PILIHAN
Longsor di Tembilahan Nyaris Amblaskan Jalan Nasional
PEKANBARU, Riauin.com - Kejadian longsor yang terjadi di Parit 6 Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merubuhkan satu unit rumah yang terletak persis di tepi jalan.
Tidak hanya itu, jalan aspal berpondasi rigid (beton) nyaris amblas. Tepian tanah yang ada di pinggir jalan terseret longsor bersama puing-puing bangunan rumah ke Sungai Indragiri.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Dadang Eko Purwanto saat dikonfirmasi membenarkan longsor yang nyaris menyeret badan jalan yang baru saja dibangun di negeri seribu parit tersebut.
Namun menurutnya, jalan berpondasi beton tersebut berstatus jalan nasional. Dadang sendiri mengaku, telah berkoordinasi dengan pihak Pelaksana Jalan Nasional (PJN) di Riau.
"Itu jalan nasional, kita sudah berkoordinasi dengan pihak PJN. Kita tentu berharap pihak terkait lainnya, khususnya instansi terkait di Inhil segera mengatasinya," kata Dadang, Senin (18/6/18).
Apa lagi menurut Dadang, jalan lintas yang ada di parit 6 tersebut merupakan satu-satunya akses jalur darat menuju luar kota. Karena itu, jika lambat ditangani dikhawatirkan akan berdampak pada arus lalu lintas baik menuju mau pun ke luar kota.
"Jangan sampai amblas, makanya selain berkoordinasi dengan PJN, kita juga berharap instansi terkait di Inhil segera menanganinya. Kalau sempat amblas, banyak dampak yang terjadi," ungkap Dadang.(mcr)
Tidak hanya itu, jalan aspal berpondasi rigid (beton) nyaris amblas. Tepian tanah yang ada di pinggir jalan terseret longsor bersama puing-puing bangunan rumah ke Sungai Indragiri.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Dadang Eko Purwanto saat dikonfirmasi membenarkan longsor yang nyaris menyeret badan jalan yang baru saja dibangun di negeri seribu parit tersebut.
Namun menurutnya, jalan berpondasi beton tersebut berstatus jalan nasional. Dadang sendiri mengaku, telah berkoordinasi dengan pihak Pelaksana Jalan Nasional (PJN) di Riau.
"Itu jalan nasional, kita sudah berkoordinasi dengan pihak PJN. Kita tentu berharap pihak terkait lainnya, khususnya instansi terkait di Inhil segera mengatasinya," kata Dadang, Senin (18/6/18).
Apa lagi menurut Dadang, jalan lintas yang ada di parit 6 tersebut merupakan satu-satunya akses jalur darat menuju luar kota. Karena itu, jika lambat ditangani dikhawatirkan akan berdampak pada arus lalu lintas baik menuju mau pun ke luar kota.
"Jangan sampai amblas, makanya selain berkoordinasi dengan PJN, kita juga berharap instansi terkait di Inhil segera menanganinya. Kalau sempat amblas, banyak dampak yang terjadi," ungkap Dadang.(mcr)
Berita Lainnya
Buaya Muara Serang Warga Inhil, Polisi Imbau Warga Jauhi Sungai
Bencana Longsor Beruntun Intai Pesisir Inhil, Puluhan Keluarga Terancam
Pencari Siput di Inhil Tewas Diterkam Buaya, Jasad Korban Ditemukan Utuh
Permukiman Padat di Concong Inhil Terbakar, Api Hanguskan Puluhan Bangunan Kayu
Warga Desa Limau Inhil Digegerkan dengan Kemunculan Buaya di Lingkungan Perumahan
Seorang Nenek di Inhil Diterkam Buaya Saat Mencuci di Sungai, Beruntung Berhasil Diselamatkan Suami
Buaya Muara Serang Warga Inhil, Polisi Imbau Warga Jauhi Sungai
Bencana Longsor Beruntun Intai Pesisir Inhil, Puluhan Keluarga Terancam
Pencari Siput di Inhil Tewas Diterkam Buaya, Jasad Korban Ditemukan Utuh
Permukiman Padat di Concong Inhil Terbakar, Api Hanguskan Puluhan Bangunan Kayu
Warga Desa Limau Inhil Digegerkan dengan Kemunculan Buaya di Lingkungan Perumahan
Seorang Nenek di Inhil Diterkam Buaya Saat Mencuci di Sungai, Beruntung Berhasil Diselamatkan Suami