PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Sekdaprov Imbau Umat Muslim di Riau Berkurban
PEKANBARU, Riauin.com - Jelang Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengimbau kepada seluruh umat muslim di Riau, terutama yang memiliki kelebihan dari segi materi, untuk menyisihkan sebagian hartanya untuk berkurban.
Imbauan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi kepada wartawan, Ahad (19/8/2018) di Pekanbaru.
"Kita mengimbau bahwa kurban ini merupakan ibadah yang mungkin tidak wajib, tapi termasuk sunah yang diutamakan, karena Allah sangat mencintai hambanya yang mau menghabiskan sebagian hartanya untuk kepentingan ibadah," imbuhnya.
Menurut Ahmad Hijazi berkurban memiliki beberapa inklusif bagi setiap orang mengikuti langkah rohaninya Nabi Ibrahim dan Ismail.
"Artinya ada semangat rela berkurban untuk kemaslahatan dan kepentingan masyarakat, yang wujudnya bisa dengan hewan ternak seperti sapi, kerbau atau kambing," cakapnya.
Disinggung apakah tahun ini Pemprov Riau juga melaksanakan kurban Idul Adha, Ahmad Hijaiz menyatakan tidak ada namanya kurban institusi. "Kurban ini kan fardunya pribadi, tidak ada kurban institusi. Kurban itu dicatat oleh Allah sebagai amal ibadah kita masing-masing," ungkapnya
Meski begiru, Ahmad Hijazi tidak menampik kalau di organisasi perangkat daerah yang mengorganisir kurban ada. Misalnya di Biro Kesra atau Biro Umum.
"Jadi Biro Kesra dan Biro Umum yang mengorganisir siapa akan berkurban sama-sama, tapi bukan kurbannya Pemprov Riau. Kalau pejabat Pemprov berkurban bersama-sama Insya Allah itu ada," tukasnya. (int/nol)
Imbauan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi kepada wartawan, Ahad (19/8/2018) di Pekanbaru.
"Kita mengimbau bahwa kurban ini merupakan ibadah yang mungkin tidak wajib, tapi termasuk sunah yang diutamakan, karena Allah sangat mencintai hambanya yang mau menghabiskan sebagian hartanya untuk kepentingan ibadah," imbuhnya.
Menurut Ahmad Hijazi berkurban memiliki beberapa inklusif bagi setiap orang mengikuti langkah rohaninya Nabi Ibrahim dan Ismail.
"Artinya ada semangat rela berkurban untuk kemaslahatan dan kepentingan masyarakat, yang wujudnya bisa dengan hewan ternak seperti sapi, kerbau atau kambing," cakapnya.
Disinggung apakah tahun ini Pemprov Riau juga melaksanakan kurban Idul Adha, Ahmad Hijaiz menyatakan tidak ada namanya kurban institusi. "Kurban ini kan fardunya pribadi, tidak ada kurban institusi. Kurban itu dicatat oleh Allah sebagai amal ibadah kita masing-masing," ungkapnya
Meski begiru, Ahmad Hijazi tidak menampik kalau di organisasi perangkat daerah yang mengorganisir kurban ada. Misalnya di Biro Kesra atau Biro Umum.
"Jadi Biro Kesra dan Biro Umum yang mengorganisir siapa akan berkurban sama-sama, tapi bukan kurbannya Pemprov Riau. Kalau pejabat Pemprov berkurban bersama-sama Insya Allah itu ada," tukasnya. (int/nol)
Berita Lainnya
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila