PILIHAN
Guru Honorer Digaji Rendah, Disdik Riau akan Alihkan 60 Persen BOSDA
PEKANBARU, Riauin.com - Sejak peralihan SMA/SMK sederajat menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan memberi perhatian khusus terhadap kesejahteraan guru honorer di Riau.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Rudyanto kepada wartawan, Rabu (17/1/2018) di Pekanbaru. Dia mengatakan, saat ini masih banyak gaji guru honorer dibawah standar Upah Minimum Regional (UMR), bahkan bisa katakan tidak layak.
"Gaji guru kita saat ini sangat memprihatinkan, jauh dibawah Upah Minimum Riau (UMR), bahkan ada yang menerima gaji hanya Rp300 ribu sampai Rp800 ribu," katanya.
Menurutnya kondisi itu menjadi perhatian Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman. Dimana tahun ini Pemprov Riau komitmen memberikan perhatian persoalan tersebut agar guru-guru di Riau bisa sejahtera.
Untuk memperjuangkan nasib ribuan guru di Riau, lanjut Rudyanto, pihaknya akan mengalihkan 60 persen dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) untuk kesejahteraan guru, selebihnya untuk operasional sekolah.
"Pak gubernur Riau sudah minta kita untuk menggodok peraturan gubernurnya sebagai acuan kita untuk menyalurkan BOSDA untuk gaji guru honorer. Minimal kedepan gaji guru bisa mendekati UMR," tukasnya. (int/nol)
sumber: cakaplah
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Rudyanto kepada wartawan, Rabu (17/1/2018) di Pekanbaru. Dia mengatakan, saat ini masih banyak gaji guru honorer dibawah standar Upah Minimum Regional (UMR), bahkan bisa katakan tidak layak.
"Gaji guru kita saat ini sangat memprihatinkan, jauh dibawah Upah Minimum Riau (UMR), bahkan ada yang menerima gaji hanya Rp300 ribu sampai Rp800 ribu," katanya.
Menurutnya kondisi itu menjadi perhatian Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman. Dimana tahun ini Pemprov Riau komitmen memberikan perhatian persoalan tersebut agar guru-guru di Riau bisa sejahtera.
Untuk memperjuangkan nasib ribuan guru di Riau, lanjut Rudyanto, pihaknya akan mengalihkan 60 persen dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) untuk kesejahteraan guru, selebihnya untuk operasional sekolah.
"Pak gubernur Riau sudah minta kita untuk menggodok peraturan gubernurnya sebagai acuan kita untuk menyalurkan BOSDA untuk gaji guru honorer. Minimal kedepan gaji guru bisa mendekati UMR," tukasnya. (int/nol)
sumber: cakaplah
Berita Lainnya
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Konsisten Cetak Juara, YAME Taekwondo Kembali Harumkan Nama Riau di Level Nasional
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Konsisten Cetak Juara, YAME Taekwondo Kembali Harumkan Nama Riau di Level Nasional