PILIHAN
Dispar Riau Gelar Food Festival
Suasana di arena Food Festival Pekanbaru
PEKANBARU, riauin.com--meran Pekanbaru Food Festival kembali diadakan di Pusat Perbelanjaan Mal SKA. Pameran yang dilaksanakan sejak 3 Oktober hingga 7 Oktober 2018 ini ditaja oleh Dinas Pariwisata Provinsi Riau yang rutin diadakan setiap tahunnya.
"Ini rutin dan akan dilaksanakan terus kedapannya," kata Andreas Lalenoh, General Manager SKA Co-Ex, di Atrium Rokan, Mal SKA, Rabu (3/10/2018).
Menurut Andreas, Pekanbaru Food Festival kali bekerjsama dengan APPBI (Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia) dan Asperapi (Asosiasi Perusahaan Penyelenggara Pameran dan Konveksi Indonesia).
"Maka itu kita laksanakan di pusat perbelanjaan saja," kata Andreas yang jiga anggota APPBI.
Andreas menambahkan acara ini bertujuan untuk memperkenalkan makanan khas melayu, meningkatkan penjualan bagi pengusaha makanan yang baru saja merintis usahanya dari awal. "Target kita memang meningkatkan nilai jual mereka," katanya.
Pameran Pekanbaru Food Festival ini mengundang antusias pengunjung Mal SKA. Hakim, pengunjung yang berasal dari Tampan ini mengapresiasi acara ini. Menurutnya acara ini bagus untuk memperkenalkan masakan melayu.
"Tapi maunya ditambah lagi masakan melayu yang masyarakat awam belum mengetahui," katanya.
Hakim berharap dengan diadakannya festival seperti ini akan terus meningkatkan purna jual masakan melayu hingga ke mancanegara.
"Mal SKA ini kan ramai pengunjungnya, ada wisatawan luar negeri juga, semoga mereka mencoba masakan melayu, dan memperkenalkannya hingga kampung halamannya," harapnya. (cr01)
"Ini rutin dan akan dilaksanakan terus kedapannya," kata Andreas Lalenoh, General Manager SKA Co-Ex, di Atrium Rokan, Mal SKA, Rabu (3/10/2018).
Menurut Andreas, Pekanbaru Food Festival kali bekerjsama dengan APPBI (Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia) dan Asperapi (Asosiasi Perusahaan Penyelenggara Pameran dan Konveksi Indonesia).
"Maka itu kita laksanakan di pusat perbelanjaan saja," kata Andreas yang jiga anggota APPBI.
Andreas menambahkan acara ini bertujuan untuk memperkenalkan makanan khas melayu, meningkatkan penjualan bagi pengusaha makanan yang baru saja merintis usahanya dari awal. "Target kita memang meningkatkan nilai jual mereka," katanya.
Pameran Pekanbaru Food Festival ini mengundang antusias pengunjung Mal SKA. Hakim, pengunjung yang berasal dari Tampan ini mengapresiasi acara ini. Menurutnya acara ini bagus untuk memperkenalkan masakan melayu.
"Tapi maunya ditambah lagi masakan melayu yang masyarakat awam belum mengetahui," katanya.
Hakim berharap dengan diadakannya festival seperti ini akan terus meningkatkan purna jual masakan melayu hingga ke mancanegara.
"Mal SKA ini kan ramai pengunjungnya, ada wisatawan luar negeri juga, semoga mereka mencoba masakan melayu, dan memperkenalkannya hingga kampung halamannya," harapnya. (cr01)
Berita Lainnya
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan Masyarakat
Sebut Kasus Amplop Bupati Kuansing Masuk Gratifikasi, LSM: Seharusnya Lapor KPK, Bukan Dikembalikan
KPK Selidiki Pertemuan Bupati Kuansing dan Menteri Kehutanan Terkait Alih Fungsi 3.800 Hektare Lahan
Balai Riau Matangkan Usulan Tepian Narosa Jadi Proyek Strategis Nasional
Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen
PLN UIP3B Sumatera Salurkan 40 Ekor Sapi dan 12 Ekor Kambing, Ribuan Masyarakat Rasakan Manfaatnya
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan Masyarakat
Sebut Kasus Amplop Bupati Kuansing Masuk Gratifikasi, LSM: Seharusnya Lapor KPK, Bukan Dikembalikan
KPK Selidiki Pertemuan Bupati Kuansing dan Menteri Kehutanan Terkait Alih Fungsi 3.800 Hektare Lahan
Balai Riau Matangkan Usulan Tepian Narosa Jadi Proyek Strategis Nasional
Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen
PLN UIP3B Sumatera Salurkan 40 Ekor Sapi dan 12 Ekor Kambing, Ribuan Masyarakat Rasakan Manfaatnya