Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
Ekonomi Riau Tempati Posisi Enam Nasional, Tertinggi Kedua di Luar Jawa pada Triwulan II-2025
RIAUIN.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat bahwa Riau kembali menunjukkan peran strategisnya dalam perekonomian nasional pada Triwulan II tahun 2025.
Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi, mengungkapkan bahwa Riau menyumbang 4,98 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, menempatkannya di peringkat keenam secara nasional dan menjadi provinsi dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar kedua di luar Pulau Jawa, setelah Sumatera Utara yang menyumbang 5,22 persen.
“Kontribusi terbesar masih berasal dari DKI Jakarta sebesar 16,61 persen, disusul Jawa Timur (14,44 persen), Jawa Barat (12,84 persen), dan Jawa Tengah (8,22 persen). Sementara provinsi lainnya menyumbang secara kumulatif 37,69 persen,” jelas Asep pada Jumat (15/8/2025).
PDRB Riau berdasarkan harga berlaku tercatat sebesar Rp293,05 triliun pada triwulan II-2025. Jika dihitung berdasarkan harga konstan 2010, nilainya mencapai Rp147,55 triliun.
Pertumbuhan ekonomi Riau secara tahunan (year-on-year) tercatat sebesar 4,59 persen. Di sisi produksi, sektor Jasa Lainnya menjadi yang paling tumbuh pesat dengan 9,37 persen, sementara dari sisi pengeluaran, ekspor luar negeri menjadi pendorong utama dengan peningkatan sebesar 12,77 persen.
Secara triwulanan (quarter-to-quarter), ekonomi Riau tumbuh 1,52 persen. Peningkatan ini didorong oleh sektor Transportasi dan Pergudangan yang mencatatkan lonjakan hingga 24,32 persen, berkat meningkatnya aktivitas logistik ekspor dan distribusi regional.
Untuk semester I-2025, pertumbuhan ekonomi Riau mencapai 4,62 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tertinggi secara sektoral terjadi pada bidang Jasa Pendidikan (9,54 persen), sementara dari sisi pengeluaran, ekspor luar negeri tumbuh 13,87 persen.
Menariknya, jika sektor migas dikeluarkan dari perhitungan, ekonomi Riau justru mencatatkan pertumbuhan yang lebih tinggi, yakni 5,06 persen. Hal ini menunjukkan pergeseran struktur ekonomi Riau ke arah sektor nonmigas yang lebih berkelanjutan.
“Capaian ini memperkuat posisi Riau sebagai kekuatan ekonomi utama di luar Pulau Jawa dan menjadi penopang penting pertumbuhan nasional,” tutup Asep. (Nab)
Berita Lainnya
Bara Gambut Pelalawan Disiram X Fire, Polda Riau Cari Metode Efektif Tangani Karhutla
Tekan Pengangguran Tembus 140 Ribu Orang, Disnakertrans Riau Fasilitasi Wawancara Kerja Langsung
Titik Panas di Riau Turun Tajam, BMKG Minta Warga Tetap Waspada Karhutla
Prakiraan Cuaca Riau, Hujan Diprediksi Merata dari Pagi hingga Dini Hari
Ketua DPRD Riau Terima Aspirasi KSPSI, Soroti 8 Isu Krusial dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Puluhan Dapur Program MBG di Riau Dibekukan BGN, Rohil Terbanyak
Bara Gambut Pelalawan Disiram X Fire, Polda Riau Cari Metode Efektif Tangani Karhutla
Tekan Pengangguran Tembus 140 Ribu Orang, Disnakertrans Riau Fasilitasi Wawancara Kerja Langsung
Titik Panas di Riau Turun Tajam, BMKG Minta Warga Tetap Waspada Karhutla
Prakiraan Cuaca Riau, Hujan Diprediksi Merata dari Pagi hingga Dini Hari
Ketua DPRD Riau Terima Aspirasi KSPSI, Soroti 8 Isu Krusial dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Puluhan Dapur Program MBG di Riau Dibekukan BGN, Rohil Terbanyak