PILIHAN
Kasus Sengketa Kepemilikan Bergulir di PN Pekanbaru
Jufri Zubir Pertanyakan Kenapa Mantan Kapolri dkk Tak Pernah Dikonfrontir Penyidik
PEKANBARU, Riauin.com -Penggugat kasus kepemilikan lahan Green Park Jalan Sudirman Pekanbaru di sebelah lahan purna MTQ Pekanbaru, Jufri Zubir, terus mencari keadilan di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.
Dalam sidang mediasi di PN Pekanbaru Rabu (9/5/2018) para tergugat tidak hadir. Para tergugat masing-masing adalah Jenderal Pol Sutanto mantan Kapolri, Cecep, H Ony (Tergugat I), Sofyar (turut tergugat II), dan Tomy Karya (tergugat II).
"Hingga saat ini yang menjadi tanda tanya besar bagi saya kenapa sampai sekarang permintaan konfrontir saya terhadap para tergugat ini tidak pernah dilakukan penyidik sampai sekarang?" tanya Jufri Zubir di PN Pekanbaru Rabu, (9/5/2018).
Menurut Jufri Zubir sebelum dibuat perjanjian kerjasama pengelolaan tanahnya di samping lokasi purna MTQ Pekanbaru yang kini berdiri bangunan Idris Laena itu, Jufri mengku sering telepon teleponan dengan Jenderal Sutanto.
"Tapi sekarang sejak harta tanahnya diambil para tergugat ini, mereka tak mau lagi komunikasi dengan saya," kata Jufri Zubir.
Tanah Green Park Pekanbaru itu kini harganya Rp10 juta per m2. Kepemilikan ini tahun 2012 dibuat akte notarisnya dulu nilainya sekitar Rp100 miliar, tapi sekarang tahun 2018 sesuai NJOP nilai tanah itu sekitar Rp500 miliar.
Dulu menurut Jufri, dia memberi saham kosong Jenderal Sutanto 50 persen, almarhum Tarman Azam saham kosong 2 persen, Tomi Karya 1,5 persen, komandan BIN Malaysia Dt Zamzamin 1,5 persen.
"Tapi sekarang kepemilikan lahan saya ini beralih ke tangan para tergugat ini. Inilah yang saya tuntut sampai kapanpun. Saya yakin suatu saat nanti kebenaran dan keadilan akan berpihak kepada saya," tukas Jufri Zubir. (Detakindonesia/vie)
Berita Lainnya
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Konsisten Cetak Juara, YAME Taekwondo Kembali Harumkan Nama Riau di Level Nasional
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Konsisten Cetak Juara, YAME Taekwondo Kembali Harumkan Nama Riau di Level Nasional