PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Hari Guru Nasional, Bupati Harapkan Guru di Pelosok Inhil untuk Tak Mudah Menyerah
TEMBILAHAN, Riauin.com - Menyambut datangnya Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2017 yang jatuh pada tanggal 25 November, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, HM Wardan mengingatkan kepada guru yang mengajar di daerah pelosok Inhil untuk tidak menyerah.
Ia juga mengimbau untuk terus berjuang menyalurkan ilmu dan pengetahuan kepada generasi penerus bangsa.
''Terus berjuang, jangan menyerah dengan keadaan. Pengorbanan guru yang tiada tara ini, semoga akan di balas oleh Allah SWT. Di tangan seorang guru bergantung sebuah harapan besar akan lahirnya generasi terbaik bangsa, akan lahir seorang negarawan, akan lahir orang-orang sukses di masa yang akan datang kelak,'' ujar Bupati, Sabtu (18/11/2017).
Ia juga menambahkan, seorang guru memiliki peran penting untuk mencerdaskan anak bangsa dalam keberagaman yang ada, khususnya di Inhil.
Menurut Bupati, di lingkungan sekolah, anak didik perlu diberikan pemahaman oleh seorang guru tentang keberagaman suku, agama, ras dan golongan sebagai sebuah kekayaan yang telah ada sejak zaman nenek moyang ratusan tahun silam.
''Sampaikan kepada anak didik, keberagaman bukan lah sebuah sekat pemisah, melainkan sebuah kekayaan yang tidak dimiliki semua daerah. Atas keberagaman yang ada, sudah sepatutnya mereka bersyukur,'' ujar mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau itu, seperti dilansir dari goriau.
Ragam suku, budaya dan agama yang menjadi khazanah daerah, dikatakan Bupati, harus dibarengi dengan toleransi yang tinggi dalam implementasi kehidupan sehari - hari. Setiap anak didik harus menghargai satu sama lain, meski memiliki perbedaan suku, budaya maupun agama.
''Berikan pemahaman akan pentingnya rasa saling menghargai sebagai wujud dari toleransi. Ini tugas seorang guru di sekolah. Imbau anak didik agar jangan mencela teman yang berbeda suku, budaya atau agamanya. Hargai mereka dengan adat dan tradisi yang mereka jalankan,'' tukas HM Wardan.(nol)
Ia juga mengimbau untuk terus berjuang menyalurkan ilmu dan pengetahuan kepada generasi penerus bangsa.
''Terus berjuang, jangan menyerah dengan keadaan. Pengorbanan guru yang tiada tara ini, semoga akan di balas oleh Allah SWT. Di tangan seorang guru bergantung sebuah harapan besar akan lahirnya generasi terbaik bangsa, akan lahir seorang negarawan, akan lahir orang-orang sukses di masa yang akan datang kelak,'' ujar Bupati, Sabtu (18/11/2017).
Ia juga menambahkan, seorang guru memiliki peran penting untuk mencerdaskan anak bangsa dalam keberagaman yang ada, khususnya di Inhil.
Menurut Bupati, di lingkungan sekolah, anak didik perlu diberikan pemahaman oleh seorang guru tentang keberagaman suku, agama, ras dan golongan sebagai sebuah kekayaan yang telah ada sejak zaman nenek moyang ratusan tahun silam.
''Sampaikan kepada anak didik, keberagaman bukan lah sebuah sekat pemisah, melainkan sebuah kekayaan yang tidak dimiliki semua daerah. Atas keberagaman yang ada, sudah sepatutnya mereka bersyukur,'' ujar mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau itu, seperti dilansir dari goriau.
Ragam suku, budaya dan agama yang menjadi khazanah daerah, dikatakan Bupati, harus dibarengi dengan toleransi yang tinggi dalam implementasi kehidupan sehari - hari. Setiap anak didik harus menghargai satu sama lain, meski memiliki perbedaan suku, budaya maupun agama.
''Berikan pemahaman akan pentingnya rasa saling menghargai sebagai wujud dari toleransi. Ini tugas seorang guru di sekolah. Imbau anak didik agar jangan mencela teman yang berbeda suku, budaya atau agamanya. Hargai mereka dengan adat dan tradisi yang mereka jalankan,'' tukas HM Wardan.(nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK