PILIHAN
Pemilihan Gubernur Riau Tahun 2018
Paslon Partai Demokrat Diumumkan Hari Ini, Tapi Kok Belum Juga Ya?
Partai Demokrat
Pekanbaru, Riauin.Com - Tidak sampai seminggu lagi, pendaftaran bakal calon gubernur Riau dan wakil gubernur Riau akan segera dilaksanakan. Sejauh ini Partai Demokrat belum menentukan sikap untuk memberikan dukungan kepada bakal calon gubernur dan wakilnya.
Walau pihak DPD Demokrat Riau beberapa kali sudah mengakui kalau dukungan tersebut akan diberikan kepada Lukman Edy dan Asri Auzar, dari penyampaian DPP secara lisan. Namun bagaimana pun tetap saja surat Keputusan (SK) secara tertulis belum keluar.
Sebagaimana yang disampaikan pihak DPD Demokrat Riau beberapa waktu lalu, pengumuman tentang dukungan bakal calon akan disampaikan hari Rabu (03/01/18) ini, setelah beberapa kali tertunda. Namun hingga saat ini pengumuman tersebut masih belum dilaksanakan.
Ketua tim penjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Riau DPD Demokrat Riau, Toni Hidayat mengatakan, hingga saat ini pihak DPP Partai Demokrat belum menyampaikan hal tersebut.
Namun demikian, ia meyakini pengumuman tersebut akam segera terlaksana. Pasalnya waktu untuk masa pendaftaran sudah semakin dekat, dan pihak DPD juga harus melakukan koordinasi menjelang pendaftaran ke KPU di daerah.
"Kalau tidak hari ini (Rabu), berarti besok (Kamis). Kita yakin akan segera disampaikan pihak DPP, hanya tinggal menunggu saja," kata Toni, Rabu (03/01/18) sore.
Dikatakan Toni, kembalinya dilakukan penundaan tersebut merupakan kewenangan DPP Demokrat yang memiliki hak untuk menyampaikan alasan tersebut.
"Kita tidak punya kewenangan untuk menjawab hal itu, karena hal tersebut menjadi kewenangan DPP. Kita hanya menunggu," ujarnya.
Partai Demokrat bisa dikatakan sebagai penentu dalam koalisi partai lainnya. Ketika Partai Demokrat sudah mengambil keputusan secara pasti, maka akan jelaslah peta perpolitikan Riau di Pilgub Riau 2018.
Sebagaimana diketahui, beberapa partai politik lainnya sudah menentukan sikap, yakni, Golkar (14 kursi) dan PDIP (9 kursi) mendukung pasangan Arsyadjuliandi Rachman dan Suyatno. Kemudian PAN (7 kursi), PKS (3 kursi) dan Nasdem (3 kursi) memberikan dukungan kepada pasangan Syamsuar dan Edy Natar Nasution.
Sedangkan saat ini tinggal Partai Gerindra (7 kursi), Partau Hanura (2 kursi), PPP (5 kursi), Partai Demokrat (9 kursi) dan PKB (6 kursi).
Sebelumnya, Sekretaris DPD Demokrat Riau, Edy Mohammad Yatim juga mengatakan bahwa 3 Januari 2017 Partai Demokrat akan mengumumkan pasangan yang didukungnya.
Katanya, gambaran bakal calon yang akan diusung masih sama seperti sebelumnya, dimana secara lisan Majelis Tinggi (MT) DPP Partai Demokrat sudah menyatakan dukungan sudah mengerucut ke Asri Auzar sebagai bakal calon wakil gubernur dan Lukman Edy sebagai bakal calon gubernur.
"Kalau untuk berharap untuk nomor satu kader kita sudah tidak mungkin, karena sebelumnya sudah diberikan kesempatan untuk pak Achmad dan Firdaus, untuk mencari koalisi partai dan pasangan, tapi tak bisa dipenuhi, jadi akhirnya diputuskan kita memilih kader kita di nomor dua, yakni Pak Asri Auzar (AA) yang akan berpasangan dengan Pak Lukman Edy (LE). Itu sudah pasti dari PKB, dan pihak PKB juga sudah mengeluarkan SK, tinggal menunggu dari kita," katanya waktu itu.
Namun demikian, menurut Yatim pihaknya tidak mau mengklaim duluan, bahwa dukungan tersebut sudah didapatkan oleh Asri Auzar dan Lukman Edy, karena secara resmi dan secara tertulis dari DPP belum mengeluarkan pengumuman. "Kita tunggu saja resminya," pungkasnya. (amy)
sumber: tribunnews.com
Walau pihak DPD Demokrat Riau beberapa kali sudah mengakui kalau dukungan tersebut akan diberikan kepada Lukman Edy dan Asri Auzar, dari penyampaian DPP secara lisan. Namun bagaimana pun tetap saja surat Keputusan (SK) secara tertulis belum keluar.
Sebagaimana yang disampaikan pihak DPD Demokrat Riau beberapa waktu lalu, pengumuman tentang dukungan bakal calon akan disampaikan hari Rabu (03/01/18) ini, setelah beberapa kali tertunda. Namun hingga saat ini pengumuman tersebut masih belum dilaksanakan.
Ketua tim penjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Riau DPD Demokrat Riau, Toni Hidayat mengatakan, hingga saat ini pihak DPP Partai Demokrat belum menyampaikan hal tersebut.
Namun demikian, ia meyakini pengumuman tersebut akam segera terlaksana. Pasalnya waktu untuk masa pendaftaran sudah semakin dekat, dan pihak DPD juga harus melakukan koordinasi menjelang pendaftaran ke KPU di daerah.
"Kalau tidak hari ini (Rabu), berarti besok (Kamis). Kita yakin akan segera disampaikan pihak DPP, hanya tinggal menunggu saja," kata Toni, Rabu (03/01/18) sore.
Dikatakan Toni, kembalinya dilakukan penundaan tersebut merupakan kewenangan DPP Demokrat yang memiliki hak untuk menyampaikan alasan tersebut.
"Kita tidak punya kewenangan untuk menjawab hal itu, karena hal tersebut menjadi kewenangan DPP. Kita hanya menunggu," ujarnya.
Partai Demokrat bisa dikatakan sebagai penentu dalam koalisi partai lainnya. Ketika Partai Demokrat sudah mengambil keputusan secara pasti, maka akan jelaslah peta perpolitikan Riau di Pilgub Riau 2018.
Sebagaimana diketahui, beberapa partai politik lainnya sudah menentukan sikap, yakni, Golkar (14 kursi) dan PDIP (9 kursi) mendukung pasangan Arsyadjuliandi Rachman dan Suyatno. Kemudian PAN (7 kursi), PKS (3 kursi) dan Nasdem (3 kursi) memberikan dukungan kepada pasangan Syamsuar dan Edy Natar Nasution.
Sedangkan saat ini tinggal Partai Gerindra (7 kursi), Partau Hanura (2 kursi), PPP (5 kursi), Partai Demokrat (9 kursi) dan PKB (6 kursi).
Sebelumnya, Sekretaris DPD Demokrat Riau, Edy Mohammad Yatim juga mengatakan bahwa 3 Januari 2017 Partai Demokrat akan mengumumkan pasangan yang didukungnya.
Katanya, gambaran bakal calon yang akan diusung masih sama seperti sebelumnya, dimana secara lisan Majelis Tinggi (MT) DPP Partai Demokrat sudah menyatakan dukungan sudah mengerucut ke Asri Auzar sebagai bakal calon wakil gubernur dan Lukman Edy sebagai bakal calon gubernur.
"Kalau untuk berharap untuk nomor satu kader kita sudah tidak mungkin, karena sebelumnya sudah diberikan kesempatan untuk pak Achmad dan Firdaus, untuk mencari koalisi partai dan pasangan, tapi tak bisa dipenuhi, jadi akhirnya diputuskan kita memilih kader kita di nomor dua, yakni Pak Asri Auzar (AA) yang akan berpasangan dengan Pak Lukman Edy (LE). Itu sudah pasti dari PKB, dan pihak PKB juga sudah mengeluarkan SK, tinggal menunggu dari kita," katanya waktu itu.
Namun demikian, menurut Yatim pihaknya tidak mau mengklaim duluan, bahwa dukungan tersebut sudah didapatkan oleh Asri Auzar dan Lukman Edy, karena secara resmi dan secara tertulis dari DPP belum mengeluarkan pengumuman. "Kita tunggu saja resminya," pungkasnya. (amy)
sumber: tribunnews.com
Berita Lainnya
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Konsisten Cetak Juara, YAME Taekwondo Kembali Harumkan Nama Riau di Level Nasional
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Konsisten Cetak Juara, YAME Taekwondo Kembali Harumkan Nama Riau di Level Nasional