PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Longsor di Tembilahan Nyaris Amblaskan Jalan Nasional
PEKANBARU, Riauin.com - Kejadian longsor yang terjadi di Parit 6 Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merubuhkan satu unit rumah yang terletak persis di tepi jalan.
Tidak hanya itu, jalan aspal berpondasi rigid (beton) nyaris amblas. Tepian tanah yang ada di pinggir jalan terseret longsor bersama puing-puing bangunan rumah ke Sungai Indragiri.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Dadang Eko Purwanto saat dikonfirmasi membenarkan longsor yang nyaris menyeret badan jalan yang baru saja dibangun di negeri seribu parit tersebut.
Namun menurutnya, jalan berpondasi beton tersebut berstatus jalan nasional. Dadang sendiri mengaku, telah berkoordinasi dengan pihak Pelaksana Jalan Nasional (PJN) di Riau.
"Itu jalan nasional, kita sudah berkoordinasi dengan pihak PJN. Kita tentu berharap pihak terkait lainnya, khususnya instansi terkait di Inhil segera mengatasinya," kata Dadang, Senin (18/6/18).
Apa lagi menurut Dadang, jalan lintas yang ada di parit 6 tersebut merupakan satu-satunya akses jalur darat menuju luar kota. Karena itu, jika lambat ditangani dikhawatirkan akan berdampak pada arus lalu lintas baik menuju mau pun ke luar kota.
"Jangan sampai amblas, makanya selain berkoordinasi dengan PJN, kita juga berharap instansi terkait di Inhil segera menanganinya. Kalau sempat amblas, banyak dampak yang terjadi," ungkap Dadang.(mcr)
Tidak hanya itu, jalan aspal berpondasi rigid (beton) nyaris amblas. Tepian tanah yang ada di pinggir jalan terseret longsor bersama puing-puing bangunan rumah ke Sungai Indragiri.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Dadang Eko Purwanto saat dikonfirmasi membenarkan longsor yang nyaris menyeret badan jalan yang baru saja dibangun di negeri seribu parit tersebut.
Namun menurutnya, jalan berpondasi beton tersebut berstatus jalan nasional. Dadang sendiri mengaku, telah berkoordinasi dengan pihak Pelaksana Jalan Nasional (PJN) di Riau.
"Itu jalan nasional, kita sudah berkoordinasi dengan pihak PJN. Kita tentu berharap pihak terkait lainnya, khususnya instansi terkait di Inhil segera mengatasinya," kata Dadang, Senin (18/6/18).
Apa lagi menurut Dadang, jalan lintas yang ada di parit 6 tersebut merupakan satu-satunya akses jalur darat menuju luar kota. Karena itu, jika lambat ditangani dikhawatirkan akan berdampak pada arus lalu lintas baik menuju mau pun ke luar kota.
"Jangan sampai amblas, makanya selain berkoordinasi dengan PJN, kita juga berharap instansi terkait di Inhil segera menanganinya. Kalau sempat amblas, banyak dampak yang terjadi," ungkap Dadang.(mcr)
Berita Lainnya
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan