Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
Sembilan Pemuda-Pemudi Riau Terpilih dalam Program Nasional Da’i Muda 2025
RIAUIN.COM – Riau kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Sebanyak sembilan pemuda-pemudi asal provinsi ini berhasil lolos dalam seleksi Program Calon Da’i Muda (PCDM) 2025 yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kantor Wilayah Kemenag Riau, H. Masjekki Mari, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian ini.
“Alhamdulillah, ini adalah pencapaian luar biasa yang menunjukkan bahwa generasi muda kita mampu menyampaikan dakwah dengan pendekatan yang menyejukkan, moderat, serta relevan bagi masyarakat,” ungkapnya pada Selasa (12/8/2025).
Ia berharap para peserta tidak hanya menjadi penyampai dakwah, tetapi juga mampu menjadi inspirasi dan motor penggerak dalam pembangunan sosial dan keagamaan.
Masjekki menjelaskan bahwa sembilan peserta asal Riau akan menjalani masa magang di beberapa pondok pesantren ternama, seperti Pondok Pesantren Miftahul ‘Ulum Rajasinga Terisi Indramayu, Pondok Pesantren Nurul Huda Bekasi, Pondok Pesantren Modern Dzikir Al Fatah Sukami, serta Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah Purwakarta.
Selama program berlangsung, peserta akan mendapatkan berbagai materi pembinaan, mulai dari wawasan kebangsaan, teknik komunikasi dakwah, literasi media, hingga pelatihan menghadapi isu-isu strategis seperti radikalisme, intoleransi, dan penyebaran informasi keagamaan yang keliru.
“Selain itu, mereka juga dibekali dengan strategi dakwah berbasis media digital agar pesan-pesan Islam yang damai bisa menjangkau kalangan muda, termasuk generasi milenial dan Gen Z,” tambahnya.
Fadel Muhammad, salah satu peserta terpilih, mengungkapkan bahwa program ini merupakan kesempatan emas untuk memperdalam ilmu dakwah serta berkontribusi nyata bagi masyarakat.
“Saya ingin menjadi dai yang membangun pendekatan dakwah yang moderat serta aktif dalam pemberdayaan ekonomi umat,” ujarnya.
Dari 634 peserta yang mendaftar dari seluruh Indonesia, hanya 200 orang yang berhasil lolos seleksi. Sembilan di antaranya berasal dari Riau, yaitu:
Shabrian Hammam Fanesti – Pekanbaru (Digital Wakaf Market: Upgrading Wakaf Produktif Versi 5.0 sebagai Jalan Baru Pemberdayaan Ekonomi Umat di Era Platform).
Maharani Arimbi – Kampar (Peran Da’i dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat).
Rafli Nugraha – Kampar (Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Peternakan bagi Anak Muda).
Fadel Muhammad – Kampar (Koordinator Da’i Muda Riau) – (Pemberdayaan Ekonomi Umat melalui Industri Kreatif dan UMKM di Pekanbaru).
Hartono Mukti – Meranti (Pemberdayaan Ekonomi Umat dari Tani, Karet, dan Sagu di Kabupaten Kepulauan Meranti).
Dina Nurhasanah – Dumai (Merajut Kemandirian: Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Iman-Takwa dan Ilmu Pengetahuan).
Zulkifli – Kampar (Pemberdayaan Ekonomi Umat Masyarakat Suku Sakai).
Hadi Mar’ei Zain – Pekanbaru (Konsep Pemberdayaan Ekonomi Umat).
Dedi Prayoga – Pekanbaru (Pemberdayaan Ekonomi Umat: Konsep, Urgensi, dan Implementasinya dalam Perspektif Islam). (Nab)
Berita Lainnya
Puluhan Calon Anggota KPID Riau Bersiap Hadapi Ujian CAT Pekan Depan
Halaman Kantor Gubernur Riau Jadi Pusat Hiburan dan UMKM Akhir Pekan Ini
Tim SAR Gabungan Evakuasi Mahasiswa Unri yang Hilang di Waduk Kampus
Sumatera Membara, 24 Titik Panas Terdeteksi Kepung Riau
Sekwan DPRD Riau Evaluasi Pejabat Baru, Penempatan Jabatan Belum Permanen
Legalisasi Tambang Rakyat Kuansing Terkendala Aturan, Biaya Pascatambang Jadi Sorotan Ketua DPRD Riau
Puluhan Calon Anggota KPID Riau Bersiap Hadapi Ujian CAT Pekan Depan
Halaman Kantor Gubernur Riau Jadi Pusat Hiburan dan UMKM Akhir Pekan Ini
Tim SAR Gabungan Evakuasi Mahasiswa Unri yang Hilang di Waduk Kampus
Sumatera Membara, 24 Titik Panas Terdeteksi Kepung Riau
Sekwan DPRD Riau Evaluasi Pejabat Baru, Penempatan Jabatan Belum Permanen
Legalisasi Tambang Rakyat Kuansing Terkendala Aturan, Biaya Pascatambang Jadi Sorotan Ketua DPRD Riau