PILIHAN
Hari Guru Nasional, Bupati Harapkan Guru di Pelosok Inhil untuk Tak Mudah Menyerah
TEMBILAHAN, Riauin.com - Menyambut datangnya Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2017 yang jatuh pada tanggal 25 November, Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, HM Wardan mengingatkan kepada guru yang mengajar di daerah pelosok Inhil untuk tidak menyerah.
Ia juga mengimbau untuk terus berjuang menyalurkan ilmu dan pengetahuan kepada generasi penerus bangsa.
''Terus berjuang, jangan menyerah dengan keadaan. Pengorbanan guru yang tiada tara ini, semoga akan di balas oleh Allah SWT. Di tangan seorang guru bergantung sebuah harapan besar akan lahirnya generasi terbaik bangsa, akan lahir seorang negarawan, akan lahir orang-orang sukses di masa yang akan datang kelak,'' ujar Bupati, Sabtu (18/11/2017).
Ia juga menambahkan, seorang guru memiliki peran penting untuk mencerdaskan anak bangsa dalam keberagaman yang ada, khususnya di Inhil.
Menurut Bupati, di lingkungan sekolah, anak didik perlu diberikan pemahaman oleh seorang guru tentang keberagaman suku, agama, ras dan golongan sebagai sebuah kekayaan yang telah ada sejak zaman nenek moyang ratusan tahun silam.
''Sampaikan kepada anak didik, keberagaman bukan lah sebuah sekat pemisah, melainkan sebuah kekayaan yang tidak dimiliki semua daerah. Atas keberagaman yang ada, sudah sepatutnya mereka bersyukur,'' ujar mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau itu, seperti dilansir dari goriau.
Ragam suku, budaya dan agama yang menjadi khazanah daerah, dikatakan Bupati, harus dibarengi dengan toleransi yang tinggi dalam implementasi kehidupan sehari - hari. Setiap anak didik harus menghargai satu sama lain, meski memiliki perbedaan suku, budaya maupun agama.
''Berikan pemahaman akan pentingnya rasa saling menghargai sebagai wujud dari toleransi. Ini tugas seorang guru di sekolah. Imbau anak didik agar jangan mencela teman yang berbeda suku, budaya atau agamanya. Hargai mereka dengan adat dan tradisi yang mereka jalankan,'' tukas HM Wardan.(nol)
Ia juga mengimbau untuk terus berjuang menyalurkan ilmu dan pengetahuan kepada generasi penerus bangsa.
''Terus berjuang, jangan menyerah dengan keadaan. Pengorbanan guru yang tiada tara ini, semoga akan di balas oleh Allah SWT. Di tangan seorang guru bergantung sebuah harapan besar akan lahirnya generasi terbaik bangsa, akan lahir seorang negarawan, akan lahir orang-orang sukses di masa yang akan datang kelak,'' ujar Bupati, Sabtu (18/11/2017).
Ia juga menambahkan, seorang guru memiliki peran penting untuk mencerdaskan anak bangsa dalam keberagaman yang ada, khususnya di Inhil.
Menurut Bupati, di lingkungan sekolah, anak didik perlu diberikan pemahaman oleh seorang guru tentang keberagaman suku, agama, ras dan golongan sebagai sebuah kekayaan yang telah ada sejak zaman nenek moyang ratusan tahun silam.
''Sampaikan kepada anak didik, keberagaman bukan lah sebuah sekat pemisah, melainkan sebuah kekayaan yang tidak dimiliki semua daerah. Atas keberagaman yang ada, sudah sepatutnya mereka bersyukur,'' ujar mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau itu, seperti dilansir dari goriau.
Ragam suku, budaya dan agama yang menjadi khazanah daerah, dikatakan Bupati, harus dibarengi dengan toleransi yang tinggi dalam implementasi kehidupan sehari - hari. Setiap anak didik harus menghargai satu sama lain, meski memiliki perbedaan suku, budaya maupun agama.
''Berikan pemahaman akan pentingnya rasa saling menghargai sebagai wujud dari toleransi. Ini tugas seorang guru di sekolah. Imbau anak didik agar jangan mencela teman yang berbeda suku, budaya atau agamanya. Hargai mereka dengan adat dan tradisi yang mereka jalankan,'' tukas HM Wardan.(nol)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V