• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Respons Keluhan SPPG, Pemkab Kuansing Ungkap Dasar Penetapan PJJ Mendadak
10 September 2026
Pengumuman PJJ Kabut Asap di Kuansing Mendadak, Pengelola SPPG Rugi Puluhan Juta
09 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026

  • Home
  • Opini

Kuansing Sedang 'Sakit', Mengapa Eksekutif dan Legislatif Belum Juga Lahirkan Perda BUMD?

Redaksi

Kamis, 02 April 2026 12:15:46 WIB
Cetak

Kantor Bupati Kuansing

 

Oleh: Hendrianto.

KABUPATEN Kuantan Singingi hari ini sedang tidak baik-baik saja. Jika kita mau jujur, daerah kita sedang "sakit". Keuangan daerah terseok-seok, defisit menganga lebar, dan pembangunan seolah berjalan di tempat. 

Di saat daerah lain sudah berlari mengejar kemajuan, kita di sini justru sibuk mengencangkan ikat pinggang karena kas daerah yang kian menipis. Anehnya, di tengah kondisi darurat ini, kita justru membiarkan diri kita "tangan terikat". 

Kita bicara soal BUMD. Secara logika sederhana, kalau dompet kosong, kita harus cari tambahan penghasilan. BUMD adalah mesinnya, ujung tombak untuk menjemput rupiah di luar pajak dan dana pusat agar PAD kita naik.

Tapi apa yang kita saksikan hari ini? Sebuah tontonan yang memuakkan: Kelumpuhan inisiatif. Sampai detik ini, Kuansing belum memiliki Perda BUMD. Ironisnya, baik pihak eksekutif maupun legislatif seolah menutup mata dan kehilangan gairah untuk melahirkan payung hukum ini.

Kita tidak melihat adanya niat serius dari pemerintah daerah untuk menyusun draf yang komprehensif, pun kita tidak melihat DPRD mendesak atau menggunakan hak inisiatifnya untuk memutus kebuntuan ini.

"Daerah ini seperti kapal yang bocor, tapi nahkoda dan awak kapalnya justru asyik berdiam diri, seolah tak punya nyali dan inisiatif untuk menambal kebocoran itu dengan regulasi yang jelas."

Setiap hari yang terbuang tanpa pengesahan aturan ini adalah bukti nyata dari abainya para pemangku kebijakan. Saat bapak-bapak di gedung terhormat dan kantor pemerintahan masih terjebak dalam zona nyaman, ribuan warga di pelosok Kuansing menahan napas karena jalan rusak tak diperbaiki dan bantuan sosial tersendat. Semuanya karena satu alasan klasik: Tidak ada uang.

Rakyat tidak butuh retorika "akan dibahas" atau "sedang dikaji". Rakyat butuh aksi nyata! Kita melihat kontras yang menyakitkan. Eksekutif seolah enggan bergerak menjemput bola. Legislatif seolah kehilangan taring dan fungsinya sebagai pengawas serta pendorong kemajuan.

Apakah kalian tidak punya rasa urgensi bahwa daerah ini butuh "keran uang" baru? Ataukah ketiadaan inisiatif ini sengaja dipelihara demi kepentingan politik tertentu yang takut jika BUMD dikelola secara profesional?

Masyarakat mulai muak. Kritik di media sosial dan kedai kopi bukan sekadar bising tanpa makna, tapi cermin keputusasaan. Mereka bertanya: "Apakah pemimpin dan wakil rakyat kita benar-benar bekerja untuk masa depan Kuansing, atau hanya sekadar mengisi jabatan tanpa meninggalkan warisan kebijakan yang berarti?"

Efisiensi dengan memotong perjalanan dinas hanyalah solusi jangka pendek yang bersifat "obat penenang". Kita butuh solusi permanen berupa pemasukan baru. Membiarkan Kuansing tetap tanpa Perda BUMD karena ketiadaan inisiatif bersama adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanat rakyat.

Sudah saatnya eksekutif dan legislatif Kuansing bangun dari tidurnya. Berhentilah saling tunggu, berhentilah saling lempar tanggung jawab. Pengesahan Perda BUMD bukan soal siapa yang hebat, tapi soal keberlangsungan hidup negeri yang kita cintai ini.

Wahai Bapak-Bapak di pemerintahan dan DPRD, lihatlah ke luar jendela gedung megah kalian. Di sana, ada rakyat yang menunggu bukti keberanian dan inisiatif kalian. 

Jangan sampai sejarah mencatat bahwa saat Kuansing sedang jatuh, pemimpin dan wakil rakyatnya justru menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas matinya ekonomi daerah karena sikap apatis mereka sendiri.

"Ketuk palunya sekarang, lahirkan inisiatif itu hari ini, atau rakyat yang akan mengetuk pintu kesadaran kalian dengan cara yang lebih keras!" (***) 
 


Sumber : Riauin.com /  Editor : Hendrianto


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin

Kalau Alam Sudah Menegur

Pacu Jalur, Adat, dan Kesejahteraan: Rekomendasi Konkret untuk Pemkab Kuansing

Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye

RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?

Krisis Kepercayaan: Mengapa Publik Meragukan Media Arus Utama

Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin

Kalau Alam Sudah Menegur

Pacu Jalur, Adat, dan Kesejahteraan: Rekomendasi Konkret untuk Pemkab Kuansing

Kepala Daerah: Antara Popularitas dan Janji Kampanye

RUU Migas Memperkuat Wilayah Penghasil atau Hanya Mengubah Penataan Kekuasaan di Pusat?

Krisis Kepercayaan: Mengapa Publik Meragukan Media Arus Utama

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
  • 2 Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas
  • 3 Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
  • 4 BRK Syariah dan Pemko Tanjungpinang Luncurkan Gurindam Pay, Inovasi Digital untuk Optimalkan PAD Secara Real Time
  • 5 Pusaran Dugaan Rp4,8 Miliar PPPK Kuansing: Suhardiman Amby Disebut Bakal Bernyanyi di KPK, Pintu Masuk Kunci Tersangka Baru
  • 6 Kilang Dumai Dipastikan Aman, Pertamina Sampaikan Maaf Atas Kebisingan Saat Start Up Unit
  • 7 Perkuat Kapasitas Nasional, PHR Resmi Luncurkan Program Magang Batch 9
  • 8 Pemprov Riau Kategorikan BRK Syariah Berkinerja Positif, Jadi Salah Satu Penopang Utama PAD
  • 9 DPR RI Desak Kemendagri Bentuk Ditjen BUMD, Optimalkan Kekayaan Alam Riau
Terkini +INDEKS

Ketua DPRD Riau Terima Aspirasi KSPSI, Soroti 8 Isu Krusial dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

10 September 2026
PLN Dorong Songket Banyuasin Naik Kelas, Perkuat Perajin Lokal hingga Bidik Pasar Global
10 September 2026
Polres Siak Resmi Tetapkan Pengasuh Ponpes Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak
10 September 2026
Puluhan Dapur Program MBG di Riau Dibekukan BGN, Rohil Terbanyak
10 September 2026
Satpol PP Pekanbaru Instruksikan Pembongkaran Mandiri 17 Lapak Liar di Jalan Air Hitam
10 September 2026
Wajah Baru Monumen F-16 Lanud Roesmin Nurjadin, Ada Ilustrasi Arjuna Memanah di Ekor Pesawat
10 September 2026
Polresta Pekanbaru Usut Laporan Dugaan Kekerasan Seksual IRT oleh Pengusaha
10 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Bupati Rohil Serahkan Dokumen Dukungan Pembentukan Provinsi Riau Pesisir
10 September 2026
Mendagri Serahkan Penghargaan Lingkungan IMT-GT ke Wakil Walikota Pekanbaru
10 September 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved