PILIHAN
Tanamkan Sikap Anti Korupsi Sejak Dini
KEPALA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau Dr H Kamsol mengajak agar sikap anti korupsi harus dikembangkan sejak dini.
"Apakah semenjak kita mulai bekerja?, tentu jawabannya adalah tidak, sikap ini sedini mungkin harus ditumbuhkan dari perilaku anak kecil, dimana kita dituntut untuk selalu jujur dan bertanggung jawab kepada diri sendiri," kata Kamsol dalam kegiatan Sosialisasi dan penyuluhan bahaya Narkoba, Radikalisme, Lalu Lintas dan Korupsi bagi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) se Provinsi Riau, Senin (16/5) malam, di Hotel Furaya Pekanbaru.
Kamsol menyebut, upaya pencegahan korupsi itu dapat dilakukan melalui diri sendiri. Tumbuhkan sikap anati korupsi dalam diri, jangan mau melakukan korupsi walaupun itu korupsi yang sangat kecil.
"Baru setelah itu tumbuhkan sikap anti korupsi kepada keluarga, dan dikembangkan ketingkat yang lebih luas lagi yaitu lingkungan kita, marilah kita berama-sama menumbuhkan sikap anti korupsi sejak dini, Insya Allah perbuatan korupsi ini bisa dikurangi bersama dengan partisipasi masyarakat," ajaknya.
Kamsol juga menyebut, persoalan perilaku korupsi yang terjadi di bangsa kita saat ini merupakan musuh bersama, yang harus dilakukan pencegahan dan perbaikannya secara bersama-sama pula.
"Yang terpenting adalah semoga korupsi dinegara kita dapat diberantas secara bersama-sama. Semua persoalan ini sudah ada jawabannya pada diri kita, untuk bisa merespon dan menuangkan semua itu dalam bentuk perbuatan nyata," pungkasnya mengakhiri.(ria/mc)
"Apakah semenjak kita mulai bekerja?, tentu jawabannya adalah tidak, sikap ini sedini mungkin harus ditumbuhkan dari perilaku anak kecil, dimana kita dituntut untuk selalu jujur dan bertanggung jawab kepada diri sendiri," kata Kamsol dalam kegiatan Sosialisasi dan penyuluhan bahaya Narkoba, Radikalisme, Lalu Lintas dan Korupsi bagi pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) se Provinsi Riau, Senin (16/5) malam, di Hotel Furaya Pekanbaru.
Kamsol menyebut, upaya pencegahan korupsi itu dapat dilakukan melalui diri sendiri. Tumbuhkan sikap anati korupsi dalam diri, jangan mau melakukan korupsi walaupun itu korupsi yang sangat kecil.
"Baru setelah itu tumbuhkan sikap anti korupsi kepada keluarga, dan dikembangkan ketingkat yang lebih luas lagi yaitu lingkungan kita, marilah kita berama-sama menumbuhkan sikap anti korupsi sejak dini, Insya Allah perbuatan korupsi ini bisa dikurangi bersama dengan partisipasi masyarakat," ajaknya.
Kamsol juga menyebut, persoalan perilaku korupsi yang terjadi di bangsa kita saat ini merupakan musuh bersama, yang harus dilakukan pencegahan dan perbaikannya secara bersama-sama pula.
"Yang terpenting adalah semoga korupsi dinegara kita dapat diberantas secara bersama-sama. Semua persoalan ini sudah ada jawabannya pada diri kita, untuk bisa merespon dan menuangkan semua itu dalam bentuk perbuatan nyata," pungkasnya mengakhiri.(ria/mc)
Berita Lainnya
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol