PILIHAN
Menteri Pariwisata Bangga Pakai Tanjak Rohul
Menteri Pariwisata Arif Yahya sedang memperagakan Tanjakan yang diterimanya,dari Sianipar Rohul.
PASIRPENGARAIAN, Riauin.com - Menteri pariwisata merasa Bangga memakai tanjak Kabupaten Tokan Hulu,Hal ini terlihat pada acara Silaturahmi Bersempena dengan pelaksanaan rakornas pariwisata Nasional I di Nusa Dua Bali 22-23 Maret 2018 yang lalu.
Kepala Disparbud Rokan Hulu Yusmar S,sos,Msi melalu Pres Rilisnya senin (25/3) mengatakan, Sianipar Rohul terus melaksanakan sosialisasi terhadap keberadaan Tanjak khas Rokan Hulu pada berbagai kesempatan dan kegiatan yang dilaksanakan, baik di Rokan Hulu sendiri maupun di luar Kabupaten Rokan Hulu.
Sosialisasi dilaksanakan baik bagi tamu yang datang maupun pada saat melaksanakan kunjungan ke luar daerah, bahkan tak jarang pada waktu pejabat pejabat pemerintah dan organisasi serta komunitas baik yang datang ke Rokan Hulu maupun masyarakat atau pejabat serta organisasi yang melaksanakan kunjungan ke luar daerah.
Bersempena dengan pelaksanaan rakornas pariwisata Nasional I di Nusa Dua Bali 22-23 Maret 2018 yang lalu.
Pada saat tersebut Disparbud Rokan Hulu sempat memberikan Tanjak Khas Rokan Hulu dan di pakai oleh Menteri.
" Kita merasa bangga, karena salah satu ciri khas negeri seribu suluk ini dapat kita sosialisasikan dan di perkenalkan ke tingkat Nasional,"Kata Yusmar.
Yusmar juga pemakaian tanjak Kadisparbud Rokan Hulu menyampaikan kepada Menteri Pariwisata RI, bahwa tanjak merupakan lambang dan simbul pengakuan masyarakat, kepada Bapak Meneteri Pariwisata sebagai bagian masyarakat Rokan Hulu, dengan harapan Bapak menteri memperhatikan dan ingat kepada Kabupaten Rokan Hulu dalam pembagunan, khususnya di bidang Pariwisata.
Pada acara rakornas ini Rokan Hulu masuk dalam 29 Kabupaten/kota di Indonesia yang telah mempnyai GenPI (generasi pesona Indonesia dari 513 Kabupaten/kota se Indonesia.
Sementara tingkat Provinsi baru 50 persen se Indonesia.,"Dimasa yang akan datang pengembangan pariwisata dilaksanakan melalui media sosial atau wisata destinasi digital yang dapat di akses dimana mana,"Tambah Yusmar lagi.
Menurut Kadis, Penggerak destinasi digital ini adalah kelompok kelompok sadar wisata dan GenPI baik di Kementrian, provinsi maupun Kabupaten sampai ke tengah tengah masyarakat.
Selain itu bidang pariwisata di kembangkan melalui keterlibatan masyarakat lokal dan partisipasi serta peran aktif nya.
Sehingga akan timbul kreatifitas dan modifikasi yang menarik dan tercipta serta tetwujud wisata yang aman, nyaman, bersahabat serta menyenangkan sesuai dengan nilai- nilai lokal yang berlaku.(ADV/Humas/yus).
Kepala Disparbud Rokan Hulu Yusmar S,sos,Msi melalu Pres Rilisnya senin (25/3) mengatakan, Sianipar Rohul terus melaksanakan sosialisasi terhadap keberadaan Tanjak khas Rokan Hulu pada berbagai kesempatan dan kegiatan yang dilaksanakan, baik di Rokan Hulu sendiri maupun di luar Kabupaten Rokan Hulu.
Sosialisasi dilaksanakan baik bagi tamu yang datang maupun pada saat melaksanakan kunjungan ke luar daerah, bahkan tak jarang pada waktu pejabat pejabat pemerintah dan organisasi serta komunitas baik yang datang ke Rokan Hulu maupun masyarakat atau pejabat serta organisasi yang melaksanakan kunjungan ke luar daerah.
Bersempena dengan pelaksanaan rakornas pariwisata Nasional I di Nusa Dua Bali 22-23 Maret 2018 yang lalu.
Pada saat tersebut Disparbud Rokan Hulu sempat memberikan Tanjak Khas Rokan Hulu dan di pakai oleh Menteri.
" Kita merasa bangga, karena salah satu ciri khas negeri seribu suluk ini dapat kita sosialisasikan dan di perkenalkan ke tingkat Nasional,"Kata Yusmar.
Yusmar juga pemakaian tanjak Kadisparbud Rokan Hulu menyampaikan kepada Menteri Pariwisata RI, bahwa tanjak merupakan lambang dan simbul pengakuan masyarakat, kepada Bapak Meneteri Pariwisata sebagai bagian masyarakat Rokan Hulu, dengan harapan Bapak menteri memperhatikan dan ingat kepada Kabupaten Rokan Hulu dalam pembagunan, khususnya di bidang Pariwisata.
Pada acara rakornas ini Rokan Hulu masuk dalam 29 Kabupaten/kota di Indonesia yang telah mempnyai GenPI (generasi pesona Indonesia dari 513 Kabupaten/kota se Indonesia.
Sementara tingkat Provinsi baru 50 persen se Indonesia.,"Dimasa yang akan datang pengembangan pariwisata dilaksanakan melalui media sosial atau wisata destinasi digital yang dapat di akses dimana mana,"Tambah Yusmar lagi.
Menurut Kadis, Penggerak destinasi digital ini adalah kelompok kelompok sadar wisata dan GenPI baik di Kementrian, provinsi maupun Kabupaten sampai ke tengah tengah masyarakat.
Selain itu bidang pariwisata di kembangkan melalui keterlibatan masyarakat lokal dan partisipasi serta peran aktif nya.
Sehingga akan timbul kreatifitas dan modifikasi yang menarik dan tercipta serta tetwujud wisata yang aman, nyaman, bersahabat serta menyenangkan sesuai dengan nilai- nilai lokal yang berlaku.(ADV/Humas/yus).
Berita Lainnya
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh