Empat Daerah di Riau Masih Terendam Banjir, Ratusan Keluarga Mengungsi
RIAUIN.COM - Bencana hidrometeorologi berupa banjir masih meluas di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau mencatat empat wilayah dilanda banjir, menyebabkan ratusan kepala keluarga (KK) terdampak dan puluhan warga terpaksa mengungsi.
Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah dengan dampak terparah. Banjir dilaporkan merendam lima titik di lima desa, menyeret 231 KK terdampak. Sebanyak 11 KK di antaranya harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Ketinggian air bervariasi, antara 10 sentimeter hingga 50 sentimeter.
Di Kabupaten Siak, banjir juga meluas dan merendam delapan titik di delapan desa. Tercatat 57 KK terdampak, dengan 40 KK harus mengungsi karena tingginya genangan. Ketinggian air di Siak berkisar 20 hingga 50 sentimeter. Namun, BPBD Damkar Riau melaporkan sejumlah lokasi di Siak sudah mulai memperlihatkan tanda-tanda air surut.
Banjir juga menjangkau wilayah perkotaan. Di Kota Pekanbaru, satu titik banjir terjadi di satu kelurahan dan berdampak pada 15 KK, dengan ketinggian air antara 30 hingga 45 sentimeter. Sementara itu, di Kota Dumai, lima KK terdampak banjir di satu kelurahan, dengan ketinggian air antara 20 hingga 50 sentimeter.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Damkar Riau Jim Ghofur mengatakan, pihaknya terus melakukan langkah penanganan. Upaya yang dilakukan mencakup evakuasi warga terdampak dan pendirian tempat pengungsian di lokasi yang membutuhkan.
BPBD Damkar Riau juga telah menyalurkan bantuan logistik serta menyiapkan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar warga. Penanganan teknis seperti pembersihan kanal dan saluran air menggunakan alat berat juga dilakukan untuk mempercepat surutnya genangan air.
Jim Ghofur menambahkan, BPBD Damkar Riau terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk perusahaan di sekitar lokasi, serta melakukan pemantauan dan patroli rutin. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi tetap terkendali dan penanganan dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mengingat kondisi cuaca masih berpotensi hujan intensitas sedang hingga tinggi. Warga yang tinggal di daerah rawan banjir diminta segera melapor jika terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya agar penanganan dapat dilakukan sesegera mungkin.
Sumber: Tribunpekanbaru
Berita Lainnya
Gandeng Budayawan Riau, Flyover Simpang Panam Dirancang Jadi Ikon Baru Pekanbaru
Kepercayaan Publik Naik, Indeks Anti-Korupsi Layanan Pajak di Riau Tembus 96,91
Lahan Target Tuntas Akhir 2026, Pembangunan Fisik Flyover Simpang Panam Dimulai 2027
Penataan Kawasan Olahraga, Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Bangunan Liar Pedagang di Stadion Utama
Pemerintah Provinsi Riau Hapus Denda Pajak Kendaraan Selama Agustus 2026
Harga TBS Swadaya di Riau Naik Lagi, Dipicu Penguatan Pasar CPO
Gandeng Budayawan Riau, Flyover Simpang Panam Dirancang Jadi Ikon Baru Pekanbaru
Kepercayaan Publik Naik, Indeks Anti-Korupsi Layanan Pajak di Riau Tembus 96,91
Lahan Target Tuntas Akhir 2026, Pembangunan Fisik Flyover Simpang Panam Dimulai 2027
Penataan Kawasan Olahraga, Satpol PP Pekanbaru Tertibkan Bangunan Liar Pedagang di Stadion Utama
Pemerintah Provinsi Riau Hapus Denda Pajak Kendaraan Selama Agustus 2026
Harga TBS Swadaya di Riau Naik Lagi, Dipicu Penguatan Pasar CPO