PILIHAN
Perusahaan Tak Peduli dengan Jalan Putus di Tambusai Utara, Ketua DPRD Rohul Meradang
PASIRPENGARAIAN, Riauin.com - Beberapa ruas jalan di wilayah Kecamatan Tambusai Utara, Rokan Hulu, Riau, saat ini kondisinya rusak parah, bahkan beberapa ruas jalan putus dan mengganggu aktifitas warga.
Bukan hanya warga yang kesal, bahkan Ketua DPRD Rokan Hulu, Kelmi Amri juga meradang saat menggelar rapat dengan Camat, Danramil, Kapolsek Tambusai Utara dan perwakilan perusahaan di Kantor Camat Tambusai Utara.
Politisi Demokrat itu kesal dengan sikap 7 perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Tambusai Utara, Rokan Hulu, Riau. Dimana pada saat rapat dengan pihak Upika Kecamatan Tambusai Utara, 7 Perusahaan tersebut sudah sepakat akan memperbaiki kondisi jalan itu.
"Ada beberapa titik yang rusak bahkan putus di jalan Provinsi Dalu-Dalu - Mahato dan Ruas Tj.Medan Mahato yang sama sekali tak bisa dilewati, ini kan keterlaluan," ujar Kelmi Amri, kepada wartawan, Selasa (17/4/2018).
Ruas jalan provinsi ini kata dia, kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Bahkan dalam dua hari terakhir jalan tersebut sangat sulit untuk dilalui.
Bagaimana mau dilewati, kedua arah jalan menganga, lubang-lubang besar cukup menganggu, bayangkan saja, mobil-mobil yang melintas pada nyangkut. Efeknya, antrian panjang sampai 1 kilometer tak terhindarkan lagi, tandasnya.
Kekesalannya Kelmi Amri pun bertambah, selain perusahaan ingkar janji, ia menganggap Pemprov Riau juga menutup mata.
Pemprov tak ada perhatian sama sekali. Sementara perusahaan disekitar ruas jalan ini juga belum mengambil sikap, padahal sebelumnya sudah dibuat kesepakatan bahwa 7 Perusahaan itu akan mengatasi soal jalan tersebut dalam bentuk penanganan sementara,pungkasnya. (int/nol)
Bukan hanya warga yang kesal, bahkan Ketua DPRD Rokan Hulu, Kelmi Amri juga meradang saat menggelar rapat dengan Camat, Danramil, Kapolsek Tambusai Utara dan perwakilan perusahaan di Kantor Camat Tambusai Utara.
Politisi Demokrat itu kesal dengan sikap 7 perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Tambusai Utara, Rokan Hulu, Riau. Dimana pada saat rapat dengan pihak Upika Kecamatan Tambusai Utara, 7 Perusahaan tersebut sudah sepakat akan memperbaiki kondisi jalan itu.
"Ada beberapa titik yang rusak bahkan putus di jalan Provinsi Dalu-Dalu - Mahato dan Ruas Tj.Medan Mahato yang sama sekali tak bisa dilewati, ini kan keterlaluan," ujar Kelmi Amri, kepada wartawan, Selasa (17/4/2018).
Ruas jalan provinsi ini kata dia, kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Bahkan dalam dua hari terakhir jalan tersebut sangat sulit untuk dilalui.
Bagaimana mau dilewati, kedua arah jalan menganga, lubang-lubang besar cukup menganggu, bayangkan saja, mobil-mobil yang melintas pada nyangkut. Efeknya, antrian panjang sampai 1 kilometer tak terhindarkan lagi, tandasnya.
Kekesalannya Kelmi Amri pun bertambah, selain perusahaan ingkar janji, ia menganggap Pemprov Riau juga menutup mata.
Pemprov tak ada perhatian sama sekali. Sementara perusahaan disekitar ruas jalan ini juga belum mengambil sikap, padahal sebelumnya sudah dibuat kesepakatan bahwa 7 Perusahaan itu akan mengatasi soal jalan tersebut dalam bentuk penanganan sementara,pungkasnya. (int/nol)
Berita Lainnya
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh