PILIHAN
Pasangan AYO Sambangi Sentra Nenas di Rokan Hilir
PEKANBARU, Riauin.com - Pasangan Arsyadjuliandi Rachman dan Suyatno menyambangi Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir. Rantau Bais merupakan sentra nenas terbesar di Rokan Hilir, Minggu, (25/2/2018).
Lokasinya berada di pinggir ruas jalan lintas timur menuju Sumatera Utara dan Dumai.
Turut hadir pada kampanye dialogis ini yakni kader kader partai koalisi pasangan nomor empat ini. Mereka yakni anggota DPRD Riau Karmila dari Fraksi Golkar dan Manohara Manurung dari Fraksi PDIP.
Selain itu ada juga Nasaruddin Hasan, Ketua DPRD Rokan Hilir yang juga Ketua DPD Golkar Rokan Hilir.
Warga Rantau Bais meminta pemerintah bisa memberi solusi untuk meningkatkan nilai tambah nenas yang menjadi komoditas utama di tempat ini.
Mereka juga meminta kepada pemerintah untuk memberi solusi lahan tanaman nenas. Karena lahan mereka itu masih merupakan konsesi PT Chevron.
Menanggapi sejumlah hal tersebut, Andi Rachman mengatakan soal pengembangan nenas ini nantinya akan menjadi salah satu fokus program Science Techno Park (STP). Yakni wadah untuk mencetak para pengusaha yang berbasis teknologi untuk menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi dan mampu bersaing dan memasuki pasar domestik dan mancanegara. Jadi teknologi dan inovasi yang dihasilkan dari kegiatan penelitian dikemas pada STP yang pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian wilayah.
STP Riau dengan bidang fokus pada pengolahan sagu, kelapa, ikan dan nenas untuk akan mencetak para pengusaha pemula berbasis teknologi dalam bidang tadi.(int/nol)
Lokasinya berada di pinggir ruas jalan lintas timur menuju Sumatera Utara dan Dumai.
Turut hadir pada kampanye dialogis ini yakni kader kader partai koalisi pasangan nomor empat ini. Mereka yakni anggota DPRD Riau Karmila dari Fraksi Golkar dan Manohara Manurung dari Fraksi PDIP.
Selain itu ada juga Nasaruddin Hasan, Ketua DPRD Rokan Hilir yang juga Ketua DPD Golkar Rokan Hilir.
Warga Rantau Bais meminta pemerintah bisa memberi solusi untuk meningkatkan nilai tambah nenas yang menjadi komoditas utama di tempat ini.
Mereka juga meminta kepada pemerintah untuk memberi solusi lahan tanaman nenas. Karena lahan mereka itu masih merupakan konsesi PT Chevron.
Menanggapi sejumlah hal tersebut, Andi Rachman mengatakan soal pengembangan nenas ini nantinya akan menjadi salah satu fokus program Science Techno Park (STP). Yakni wadah untuk mencetak para pengusaha yang berbasis teknologi untuk menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi dan mampu bersaing dan memasuki pasar domestik dan mancanegara. Jadi teknologi dan inovasi yang dihasilkan dari kegiatan penelitian dikemas pada STP yang pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian wilayah.
STP Riau dengan bidang fokus pada pengolahan sagu, kelapa, ikan dan nenas untuk akan mencetak para pengusaha pemula berbasis teknologi dalam bidang tadi.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK