PSPS Pekanbaru Tempati Peringkat Kedelapan di Akhir Putaran Kedua Liga 2
RIAUIN.COM - Putaran kedua Liga 2 Championship musim 2025/2026 resmi berakhir dengan menempatkan PSPS Pekanbaru di posisi kedelapan klasemen Grup Barat. Meski berada di papan bawah, klub berjuluk Askar Bertuah tersebut dinilai masih memiliki peluang untuk mengamankan posisi dari ancaman degradasi pada putaran ketiga mendatang.
Berdasarkan hasil klasemen akhir putaran kedua, PSPS Pekanbaru mengantongi 21 poin dari 18 pertandingan yang telah dilakoni. Tim asuhan Askar Bertuah ini mencatatkan lima kemenangan, enam hasil imbang, dan tujuh kali kalah. Secara produktivitas, PSPS mencetak 29 gol namun kebobolan 35 kali, sehingga memiliki selisih gol minus enam.
Sekretaris PSPS Pekanbaru M Teza Taufik menyatakan bahwa posisi saat ini menempatkan tim dalam situasi yang relatif aman dari zona degradasi langsung. Kendati demikian, ia mengakui tantangan pada putaran ketiga akan jauh lebih berat akibat regulasi format kompetisi.
"Posisi kedelapan ini memang masih aman, namun tantangan di putaran ketiga cukup besar. Kami akan melakoni lebih banyak laga tandang," ujar Teza di Pekanbaru, Kamis (5/2/2026).
Sesuai regulasi musim ini, Liga 2 menggunakan format tiga putaran untuk menentukan nasib tim. Tiket promosi otomatis ke Liga Super 2026/2027 hanya akan diberikan kepada pemuncak klasemen akhir di setiap wilayah setelah putaran ketiga usai. Sementara itu, tim yang finis di peringkat kedua Grup Barat dan Grup Timur harus melalui babak playoff untuk memperebutkan satu slot promosi tersisa.
Pada putaran ketiga yang dijadwalkan mulai bergulir setelah 31 Januari 2026, PSPS Pekanbaru akan tergabung dalam kelompok tim peringkat 6 hingga 10. Konsekuensinya, PSPS harus menjalani jadwal yang kurang menguntungkan, yakni lima pertandingan tandang dan hanya empat laga kandang.
Penentuan jadwal pertandingan sepenuhnya bergantung pada mekanisme pengundian (drawing) yang merujuk pada posisi klasemen akhir putaran kedua. Saat ini, manajemen PSPS Pekanbaru tengah bersiap menghadapi proses undian tersebut yang dianggap krusial dalam menentukan langkah tim untuk menjauh dari zona merah.
Di sisi lain, Garudayaksa FC masih menunjukkan dominasinya dengan memimpin puncak klasemen Grup Barat. Namun, posisi tersebut belum memberikan jaminan kelolosan karena setiap tim masih harus menuntaskan sembilan laga tambahan di putaran terakhir. (Bil)
Berita Lainnya
Ratusan Karateka Muda Berkompetisi di Pekanbaru, Forki Targetkan Kejuaraan Nasional
Terus Melesat, CBR Series Kembali Harumkan Indonesia di ARRC Buriram
Sempat Unggul Dua Kali, PSPS Pekanbaru Menyerah di Tangan FC Bekasi City
PSPS Pekanbaru Tekuk Sumsel United 2-0
PSPS Pekanbaru Segel Tempat di Liga 2 Musim Depan
PSPS Pekanbaru Bertekad Amankan Poin di Rumbai
Ratusan Karateka Muda Berkompetisi di Pekanbaru, Forki Targetkan Kejuaraan Nasional
Terus Melesat, CBR Series Kembali Harumkan Indonesia di ARRC Buriram
Sempat Unggul Dua Kali, PSPS Pekanbaru Menyerah di Tangan FC Bekasi City
PSPS Pekanbaru Tekuk Sumsel United 2-0
PSPS Pekanbaru Segel Tempat di Liga 2 Musim Depan
PSPS Pekanbaru Bertekad Amankan Poin di Rumbai