PILIHAN
Mendagri Akhirnya Lantik Bupati Rohul dan Pelalawan Besok.
Asisten I Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie
MENGAKU salah paham terkait penundaan pelantikan dua kepala daerah Riau hasil Pilkada serentak Desember 2015, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo akhirnya mengeluarkan kebijakan melantik pasangan Bupati Rokan Hulu, Suparman-Sukiman dan Bupati Pelalawan, HM Harris-Zardewan, besok sore sekitar pukul 16.00 wib. Sedianya pelantikan dilaksanakan Selasa (19/4/2016) di Gedung DPRD Riau.
Informasi yang diterima dari Kemendagri, pelantikan akan dilaksanakan di Sasana Bhakti Praja, gedung C Lt 3, Kemendagri. Mendagri mengatakan dirinya bertanggung jawab atas penundaan pelantikan dua kepala daerah di Riau, sehingga dia sendiri yang akan melantik langsung.
"Ya, saya yang mengeluarkan SK, maka saya yang melantik langsung dengan delapa kepala daerah lainnya," kata Mendagri.
Kepala daerah yang juga akan dilantik bersamaan besok, Jumat (22/4/2016) diantaranya, Bupati Simalungun, Walikota Nias dan daerah lainnya.
Asisten I Bidang Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harrofie, mengatakan pihaknya telah menerima surat kawat dari Mendagri. "Kita sudah terima kawat dari Mendagri, pelantikan Bupati Rohul dan Bupati Pelalawan dilaksanakan besok di Jakarta," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penghubung Provinsi Riau, Doni Aprialdi ketika dikonfirmasi membenarkan akan rencana pelantikan tersebut. "Kita sudah terima tembusan surat dari Mendagri Nomor : 131/1478/SJ, isinya pemberitahuan kepada pihak Pemprov Riau, Sumut dan provinsi lain tentang pelantikan kepala daerah," jelas Doni. vie
Berita Lainnya
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol