Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
Reporter Pacu Jalur Legendaris, Darwis, Ambil Langkah Hukum Setelah Jadi Korban Perundungan Netizen
Darwis Reporter Pacu Jalur Legendaris
RIAUIN.COM — Reporter dan komentator pacu jalur legendaris, Darwis, mengambil langkah tegas dengan melaporkan sejumlah akun media sosial ke pihak kepolisian.
Hal ini dilakukan setelah ia menjadi korban perundungan atau bullying oleh oknum netizen yang mengunggah narasi tidak pantas dan menyakitkan.
Keputusan ini diambil setelah Darwis, yang dikenal luas sebagai salah satu komentator pacu jalur terbaik dari Kuantan Singingi (Kuansing), merasa sangat dirugikan secara mental.
Akibatnya, ia memilih untuk "gantung mic" atau istirahat sementara dari tugasnya sebagai komentator.
"Ini sudah sangat menyakitkan bagi saya. Oleh karena itu, saya istirahat dulu sebagai komentator," ujar Darwis saat dikonfirmasi oleh riauin.com pada Jumat pagi (21/8/2025).
Aksi perundungan ini tidak hanya berdampak pada Darwis seorang. Sebagai bentuk solidaritas, beberapa komentator pacu jalur lain juga ikut memilih untuk beristirahat.
Kondisi ini dikhawatirkan akan mengurangi keseruan jalannya perlombaan pacu jalur pada hari ini, karena laporan dan ulasan dari para komentator andal tidak akan terdengar seperti biasanya.
Pada Jumat pagi ini, Darwis mendatangi kantor polisi untuk secara resmi melaporkan akun-akun yang telah melakukan perundungan terhadap dirinya.
Langkah hukum ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi para pelaku perundungan di media sosial dan mengembalikan nama baik Darwis.
Dari kolom komentar di media sosial, terlihat ribuan netizen mendukung langkah hukum yang ditempuh oleh komentator andal tersebut.
Bahkan, netizen mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap pemilik akun yang telah mem-bully Darwis.
"Tolong polisi segera tangkap pemilik akun yang mem-bully Pak Darwis. Jika tidak, jangan salahkan kami yang akan mencari pelaku," demikian mayoritas komentar netizen. (hen)
Berita Lainnya
Respons Keluhan SPPG, Pemkab Kuansing Ungkap Dasar Penetapan PJJ Mendadak
Pengumuman PJJ Kabut Asap di Kuansing Mendadak, Pengelola SPPG Rugi Puluhan Juta
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
Pusaran Dugaan Rp4,8 Miliar PPPK Kuansing: Suhardiman Amby Disebut Bakal Bernyanyi di KPK, Pintu Masuk Kunci Tersangka Baru
Respons Keluhan SPPG, Pemkab Kuansing Ungkap Dasar Penetapan PJJ Mendadak
Pengumuman PJJ Kabut Asap di Kuansing Mendadak, Pengelola SPPG Rugi Puluhan Juta
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
Pusaran Dugaan Rp4,8 Miliar PPPK Kuansing: Suhardiman Amby Disebut Bakal Bernyanyi di KPK, Pintu Masuk Kunci Tersangka Baru