PILIHAN
Ini Kronologis Sebelum Terduga Penipuan Saudagar Sawit Lompat ke Sungai dan Ditemukan Tewas
PEKANBARU - Seorang pria ditemukan tewas mengapung di pinggir Sungai Kampar, yang berjarak 300 meter dari jembatan Danau Bingkuang, Kecamatan Tambang, Kampar, Senin (15/1/2018) pagi. Diduga mayat ini kejahatan kasus penipuan di wilayah Kabupaten Kampar.
Kapolres Kampar, AKBP Deni Okvianto kepada wartawan, Senin (15/1/2018) siang membenarkan penemuan jasad korban di pinggir sungai.
"Tadi pagi ditemukannya jasadnya oleh tim kepolisian dan Basarnas. Kini jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk pemeriksaan," ujar Deni.
Deni menjelaskan, sebelumnya sebuah mobil Avanza warna putih melaju kencang dari arah Bangkinang menuju Pekanbaru yang dikejar warga. Tiba di Jembatan Danau Bingkuang, Kecamatan Tambang, kondisi mobil tidak memungkinkan untuk berjalan lantaran satu ban depan copot.
"Kita upayakan penghadangnya agar tidak keluar dari Kampar, sopir yang panik takut dimassa warga langsung melompat ke sungai," kata Deni.
Bersama tim kepolisian dibantu BPBD dan Basarnas melakukan pencarian terhadap pelaku di sepanjang Sungai Kampar. Karena diduga sopir itu tidak dapat berenang.
Dari hasil penyidikan, berawal 11 Januari 2018 pelaku mendatangi Isaf di Desa Siabu untuk meminjam uang. Untuk meyakinkan korbannya, pelaku mengaku mempunyai kebun sawit 40 hektare.
"Yakin dengan pelaku, Isaf meminjamkan uang kepada pelaku sebesar Rp 3,8 juta. Selanjutnya kembali meminjam uang ke saudagar sawit lainnya bernama Anto namun tidak ketemu. Hal yang sama juga ke Regar, tapi tidak diberikan," terang Deni.
Lanjut Deni, Isaf yang curiga dengan pelaku ini, mencari tahu kebenarannya dengan mengecek sawit yang diakui pelaku sebagai miliknya. Hasilnya Isaf mendapatkan informasi pelaku tidak memiliki lahan sawit di Desa Siabu dan kemudian dilakukan pemancingan terhadap pelaku.
"Pelaku yang dipanggil ke Desa Siabu datang membawa mobil Avanza putih. Curiga dengan gelagat warga yang saat itu Isaf tengah berada di sana dan langsung melarikan diri. Sampai di jembatan mobil tidak dapat berhenti dan pelaku nekat melompat ke sungai," imbuh Deni.
Belakangan korban diketahui bernama M. Syamsuri (59) terduga pelaku terlibat kasus penipuan sejumlah orang yang lalu dikejar warga. Kalut mobil yang dikendarainya berhenti di Jembatan Danau Bingkuang, dia nekat melompat ke Sungai Kampar karena takut dimasa, Sabtu (13/1/2018) lalu. (int/nol)
sumber:halloriau
Kapolres Kampar, AKBP Deni Okvianto kepada wartawan, Senin (15/1/2018) siang membenarkan penemuan jasad korban di pinggir sungai.
"Tadi pagi ditemukannya jasadnya oleh tim kepolisian dan Basarnas. Kini jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk pemeriksaan," ujar Deni.
Deni menjelaskan, sebelumnya sebuah mobil Avanza warna putih melaju kencang dari arah Bangkinang menuju Pekanbaru yang dikejar warga. Tiba di Jembatan Danau Bingkuang, Kecamatan Tambang, kondisi mobil tidak memungkinkan untuk berjalan lantaran satu ban depan copot.
"Kita upayakan penghadangnya agar tidak keluar dari Kampar, sopir yang panik takut dimassa warga langsung melompat ke sungai," kata Deni.
Bersama tim kepolisian dibantu BPBD dan Basarnas melakukan pencarian terhadap pelaku di sepanjang Sungai Kampar. Karena diduga sopir itu tidak dapat berenang.
Dari hasil penyidikan, berawal 11 Januari 2018 pelaku mendatangi Isaf di Desa Siabu untuk meminjam uang. Untuk meyakinkan korbannya, pelaku mengaku mempunyai kebun sawit 40 hektare.
"Yakin dengan pelaku, Isaf meminjamkan uang kepada pelaku sebesar Rp 3,8 juta. Selanjutnya kembali meminjam uang ke saudagar sawit lainnya bernama Anto namun tidak ketemu. Hal yang sama juga ke Regar, tapi tidak diberikan," terang Deni.
Lanjut Deni, Isaf yang curiga dengan pelaku ini, mencari tahu kebenarannya dengan mengecek sawit yang diakui pelaku sebagai miliknya. Hasilnya Isaf mendapatkan informasi pelaku tidak memiliki lahan sawit di Desa Siabu dan kemudian dilakukan pemancingan terhadap pelaku.
"Pelaku yang dipanggil ke Desa Siabu datang membawa mobil Avanza putih. Curiga dengan gelagat warga yang saat itu Isaf tengah berada di sana dan langsung melarikan diri. Sampai di jembatan mobil tidak dapat berhenti dan pelaku nekat melompat ke sungai," imbuh Deni.
Belakangan korban diketahui bernama M. Syamsuri (59) terduga pelaku terlibat kasus penipuan sejumlah orang yang lalu dikejar warga. Kalut mobil yang dikendarainya berhenti di Jembatan Danau Bingkuang, dia nekat melompat ke Sungai Kampar karena takut dimasa, Sabtu (13/1/2018) lalu. (int/nol)
sumber:halloriau
Berita Lainnya
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Konsisten Cetak Juara, YAME Taekwondo Kembali Harumkan Nama Riau di Level Nasional
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Konsisten Cetak Juara, YAME Taekwondo Kembali Harumkan Nama Riau di Level Nasional