Pemko Pekanbaru Gandeng Pusat Percepat Normalisasi Sungai Atasi Banjir
RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat sebagai strategi utama mempercepat penanganan luapan air yang kerap merendam ruas jalan dan pemukiman warga. Kolaborasi ini diambil mengingat kompleksitas sistem drainase perkotaan yang memerlukan penanganan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyatakan bahwa durasi genangan yang lambat surut pasca-hujan deras menjadi fokus evaluasi saat ini. Meski intensitas hujan meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir, pemerintah berupaya memastikan air tidak mengendap dalam waktu lama di titik-titik rawan.
"Proses air untuk surut memang ada keterlambatan saat hujan lebat, tetapi kami upayakan tidak sampai berhari-hari. Penanganan di lapangan terus dimaksimalkan," tutur Agung Nugroho, Senin (11/5/2026).
Pemerintah kota sejauh ini telah menjalankan beberapa langkah teknis secara simultan:
Pengerukan Sedimen: Melakukan normalisasi anak sungai secara rutin untuk menambah daya tampung debit air kiriman.
Perawatan Infrastruktur: Mengoptimalkan anggaran pemeliharaan drainase guna memperbaiki saluran yang tersumbat atau rusak di wilayah padat penduduk.
Pemetaan Titik Rawan: Menentukan skala prioritas perbaikan pada lokasi-lokasi yang memiliki elevasi tanah rendah.
Agung Nugroho menambahkan, persoalan banjir di kota besar merupakan tantangan yang tidak bisa diselesaikan secara instan. Oleh karena itu, selain perawatan rutin, kerja sama lintas instansi menjadi kunci agar proyek jangka panjang penanggulangan banjir di Kota Bertuah dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. (Bil)
Berita Lainnya
Simpang Arifin-Sudirman Ditargetkan Berfungsi Akhir Desember 2026
Tembus 98 Kasus dalam 6 Bulan, Pemko Pekanbaru Minta Korban Kekerasan Anak Berani Bicara
Pemko Pekanbaru Kejar Hibah 18 Aset Eks Caltex demi Kepastian Nasib Warga
Respons Cepat Laporan Warga, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan Depan Mall SKA
Pemko Pekanbaru Fokus Antisipasi Asap Impor dari Wilayah Perbatasan
Pemko Pekanbaru Proyeksikan PAD Rp1,4 Triliun pada 2027
Simpang Arifin-Sudirman Ditargetkan Berfungsi Akhir Desember 2026
Tembus 98 Kasus dalam 6 Bulan, Pemko Pekanbaru Minta Korban Kekerasan Anak Berani Bicara
Pemko Pekanbaru Kejar Hibah 18 Aset Eks Caltex demi Kepastian Nasib Warga
Respons Cepat Laporan Warga, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan Depan Mall SKA
Pemko Pekanbaru Fokus Antisipasi Asap Impor dari Wilayah Perbatasan
Pemko Pekanbaru Proyeksikan PAD Rp1,4 Triliun pada 2027