PILIHAN
Masyarakat Desa Sendayan Minta Ketua BPD Mundur
BANGKINANG, Riauin.com - Puluhan masyarakat Desa Sendayan, kecamatan Kampar Utara kabupaten Kampar, mendatangi kantor PMD Kampar di jalan Tuanku Tambusai, Rabu (7/2) siang. Mereka menuntut pihak PMD untuk memecat Ketua BPD Lukman dari jabatannya.
Pasalnya hubungan antara kepala desa dengan ketua BPD tidak harmonis, sehingga pembangunan di desa sering terhambat.
Hasan Basri salah seorang tokoh masyarakat usai menyampaikan tuntutannya ke PMD ia mengatakan, antara hubungan kepala desa dengan ketua BPD tidak harmonis semenjak 2 tahun belakangan ini, setiap rapat ketua BPD tidak pernah hadir sehingga program tidak terlaksana.
"Kita minta kepada PMD untuk memecat ketua BPD, karena apa bila ini dibiarkan maka perkembangan didesa tidak akan terlaksana," tutur Hasan.
Sementara itu kadis PMD Febri ketika dikonfirmasi mengakui sudah menerima laporan dari warga, namun laporan itu akan segera ditindaklanjuti.
"Memang kita sudah menerima laporan warga, sebelum itu kami akan menyurati pihak kecamatan dan mempertanyakan kenapa persoalan ini tidak bisa diselesaikan," katanya.
Menurut Febri, masyarakat sudah melaporkan kejadian ini ke pihak kecamatan. Namun tidak ada tibdak lanjut dari kecamatan. Sebenarnya persoalan ini bisa diselesaikan dari kecamatan.
Terkait persoalan itu, ketua BPD Lukman tidak mau berkomentar. "Siapa yang menyuruh kalian untuk mengesposnya, kalian pasti ada yang menyuruh," tutup Lukman.(def)
Pasalnya hubungan antara kepala desa dengan ketua BPD tidak harmonis, sehingga pembangunan di desa sering terhambat.
Hasan Basri salah seorang tokoh masyarakat usai menyampaikan tuntutannya ke PMD ia mengatakan, antara hubungan kepala desa dengan ketua BPD tidak harmonis semenjak 2 tahun belakangan ini, setiap rapat ketua BPD tidak pernah hadir sehingga program tidak terlaksana.
"Kita minta kepada PMD untuk memecat ketua BPD, karena apa bila ini dibiarkan maka perkembangan didesa tidak akan terlaksana," tutur Hasan.
Sementara itu kadis PMD Febri ketika dikonfirmasi mengakui sudah menerima laporan dari warga, namun laporan itu akan segera ditindaklanjuti.
"Memang kita sudah menerima laporan warga, sebelum itu kami akan menyurati pihak kecamatan dan mempertanyakan kenapa persoalan ini tidak bisa diselesaikan," katanya.
Menurut Febri, masyarakat sudah melaporkan kejadian ini ke pihak kecamatan. Namun tidak ada tibdak lanjut dari kecamatan. Sebenarnya persoalan ini bisa diselesaikan dari kecamatan.
Terkait persoalan itu, ketua BPD Lukman tidak mau berkomentar. "Siapa yang menyuruh kalian untuk mengesposnya, kalian pasti ada yang menyuruh," tutup Lukman.(def)
Berita Lainnya
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan
Masjid Al-Ihsan Islamic Center Bangkinang Masuk Lima Besar Penyumbang Kurban Terbanyak Nasional
Pemkab Kampar Prioritaskan Ruas Jalan Rusak Parah Akibat Keterbatasan Anggaran
Hadiri Penyembelihan Kurban di PWI, Wakil Bupati Kampar Ajak Insan Pers Perkuat Sinergi lewat Aksi Sosial
Lewat Sistem Tabungan, Diskominfo Kampar Gelar Kurban Mandiri Perdana
Pemkab Ancam Cabut Izin Pabrik Kelapa Sawit Nakal di Kampar
Jembatan Danau Bingkuang Ditutup akibat Kerusakan Struktur, Arus Lalu Lintas Pekanbaru-Bangkinang Dialihkan
Masjid Al-Ihsan Islamic Center Bangkinang Masuk Lima Besar Penyumbang Kurban Terbanyak Nasional
Pemkab Kampar Prioritaskan Ruas Jalan Rusak Parah Akibat Keterbatasan Anggaran
Hadiri Penyembelihan Kurban di PWI, Wakil Bupati Kampar Ajak Insan Pers Perkuat Sinergi lewat Aksi Sosial
Lewat Sistem Tabungan, Diskominfo Kampar Gelar Kurban Mandiri Perdana