PILIHAN
Kilang Sagu di Rangsang Meranti Terbakar, Kerugian Capai Rp2 Miliar
SELATPANJANG, Riauin.com - Kilang sagu yang terletak di Jalan Mereng Dusun Bandarraya Desa Tebun Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulaian Meranti, Riau, terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp2 miliar.
Musibah itu terjadi pada hari Kamis tanggal 27 September 2018 siang (sekitar pukul 14.00 WIB). Kilang tersebut milik Edy Yanto alias Along.
Kejadian pertama kali diketahui salah seorang pekerja kilang bernama Pri (30).
Waktu itu Pri melihat ada api yang sudah membesar. Api itu berasal dari ruang mesin genset kilang sagu.
Setelah itu, Pri memanggil teman sekerjanya Syamsuddin dan toke pemilik kilang, Along.
Korban bersama buruh kilang berusaha sekuat tenaga untuk memadamkan api. Meski tak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp2 miliar.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH melalui Kapolsek Rangsang Iptu Budi Pramana membenarkan kejadian itu. Kata Budi, api diduga berasal dari korsleting arus listrik mesin genset.
Saat berlangsungnya kebakaran, tambah Budi, mereka juga melokalisir api agar tidak merambat ke hutan (belakang kilang). Sebab, pada musim panas seperti sekarang ini, Kepulauan Meranti rentan terjadi Kahutla. (int/nol)
Musibah itu terjadi pada hari Kamis tanggal 27 September 2018 siang (sekitar pukul 14.00 WIB). Kilang tersebut milik Edy Yanto alias Along.
Kejadian pertama kali diketahui salah seorang pekerja kilang bernama Pri (30).
Waktu itu Pri melihat ada api yang sudah membesar. Api itu berasal dari ruang mesin genset kilang sagu.
Setelah itu, Pri memanggil teman sekerjanya Syamsuddin dan toke pemilik kilang, Along.
Korban bersama buruh kilang berusaha sekuat tenaga untuk memadamkan api. Meski tak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp2 miliar.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH melalui Kapolsek Rangsang Iptu Budi Pramana membenarkan kejadian itu. Kata Budi, api diduga berasal dari korsleting arus listrik mesin genset.
Saat berlangsungnya kebakaran, tambah Budi, mereka juga melokalisir api agar tidak merambat ke hutan (belakang kilang). Sebab, pada musim panas seperti sekarang ini, Kepulauan Meranti rentan terjadi Kahutla. (int/nol)
Berita Lainnya
Polres Pelalawan Gagalkan Peredaran Setengah Kilogram Sabu di Desa Kesuma
Aparat Gabungan Sisir Sungai Kuantan Riau, Belasan Mesin Dompeng Ilegal Dibakar
Bea Cukai Sita Ponsel Ilegal Senilai Rp 4 Miliar di Bengkalis
Kasus Korupsi Abdul Wahid, KPK Periksa Anggota DPRD Riau dan Ajudan Pangdam di Pekanbaru
Prahara Politik Riau Terungkap di Sidang, Abdul Wahid Ngaku Sempat Berkonflik dengan Wakilnya
Dana Operasional Gubernur Riau Diklaim Sesuai Pergub, Terdakwa Abdul Wahid Bantah Pungutan UPT
Polres Pelalawan Gagalkan Peredaran Setengah Kilogram Sabu di Desa Kesuma
Aparat Gabungan Sisir Sungai Kuantan Riau, Belasan Mesin Dompeng Ilegal Dibakar
Bea Cukai Sita Ponsel Ilegal Senilai Rp 4 Miliar di Bengkalis
Kasus Korupsi Abdul Wahid, KPK Periksa Anggota DPRD Riau dan Ajudan Pangdam di Pekanbaru
Prahara Politik Riau Terungkap di Sidang, Abdul Wahid Ngaku Sempat Berkonflik dengan Wakilnya
Dana Operasional Gubernur Riau Diklaim Sesuai Pergub, Terdakwa Abdul Wahid Bantah Pungutan UPT