Targetkan Peningkatan SDM, Sekolah di Riau Diminta Kawal Pendaftaran Beasiswa Sawit
RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan menginstruksikan percepatan sosialisasi Beasiswa Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit 2026. Langkah ini diambil guna memastikan lulusan SMA dan SMK di wilayah sentra perkebunan dapat mengakses pembiayaan pendidikan tinggi secara penuh.
Kepala Dinas Pendidikan Riau Erisman Yahya melalui surat resmi Nomor 4/DISDIK/2026 meminta seluruh kepala sekolah menengah untuk proaktif melakukan pendampingan administrasi bagi siswa kelas XII maupun alumni. Instruksi ini merupakan respons atas surat dari Dinas Perkebunan Riau mengenai persiapan pelaksanaan program beasiswa nasional tersebut.
Erisman Yahya menyatakan bahwa sebagai daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia, Riau memiliki kepentingan besar untuk memperkuat kompetensi tenaga kerja di sektor ini. Selama ini, Riau tercatat sebagai salah satu provinsi dengan jumlah penerima manfaat beasiswa sawit terbanyak di tingkat nasional.
"Kami mendorong sekolah-sekolah segera menyampaikan informasi ini dan membantu para siswa memenuhi persyaratan yang dibutuhkan. Target kami ada peningkatan jumlah penerima dari Riau tahun ini," ujar Erisman di Pekanbaru, Jumat (8/5/2026).
Program beasiswa ini mencakup seluruh biaya kuliah bagi calon mahasiswa yang lolos seleksi. Selain jalur akademik, bantuan pendidikan ini menyasar kelompok yang terlibat langsung dalam ekosistem perkebunan, mulai dari pekebun mandiri, keluarga buruh tani, pengurus lembaga pekebun, hingga aparatur sipil negara yang membidangi sektor kelapa sawit.
Berdasarkan regulasi dalam Keputusan Direktorat Jenderal Perkebunan Nomor 43 Tahun 2026, pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi Kementerian Pertanian. Sejumlah dokumen utama yang wajib disiapkan peserta meliputi legalitas identitas kependudukan, ijazah atau surat keterangan lulus, serta surat keterangan sehat.
Terdapat pula persyaratan khusus yang bersifat administratif, seperti legalitas lahan bagi keluarga pekebun atau surat keterangan kerja bagi karyawan perusahaan kelapa sawit. Peserta juga diwajibkan berkomitmen untuk berkontribusi kembali di sektor kelapa sawit setelah menyelesaikan masa studi.
Dinas Pendidikan Riau menekankan pentingnya peran operator sekolah dalam membantu proses unggah dokumen guna meminimalisasi kendala teknis saat seleksi administrasi berlangsung. Program ini diharapkan dapat memutus rantai kendala biaya pendidikan bagi generasi muda di pelosok daerah yang ingin mendalami ilmu perkebunan. (Bil)
Berita Lainnya
Pemprov Riau Andalkan Data BPS untuk Arah Kebijakan dan Anggaran Daerah
Desak Tambahan Anggaran Pusat, Pemprov Riau Minta Komisi X DPR RI Perhatikan Kebutuhan Daerah
Gandeng Budayawan Riau, Flyover Simpang Panam Dirancang Jadi Ikon Baru Pekanbaru
Kepercayaan Publik Naik, Indeks Anti-Korupsi Layanan Pajak di Riau Tembus 96,91
Lahan Target Tuntas Akhir 2026, Pembangunan Fisik Flyover Simpang Panam Dimulai 2027
Penataan Kawasan Olahraga, Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Bangunan Liar Pedagang di Stadion Utama
Pemprov Riau Andalkan Data BPS untuk Arah Kebijakan dan Anggaran Daerah
Desak Tambahan Anggaran Pusat, Pemprov Riau Minta Komisi X DPR RI Perhatikan Kebutuhan Daerah
Gandeng Budayawan Riau, Flyover Simpang Panam Dirancang Jadi Ikon Baru Pekanbaru
Kepercayaan Publik Naik, Indeks Anti-Korupsi Layanan Pajak di Riau Tembus 96,91
Lahan Target Tuntas Akhir 2026, Pembangunan Fisik Flyover Simpang Panam Dimulai 2027
Penataan Kawasan Olahraga, Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Bangunan Liar Pedagang di Stadion Utama