• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Langkah Pasti Putra Kuansing di Korps Adhyaksa: Priandi Firdaus Bahar Resmi Jabat Kasidik Kejati Kepri
04 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
02 Juni 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Singingi Hilir Salurkan Bantuan Pupuk ke Kelompok Tani
02 Juni 2026
Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi
29 Mei 2026

  • Home
  • Politik

Diskes Riau Imbau Orang Tua Rutin Periksakan Asupan Gizi Anak

Redaksi
Senin, 25 April 2016 12:34:30 WIB
Cetak
ilustrasi

DINAS Kesehatan Provinsi Riau mengimbau kepada orangtua agar peduli untuk memantau status gizi serta memeriksakan kesehatan dan kecukupan asupan anaknya ke posyandu, puskesmas, maupun rumah sakit terdekat.

"Kita harapkan masyarakat datang ke pelayanan kesehatan terdekat untuk mengetahui status gizi anaknya," ujar Kepala Seksi Gizi Masyarakat Dinkes Riau, Erison, di Pekanbaru, Senin.

Lebih lanjut dikatakannya, terkadang kita dapati masyarakat yang tidak mau merawat anaknya di rumah sakit padahal biaya pengobatan sudah ditanggung pemerintah. Hal tersebut dikarenakan masyarakat enggan meninggalkan pekerjaannya.

"Terkadang masyarakat ini tidak mau merawat anaknya yang sudah sakit di rumah sakit. Mereka lebih memilih rawat di rumah, karena jika rawat inap otomatis akan dijaga, mau tidak mau orangtua meninggalkan pekerjaannya untuk sementara, itu kebanyakan yang menjadi alasan," ucapnya.

Disampaikan Erison bahwa anak bisa dikatakan gizi buruk bukan karena kekurangan asupan saja, melainkan jika kelebihan gizi juga menjadi salah satu penyebabnya, atau disebut dengan obesitas. Hal tersebut bisa pemicu penyakit yang lainnya, seperti jantung.

"Anak yang obesitas atau kelebihan gizi juga bisa dikatakan gizi buruk. Karena obesitas bisa menyebabkan penyakit yang lainnya. Kelebihan lemak itu ka juga tidak bagus," tambahnya.

Pada prinsipnya, gizi buruk atau kekurangan asupan itu bisa disebabkan oleh beberapa faktor, bisa sosial, ekonomi, keamanan pangan, dan yang lainnya.

Menurutnya, untuk penanganan gizi buruk secara cepat dan tepat, Dinkes kabupaten/kota wajib melaporkan temuan kasus gizi buruk kepada pihaknya, sembari memantau laporan dari berbagai pihak seperti masyarakat, media massa, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM).

“Kami berharap dinkes kabupaten/kota bisa segera memberikan laporan kepada kami saat menemukan kasus gizi buruk, agar dapat ditangani segera dan semaksimal mungkin,” katanya.

Sebagai langkah preventif, pihaknya mendorong lintas sektoral dan lintas program, agar meningkatkan ketersediaan pangan secara kualitas dan kuantitas. Selain itu perlu juga meningkatkan kemampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangannya.

Meskipun saat ini Dinkes Riau sudah mencatat sebanyak 42 kasus gizi buruk di daerahnya, yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota setempat. Namun disampaikan Erison bahwa angka tersebut tercatat secara komulatif.

"Angka tersebut secara komulatif, artinya bisa saja sudah berkurang karena sudah dilakukan penanganan dan pemulihan oleh pelayanan kesehatan daerah setempat," ungkapnya.

Dilansir dari Antara, dalam temuan sebelumnya tersebut ada sebanyak 40 pasien sudah sehat dan dua pasien meninggal karena adanya penyakit penyerta. Jumlah pasien itu terdiri dari 24 laki-laki dan 18 perempuan, dengan rincian 41 kasus marasmus dan 1 kwashiorkor.

“Total pasien gizi buruk ini tersebar di kabupaten kota di Riau yaitu Indragiri Hilir 19 kasus, Pelalawan 5 kasus, Rokan Hilir 10 kasus, Kuantan Singingi 1 kasus, Pekanbaru 5 kasus, dan Kepulauan Meranti 2 kasus,” tutupnya.(riA)




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur

Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi

Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat

Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah

Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!

Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V

Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur

Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi

Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat

Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah

Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!

Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Tim Gabungan Bakar 145 Rakit Emas Ilegal di Inuman dan Cerenti
  • 2 Menkeu Purbaya: Ekonomi Kita Kuat, Jangan Percaya 'Ekonom TikTok'!
  • 3 Riau Hari Ini, Potensi Hujan Ringan Lokal Tanpa Peringatan Cuaca Ekstrem
  • 4 PLN Selidiki Gangguan Kelistrikan, Sejumlah Wilayah di Sumbagut Terdampak Padam
  • 5 Guncangan Sesaat Demi Posisi Tawar Sawit yang Lebih Kuat
  • 6 ASN Kuansing Nyambi Bertani, Cuan Rp 31 Juta Modal Dua Jam Sehari
  • 7 Pusat Tolak Cabut Izin PT Wanasari, Humas: Jangan Cari-Cari Kesalahan
  • 8 Dishub Pekanbaru Kerahkan Tiga Regu Patroli Amankan U-Turn
  • 9 Pospera Riau Apresiasi Langkah Polda Riau Pidanakan PT MM
Terkini +INDEKS

PHR Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Perkuat Kemandirian Energi dan Kinerja Berkelanjutan

04 Juni 2026
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
04 Juni 2026
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
04 Juni 2026
BRK Syariah Gandeng Wakaf Warrior, Perluas Pengembangan Wakaf Uang ke Jakarta
04 Juni 2026
Kesaksian Dani M Nursalam, Komitmen Rp 1 Miliar untuk Abdul Wahid Kandas karena OTT
04 Juni 2026
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
04 Juni 2026
Disdik Riau Larang Sekolah Manipulasi Data dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
04 Juni 2026
Desa Rawan Karhutla di Kampar Diinstruksikan Bangun Waduk Darurat
04 Juni 2026
Sinergi Pemprov Riau dan Baznas Biayai Rujukan Sembilan Warga Kurang Mampu ke Jakarta
04 Juni 2026
Langkah Pasti Putra Kuansing di Korps Adhyaksa: Priandi Firdaus Bahar Resmi Jabat Kasidik Kejati Kepri
04 Juni 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved