaikan hal ini dengan instansi terkait tapi tak pernah ada tanggapan," keluhnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Tim Mabes TNI Gencar Sosialisasikan Pencegahan Karhutla dan Perkuat Kearifan Lokal
Dampak Karhutla Memburuk, Disdikbud Pelalawan Alihkan Pembelajaran ke Sistem Daring
Buka Lahan 1,5 Ha dengan Cara Dibakar, Pria 24 Tahun di Langgam Diciduk di Tapung Hulu
Resmi Pimpin Fraksi Golkar DPRD Riau, Ini Harapan GMPK Kepada Imustiar
Pemkab Pelalawan Gandeng Universitas Abdurrab, Fokus Cetak Dokter Asal Daerah dan Perkuat Riset Pembangunan
EMP Bentu Salurkan 18 Ribu Masker dan Bantu Pemadaman Karhutla di Pelalawan
Tim Mabes TNI Gencar Sosialisasikan Pencegahan Karhutla dan Perkuat Kearifan Lokal
Dampak Karhutla Memburuk, Disdikbud Pelalawan Alihkan Pembelajaran ke Sistem Daring
Buka Lahan 1,5 Ha dengan Cara Dibakar, Pria 24 Tahun di Langgam Diciduk di Tapung Hulu
Resmi Pimpin Fraksi Golkar DPRD Riau, Ini Harapan GMPK Kepada Imustiar
Pemkab Pelalawan Gandeng Universitas Abdurrab, Fokus Cetak Dokter Asal Daerah dan Perkuat Riset Pembangunan
EMP Bentu Salurkan 18 Ribu Masker dan Bantu Pemadaman Karhutla di Pelalawan