Polda Riau Targetkan Penuntasan 110 Jembatan di Wilayah Terisolasi pada Juni 2026
RIAUIN.COM - Kepolisian Daerah Riau mempercepat konektivitas antardesa di wilayah pelosok melalui pengiriman 120 personel Satuan Tugas (Satgas) Darurat Merah Putih Presisi Tahap II. Para personel ini difokuskan untuk merampungkan pembangunan 83 jembatan di berbagai kabupaten guna memutus isolasi geografis yang selama ini menghambat akses pendidikan dan ekonomi warga.
Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi menjelaskan bahwa langkah ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan tahap pertama yang telah menyelesaikan 27 titik penyeberangan. Dengan demikian, total infrastruktur yang menjadi sasaran program kolaboratif ini mencapai 110 unit jembatan di seluruh Provinsi Riau.
"Kami melihat masih banyak anak sekolah yang bertaruh nyawa menyeberangi sungai dengan sampan seadanya. Fokus kami adalah memberikan akses yang aman agar mereka tidak lagi menempuh jalur berisiko," ujar Brigjen Pol Hengki Haryadi usai memimpin apel pemberangkatan personel di Mapolda Riau, Rabu (15/4/2026).
Pengerjaan tahap kedua ini akan dibagi ke dalam dua gelombang dengan target penyelesaian pada Juni 2026. Berdasarkan pemetaan kerawanan infrastruktur, dua wilayah menjadi prioritas utama karena kondisi geografis yang ekstrem:
Kabupaten Indragiri Hilir area rawa dan sungai yang luas.
Kabupaten Kepulauan Meranti wilayah kepulauan yang sulit dijangkau moda transportasi darat.
Mengingat sulitnya akses logistik di kedua wilayah tersebut, personel yang diterjunkan tidak hanya bertugas melakukan pengamanan, tetapi juga terlibat aktif dalam percepatan konstruksi di lapangan.
Program ini mengedepankan model kerja sama pentahelix, yang mensinergikan peran aparat keamanan, pemerintah daerah, serta swadaya masyarakat setempat. Brigjen Pol Hengki Haryadi menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah proyek infrastruktur ini merupakan bentuk dukungan terhadap agenda pembangunan nasional dari pinggiran.
Polda Riau berharap pembukaan akses jalan melalui jembatan-jembatan baru ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat di daerah terpencil. Dengan keterlibatan personel lintas satuan, proyek ini diharapkan berjalan sesuai jadwal tanpa kendala keamanan berarti, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh warga di pelosok daerah. (*)
Berita Lainnya
Pemprov Riau Andalkan Data BPS untuk Arah Kebijakan dan Anggaran Daerah
Desak Tambahan Anggaran Pusat, Pemprov Riau Minta Komisi X DPR RI Perhatikan Kebutuhan Daerah
Gandeng Budayawan Riau, Flyover Simpang Panam Dirancang Jadi Ikon Baru Pekanbaru
Kepercayaan Publik Naik, Indeks Anti-Korupsi Layanan Pajak di Riau Tembus 96,91
Lahan Target Tuntas Akhir 2026, Pembangunan Fisik Flyover Simpang Panam Dimulai 2027
Penataan Kawasan Olahraga, Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Bangunan Liar Pedagang di Stadion Utama
Pemprov Riau Andalkan Data BPS untuk Arah Kebijakan dan Anggaran Daerah
Desak Tambahan Anggaran Pusat, Pemprov Riau Minta Komisi X DPR RI Perhatikan Kebutuhan Daerah
Gandeng Budayawan Riau, Flyover Simpang Panam Dirancang Jadi Ikon Baru Pekanbaru
Kepercayaan Publik Naik, Indeks Anti-Korupsi Layanan Pajak di Riau Tembus 96,91
Lahan Target Tuntas Akhir 2026, Pembangunan Fisik Flyover Simpang Panam Dimulai 2027
Penataan Kawasan Olahraga, Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Bangunan Liar Pedagang di Stadion Utama