PILIHAN
Polda Riau Selidiki Anggota Polda Riau Ditahan Maritim Malaysia
Kapal patroli Maritim Malaysia
KEPOLISIAN Daerah Riau tengah menyelidiki penyebab anggotanya yang berasal dari Direktorat Polisi Perairan yang saat ini ditahan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM)
Kapolda Riau, Brigjen Pol Supriyanto ditemui wartawan di Pekanbaru, Minggu mengatakan bahwa saat ini anggotanya berinisial Brigadir Rk (29) masih berada di Malaysia bersama dengan tiga warga sipil lainnya.
"Masih diperiksa oleh APMM karena tidak membawa akta keimigrasia dan senjata api yang dia bawa saat patroli. Kita sudah koordinasikan dengan perwakilan baik yang di Johor maupun di KL (Kuala Lumpur)," kata Kapolda Riau seperti dilansir dari antara.
Sebelumnya beredar kabar adanya penangkapan empat warga negara Indonesia oleh APMM atau Badan Keamanan Laut-nya Malaysia di Selat Malaka pada Kamis lalu (28/4). Brigjen Pol Supriyanto membenarkan penangkapan anggotanya tersebut.
Ia mengatakan dirinya mendapat kabar bahwa jajarannya ditahan petugas Malaysia saat melakukan patroli di wilayah perbatasan Bengkalis.
"Kemarin saya dilaporkan Ditpol Air, anggotanya melakukan patroli di wilayah perbatasan Bengkalis untuk mencari apakah ada aktivitas "ilegal fishingl atau penyelundupan," ujarnya.
Menurutnya, penangkapan itu berawal saat Brigadir Rk diperintahkan oleh Ditpol Air untuk melakukan patroli dengan Kapal Patroli (KP). Kemudian, lanjutnya, petugas yang awalnya melakukan patroli rutin dengan KP Pol Air 2005 tiba-tiba berganti kapal menggunakan kapal nelayan. Tidak diketahui jelas penyebab dan maksud pergantian kapal itu. (riA)
Kapolda Riau, Brigjen Pol Supriyanto ditemui wartawan di Pekanbaru, Minggu mengatakan bahwa saat ini anggotanya berinisial Brigadir Rk (29) masih berada di Malaysia bersama dengan tiga warga sipil lainnya.
"Masih diperiksa oleh APMM karena tidak membawa akta keimigrasia dan senjata api yang dia bawa saat patroli. Kita sudah koordinasikan dengan perwakilan baik yang di Johor maupun di KL (Kuala Lumpur)," kata Kapolda Riau seperti dilansir dari antara.
Sebelumnya beredar kabar adanya penangkapan empat warga negara Indonesia oleh APMM atau Badan Keamanan Laut-nya Malaysia di Selat Malaka pada Kamis lalu (28/4). Brigjen Pol Supriyanto membenarkan penangkapan anggotanya tersebut.
Ia mengatakan dirinya mendapat kabar bahwa jajarannya ditahan petugas Malaysia saat melakukan patroli di wilayah perbatasan Bengkalis.
"Kemarin saya dilaporkan Ditpol Air, anggotanya melakukan patroli di wilayah perbatasan Bengkalis untuk mencari apakah ada aktivitas "ilegal fishingl atau penyelundupan," ujarnya.
Menurutnya, penangkapan itu berawal saat Brigadir Rk diperintahkan oleh Ditpol Air untuk melakukan patroli dengan Kapal Patroli (KP). Kemudian, lanjutnya, petugas yang awalnya melakukan patroli rutin dengan KP Pol Air 2005 tiba-tiba berganti kapal menggunakan kapal nelayan. Tidak diketahui jelas penyebab dan maksud pergantian kapal itu. (riA)
Berita Lainnya
PLN UIP3B Sumatera Salurkan 40 Ekor Sapi dan 12 Ekor Kambing, Ribuan Masyarakat Rasakan Manfaatnya
FWK Minta Presiden Benahi MBG & Naikkan Subsidi Kebutuhan Pokok
Duka di Serdang Bedagai, Prajurit yang Gugur di Lebanon Itu Dikenal Sosok Ramah dan Pekerja Keras
Gerakan APPMBGI: Mengawal Gizi dari Desa Hingga Kota
Pemprov Riau Perketat Penggunaan Dana Bagi Hasil Sawit
Perkuat Tulang Punggung Listrik Riau, PLN Lakukan Final Check Relokasi Tower SUTT 150 kV
PLN UIP3B Sumatera Salurkan 40 Ekor Sapi dan 12 Ekor Kambing, Ribuan Masyarakat Rasakan Manfaatnya
FWK Minta Presiden Benahi MBG & Naikkan Subsidi Kebutuhan Pokok
Duka di Serdang Bedagai, Prajurit yang Gugur di Lebanon Itu Dikenal Sosok Ramah dan Pekerja Keras
Gerakan APPMBGI: Mengawal Gizi dari Desa Hingga Kota
Pemprov Riau Perketat Penggunaan Dana Bagi Hasil Sawit
Perkuat Tulang Punggung Listrik Riau, PLN Lakukan Final Check Relokasi Tower SUTT 150 kV