PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Seorang Karyawati Perusahaan Sawit di Riau Tewas Dicemkram Harimau
Harimau Sumatera
Tembilahan, Riauin.Com - Jumiati (33), karyawati PT THIP Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, tewas diterkam harimau pada Rabu(3/1/18) sekia pukul 10.00 WIB.
Saat kejadian, korban sedang berkerja di KCB 76 Blok 10 Afdeling IV Eboni State PT THIP. Ganasnya terkaman binatang buas itu, korban pun langsung tewas di lokasi.
Menurut Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony Putra, peristiwa menggenaskan itu berawal ketika tiga karyawati Eboni Estate, masing-masing, Jumiati (33), Yusmawati (33) dan Fitriyanti (40) sedang mendata pohon sawit terserang hama ganoderma.
Saat asyik bekerja, tiba-tiba seekor harimau menampakan diri. Terkejut dengan kehadiran binatang buas itu, ketiga karyawati tersebut berusaha menyelamatkan diri dengan memanjat pohon sawit yang berbeda-beda.
Raja hutan yang sempat menghilang, tiba-tiba muncul kembali dan melompati korban Jumiati yang berada di atas pohon sawit.
"Kaki korban berhasil digigit, sehingga mengakibatkan korban terjatuh. Setelah bergumul selama 15 menit, harimau tersebut berhasil mencengkeram bagian belakang leher korban dan selanjutnya memakan paha korban sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia," terang Kapolres.
Kapolsek Pelangiran yang mendapat informasi tentang kejadian yang mengerikan tersebut, langsung melakukan proses evakuasi ke perumahan Eboni Estate PT THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran.
"Setelah dilakukan pemeriksaan medis, jenazah korban kemudian diberangkatkan ke Dusun III Desa Sidomulyo Kecamatan Balai Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara, untuk dimakamkan di sana," ucap Kapolres. (amy)
sumber: antara
Saat kejadian, korban sedang berkerja di KCB 76 Blok 10 Afdeling IV Eboni State PT THIP. Ganasnya terkaman binatang buas itu, korban pun langsung tewas di lokasi.
Menurut Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony Putra, peristiwa menggenaskan itu berawal ketika tiga karyawati Eboni Estate, masing-masing, Jumiati (33), Yusmawati (33) dan Fitriyanti (40) sedang mendata pohon sawit terserang hama ganoderma.
Saat asyik bekerja, tiba-tiba seekor harimau menampakan diri. Terkejut dengan kehadiran binatang buas itu, ketiga karyawati tersebut berusaha menyelamatkan diri dengan memanjat pohon sawit yang berbeda-beda.
Raja hutan yang sempat menghilang, tiba-tiba muncul kembali dan melompati korban Jumiati yang berada di atas pohon sawit.
"Kaki korban berhasil digigit, sehingga mengakibatkan korban terjatuh. Setelah bergumul selama 15 menit, harimau tersebut berhasil mencengkeram bagian belakang leher korban dan selanjutnya memakan paha korban sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia," terang Kapolres.
Kapolsek Pelangiran yang mendapat informasi tentang kejadian yang mengerikan tersebut, langsung melakukan proses evakuasi ke perumahan Eboni Estate PT THIP Desa Tanjung Simpang Kecamatan Pelangiran.
"Setelah dilakukan pemeriksaan medis, jenazah korban kemudian diberangkatkan ke Dusun III Desa Sidomulyo Kecamatan Balai Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara, untuk dimakamkan di sana," ucap Kapolres. (amy)
sumber: antara
Berita Lainnya
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan