PILIHAN
Gubernur Andi Rachman: Kemandirian Ekonomi Rakyat Harus Diperkuat
PEKANBARU, Riauin.com - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman menegaskan bahwa kemandirian ekonomi rakyat harus terus diperkuat. Menurutnya ekonomi kecil merupakan penyelamat ekonomi nasional ketika Indonesia mengalami krisis moneter tahun 1998 yang lalu.
"Terus terang saya bangga. Tadi Ketua UPK Kuberi menyampaikan bahwa kantor UPK Dana Amanah merupakan yang terbesar di Sumatera. Kemandirian ekonomi masyarakat harus terus diperkuat," ujar gubernur yang akrab disapa Andi Rachman itu saat meresmikan kantor Unit Pengelolaan Kegiatan (UPK) Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) Kuberi, Koto Baru, Kuantan Singingi.
Sementara itu, Ketua UPK Dana Amanah Kuberi, Kosim, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya mengelola dana eks PNPM Mandiri sebesar Rp2 miliar lebih dengan total aset sebesar Rp5,5 miliar. Dan lebih dari 3.000 masyarakat yang memanfaatkan dana yang dikelola oleh UPK Dana Amanah.
Kosim menerangkan, UPK Dana Amanah saat ini mengelola dana simpan pinjam, khusus perempuan, simpanan kelompok aktif (Sikompak), pembiayaan elektronik 1.000 orang.
"Ada juga pinjaman bahan material agen pos, toko jual beli grosir, toko oleh-oleh khas Riau yang semua itu berasal dari swadaya," kata Kosim.(int/nol)
sumber: cakaplah
"Terus terang saya bangga. Tadi Ketua UPK Kuberi menyampaikan bahwa kantor UPK Dana Amanah merupakan yang terbesar di Sumatera. Kemandirian ekonomi masyarakat harus terus diperkuat," ujar gubernur yang akrab disapa Andi Rachman itu saat meresmikan kantor Unit Pengelolaan Kegiatan (UPK) Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) Kuberi, Koto Baru, Kuantan Singingi.
Sementara itu, Ketua UPK Dana Amanah Kuberi, Kosim, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya mengelola dana eks PNPM Mandiri sebesar Rp2 miliar lebih dengan total aset sebesar Rp5,5 miliar. Dan lebih dari 3.000 masyarakat yang memanfaatkan dana yang dikelola oleh UPK Dana Amanah.
Kosim menerangkan, UPK Dana Amanah saat ini mengelola dana simpan pinjam, khusus perempuan, simpanan kelompok aktif (Sikompak), pembiayaan elektronik 1.000 orang.
"Ada juga pinjaman bahan material agen pos, toko jual beli grosir, toko oleh-oleh khas Riau yang semua itu berasal dari swadaya," kata Kosim.(int/nol)
sumber: cakaplah
Berita Lainnya
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Konsisten Cetak Juara, YAME Taekwondo Kembali Harumkan Nama Riau di Level Nasional
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Konsisten Cetak Juara, YAME Taekwondo Kembali Harumkan Nama Riau di Level Nasional