PILIHAN
Sekda Meranti Sosialisasikan Bahaya Narkotika ke Pelajar SMA
Riauin.com - Narkoba bagi pelajar SMU sederajat Se-Kabupaten Kepulauan Meranti, dalam kegiatan yang ditaja Bagian Kesra Sekda dan SMUN I Selatpanjang itu, Sekda mengajak seluruh masyarakat khususnya generasi muda untuk menjauhi narkoba yang dapat merusak diri, bertempat di lapangan SMU I Selatpanjang, Kamis (16/11).
Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Meranti Yulian Norwis SE MM, Wakil Ketua DPRD Muzamil, Perwakilan BNN Provinsi Riau, Wakapolres Meranti, Kajari Meranti, Kadis Kesehatan, Kasat Narkoba Polres Meranti, Kabag Kesra, Pihak Granat, Ketua MUI, Tokoh Masyarakat/Adat/Agama, para guru pembimbing serta ratusan siswa dan siswi SMU.
Dijelaskan Sekda, penyalahgunaan narkoba sangat berbahaya bagi diri khususnya para generasi muda penerus bangsa, untuk itu atas nama Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi atas terselenggaranya acara penyuluhan bahaya Narkoba kepada para pelajar SMU sederajat Se-Kabupaten Kepulauan Meranti diharapkan melalui kegiatan ini dapat menghindari generasi muda dari bahaya narkoba yang merusak diri.
Lebih jauh dijelaskan Sekda dihadapan ratusan siswa dan siswi SMU, Meranti yang nota bene merupakan wilayah kepulauan dan berbatasan langsung dengan negara tetangga, sangat rentan menjadi pintu masuk dan peredaran narkoba untuk itu perlu keterlibatan semua pihak baik aparat hingga tokoh masyarakat untuk mengawasi dan membentengi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
"Kita harap mulai saat ini dan masa datang tidak ada lagi generasi muda Meranti yang terlibat Narkoba, dan kepada aparat diharapkan benar-benar dapat mengawasi dan menindak peredaran narkoba, kepada tokoh masyarakat dan agama dapat menularkan nilai nilai agama kepada generasi muda untuk membentengi diri dari bahaya narkoba, dan kepada orang tua untuk terus mengawasi anak-anaknya jangan sampai mengkonsumi Narkoba," paparnya.
"Saya juga menghimbau kepada guru pendidik untuk memberikan pengetahuan kepada anak didik akan bahaya narkoba begitu juga orang tua harus benar-benar mengawasi anaknya agar tidak mengkonsumi Narkoba yang dapat merusak diri bahkan menyebabkan kematian," jelas Sekda lagi.
Pemda sendiri ditekankan Sekda, sangat memberikan perhatian serius terhadap penyalahgunaan narkoba dikalangan generasi muda, berbagai upaya telah dilakukan mulai dari sosialisasi disekolah dan masjid dengan melibatkan tokoh agama dan masyarakat namun untuk menuntaskannya tidaklah mudah, diperlukan juga kesadaran dari masing-masing individu untuk menjauhi narkoba itu sendiri.
Dicontohkan Sekda, dari hasil razia BNN disejumlah tempat hiburan malam di Meranti (Rabu malam.red) telah mendapat 31 orang positif Narkoba, parahnya pagi diantaranya merupakan oknum PNS dan aparat penegak hukum.
"Jadi siapapun bisa terlibat narkoba, yang terpenting adalah bagaimana cara individu itu sendiri untuk menjauhi narkoba apalagi mencoba-coba narkoba," harap Sekda, seperti dilansir dari riauterkini.
Dengan terbebasnya masyarakat khususnya generasi muda Meranti dari mengkonsumsi narkoba serta serius menimba ilmu disekolah hingga perguruan tinggi, Sekda meyakini anak-anak muda Meranti akan mampu dan siap membangun negeri ini lebih baik lagi dimasa depan.(nol)
Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Meranti Yulian Norwis SE MM, Wakil Ketua DPRD Muzamil, Perwakilan BNN Provinsi Riau, Wakapolres Meranti, Kajari Meranti, Kadis Kesehatan, Kasat Narkoba Polres Meranti, Kabag Kesra, Pihak Granat, Ketua MUI, Tokoh Masyarakat/Adat/Agama, para guru pembimbing serta ratusan siswa dan siswi SMU.
Dijelaskan Sekda, penyalahgunaan narkoba sangat berbahaya bagi diri khususnya para generasi muda penerus bangsa, untuk itu atas nama Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi atas terselenggaranya acara penyuluhan bahaya Narkoba kepada para pelajar SMU sederajat Se-Kabupaten Kepulauan Meranti diharapkan melalui kegiatan ini dapat menghindari generasi muda dari bahaya narkoba yang merusak diri.
Lebih jauh dijelaskan Sekda dihadapan ratusan siswa dan siswi SMU, Meranti yang nota bene merupakan wilayah kepulauan dan berbatasan langsung dengan negara tetangga, sangat rentan menjadi pintu masuk dan peredaran narkoba untuk itu perlu keterlibatan semua pihak baik aparat hingga tokoh masyarakat untuk mengawasi dan membentengi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
"Kita harap mulai saat ini dan masa datang tidak ada lagi generasi muda Meranti yang terlibat Narkoba, dan kepada aparat diharapkan benar-benar dapat mengawasi dan menindak peredaran narkoba, kepada tokoh masyarakat dan agama dapat menularkan nilai nilai agama kepada generasi muda untuk membentengi diri dari bahaya narkoba, dan kepada orang tua untuk terus mengawasi anak-anaknya jangan sampai mengkonsumi Narkoba," paparnya.
"Saya juga menghimbau kepada guru pendidik untuk memberikan pengetahuan kepada anak didik akan bahaya narkoba begitu juga orang tua harus benar-benar mengawasi anaknya agar tidak mengkonsumi Narkoba yang dapat merusak diri bahkan menyebabkan kematian," jelas Sekda lagi.
Pemda sendiri ditekankan Sekda, sangat memberikan perhatian serius terhadap penyalahgunaan narkoba dikalangan generasi muda, berbagai upaya telah dilakukan mulai dari sosialisasi disekolah dan masjid dengan melibatkan tokoh agama dan masyarakat namun untuk menuntaskannya tidaklah mudah, diperlukan juga kesadaran dari masing-masing individu untuk menjauhi narkoba itu sendiri.
Dicontohkan Sekda, dari hasil razia BNN disejumlah tempat hiburan malam di Meranti (Rabu malam.red) telah mendapat 31 orang positif Narkoba, parahnya pagi diantaranya merupakan oknum PNS dan aparat penegak hukum.
"Jadi siapapun bisa terlibat narkoba, yang terpenting adalah bagaimana cara individu itu sendiri untuk menjauhi narkoba apalagi mencoba-coba narkoba," harap Sekda, seperti dilansir dari riauterkini.
Dengan terbebasnya masyarakat khususnya generasi muda Meranti dari mengkonsumsi narkoba serta serius menimba ilmu disekolah hingga perguruan tinggi, Sekda meyakini anak-anak muda Meranti akan mampu dan siap membangun negeri ini lebih baik lagi dimasa depan.(nol)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V