Kuota Beasiswa Pekanbaru Ditambah, Guru Kini Masuk Skema Penerima
RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan reposisi kebijakan sektor pendidikan dengan memperluas sasaran penerima bantuan studi. Tidak hanya menyasar mahasiswa berprestasi dan kurang mampu, alokasi beasiswa tahun ini resmi mencakup tenaga pendidik untuk meningkatkan standar kualifikasi guru di Ibu Kota Provinsi Riau tersebut.
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan adanya kesinambungan kualitas antara peserta didik dan pengajar. Peningkatan anggaran dan cakupan program ini diharapkan mampu memutus rantai kendala biaya bagi guru yang ingin melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.
"Program beasiswa kita tambah, termasuk beasiswa untuk guru juga kita tingkatkan," ujar Agung saat dikonfirmasi di Pekanbaru, Senin (4/5/2026).
Selain penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mengintegrasikan isu ekologi ke dalam kurikulum lokal. Fokusnya adalah mengubah wajah sekolah menjadi pusat persemaian nilai-nilai keberlanjutan lingkungan.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Syafrian Tommy menjelaskan bahwa institusi pendidikan harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan visi kota yang bersih dan hijau. Menurut dia, pembenahan kualitas pendidikan tidak boleh terlepas dari realitas lingkungan sekitar.
"Membangun kota yang bersih dan hijau harus dimulai dari dunia pendidikan. Nilai-nilai ini perlu ditanamkan sejak dini agar menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari," kata Syafrian Tommy.
Pihak Dinas Pendidikan juga sedang menyelaraskan materi pembelajaran agar lebih relevan dengan tantangan sosial dan lingkungan saat ini. Melalui strategi ganda—yakni bantuan finansial studi dan internalisasi budaya hijau—Pemerintah Kota Pekanbaru menargetkan lahirnya generasi yang memiliki kompetensi akademik sekaligus kesadaran ekologis yang kuat. (Bil)
Berita Lainnya
Simpang Arifin-Sudirman Ditargetkan Berfungsi Akhir Desember 2026
Tembus 98 Kasus dalam 6 Bulan, Pemko Pekanbaru Minta Korban Kekerasan Anak Berani Bicara
Pemko Pekanbaru Kejar Hibah 18 Aset Eks Caltex demi Kepastian Nasib Warga
Respons Cepat Laporan Warga, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan Depan Mall SKA
Pemko Pekanbaru Fokus Antisipasi Asap Impor dari Wilayah Perbatasan
Pemko Pekanbaru Proyeksikan PAD Rp1,4 Triliun pada 2027
Simpang Arifin-Sudirman Ditargetkan Berfungsi Akhir Desember 2026
Tembus 98 Kasus dalam 6 Bulan, Pemko Pekanbaru Minta Korban Kekerasan Anak Berani Bicara
Pemko Pekanbaru Kejar Hibah 18 Aset Eks Caltex demi Kepastian Nasib Warga
Respons Cepat Laporan Warga, Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan Depan Mall SKA
Pemko Pekanbaru Fokus Antisipasi Asap Impor dari Wilayah Perbatasan
Pemko Pekanbaru Proyeksikan PAD Rp1,4 Triliun pada 2027