PILIHAN
Plt Gubri: Saya Tidak Pernah Mundur, Kalau Embarkasi Haji Batal akan Saya Perjuangkan
PEKANBARU, Riauin.com - Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim tidak akan pernah mundur selangkah pun untuk mewujudkan embarkasi haji di Riau terlaksana tahun ini.
"Saya tidak pernah mundur. Kalau batal, saya akan perjuangkan itu," kata Plt Gubri di Bank Riau Kepri, Jalan Jenderal Soedirman Pekanbaru, Kamis (31/5/2018).
Ia mengatakan, bahwa seluruh persyaratan yang diminta oleh Kementerian Agama (Kemenag) sudah ia penuhi, baik yang berupa sarana, prasarana dan anggaran untuk pesawat.
"Semua sudah dipenuhi. Bahkan, Pemprov Riau penuhi apa yang menurut mereka kurang," ujarnya.
Plt Gubri ini juga menyampaikan rasa kekecewaannya terhadap Kemenag. Ia merasa Kemenag tidak memiliki itikad baik untuk mewujudkan mimpi masyarakat Riau yang ingin memiliki embarkasi haji sendiri.
Bahkan, Kemenag sendiri pernah menurunkan timnya ke Riau tanpa memberitahu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Begitu juga dengan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin yang tak sempat meninjau embarkasi haji antara sewaktu ia berkunjung di Riau beberapa waktu lalu. Padahal, ia berada cukup lama di Riau.
"Saya tidak pernah mundur. Kalau batal, saya akan perjuangkan itu," kata Plt Gubri di Bank Riau Kepri, Jalan Jenderal Soedirman Pekanbaru, Kamis (31/5/2018).
Ia mengatakan, bahwa seluruh persyaratan yang diminta oleh Kementerian Agama (Kemenag) sudah ia penuhi, baik yang berupa sarana, prasarana dan anggaran untuk pesawat.
"Semua sudah dipenuhi. Bahkan, Pemprov Riau penuhi apa yang menurut mereka kurang," ujarnya.
Plt Gubri ini juga menyampaikan rasa kekecewaannya terhadap Kemenag. Ia merasa Kemenag tidak memiliki itikad baik untuk mewujudkan mimpi masyarakat Riau yang ingin memiliki embarkasi haji sendiri.
Bahkan, Kemenag sendiri pernah menurunkan timnya ke Riau tanpa memberitahu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Begitu juga dengan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin yang tak sempat meninjau embarkasi haji antara sewaktu ia berkunjung di Riau beberapa waktu lalu. Padahal, ia berada cukup lama di Riau.
"Kalau batal katakan batal, kita ini kan bukan negara lain. Kita kan bagian NKRI. Rasanya miris ini, kita dipermainkan seperti ini," tandasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021