PILIHAN
Ombudsman Riau Temukan Contekan di Laci Meja Peserta UN
OMBUDSMAN Perwakilan Riau (ORI) masih menemukan kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Nasional setingkat SMP di Kota Pekanbaru.
Pemantauan hari pertama disalah satu sekolah negeri yang melaksanakan UN manual, ORI mendapati di laci meja peserta.
Komisoner ORI, Bambang Pratama mengungkapkan, temuan kunci jawaban tersebut setelah dilakukan pemeriksaan di laci, tong sampah dan selokan sekolah.
"Kami sengaja mengajak ketua panitia UN melihat laci, tong sampah dan selokan sekolah usai pelaksanaan UN. Hasilnya ditemukan kunci jawaban," terang Bambang, Selasa (10/5/2016).
Terkait temuan tersebut, dilansir dari Tribunpekanbaru, ORI meminta panitia dan pengawas ruang agar menjalankan fungsi dan kewenangannya. Memastikan peserta UN tidak membawa kunci jawaban, handphone, Gadget, contekan dan buku ke dalam ruangan.
"Sehingga pelaksanaan UN terbebas dar kecurangan demi pelaksanaan yang berkualitas dan berintegritas," ujar Bambang.
ORI melakukan pengawasan dia dua Kota di Riau. Tim di disebar di kota Pekanbaru dan Kota Dumai.(rio)
Pemantauan hari pertama disalah satu sekolah negeri yang melaksanakan UN manual, ORI mendapati di laci meja peserta.
Komisoner ORI, Bambang Pratama mengungkapkan, temuan kunci jawaban tersebut setelah dilakukan pemeriksaan di laci, tong sampah dan selokan sekolah.
"Kami sengaja mengajak ketua panitia UN melihat laci, tong sampah dan selokan sekolah usai pelaksanaan UN. Hasilnya ditemukan kunci jawaban," terang Bambang, Selasa (10/5/2016).
Terkait temuan tersebut, dilansir dari Tribunpekanbaru, ORI meminta panitia dan pengawas ruang agar menjalankan fungsi dan kewenangannya. Memastikan peserta UN tidak membawa kunci jawaban, handphone, Gadget, contekan dan buku ke dalam ruangan.
"Sehingga pelaksanaan UN terbebas dar kecurangan demi pelaksanaan yang berkualitas dan berintegritas," ujar Bambang.
ORI melakukan pengawasan dia dua Kota di Riau. Tim di disebar di kota Pekanbaru dan Kota Dumai.(rio)
Berita Lainnya
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol