PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Dikukuhkan Gubernur Riau, Asosiasi UPK Diharapkan Kurangi Kemiskinan
PEKANBARU, Riauin.com - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman mengukuhkan Asosiasi Unit Pengelola Kegiatan (UPK) se-Provinsi Riau di Gedung Daerah Provinsi Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (15/11/2017).
Asosiasi UPK ini sendiri memiliki peranan dalam mengelola anggaran bergulir untuk desa di bawah bimbingan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Riau. Jumlahnya ada sebanyak 842 orang yang tesebar diseluruh kecamatan di Riau.
Dalam sambutannya, Gubri mengatakan, keberadaan Asosiasi UPK harus bisa menjadi wadah untuk mengentaskan kemiskinan di Riau. Hal ini selaras dengan visi dan misi Riau dalam mengentaskan kemiskinan.
"Asosiasi UPK ini tujuannya untuk mengentaskan kemiskinan, sejalan dengan visi dan misi Riau," ujar Gubri, seperti dilansir dari goriau.
Ia mengharapkan, Asosiasi UPK kabupaten/kota yang dikukuhkan harus menunjukan program dengan baik, akuntabel dan organisasinya solid.
"Jangan hanya kualitas namun juga kuantitas, harus punya data berapa lapangan kerja, berapa tingkt kemiskinan yang turun dengan UPK ini," jelas pria yang akrab disapa Andi Rachman ini.
Selain itu, ia mengingatkan supaya Asosiasasi UPK meningkatkan kemampuan kompetensi sesuai dengan kemajuan teknologi saat ini. "Yaitu dengan mengikuti pendidikan dan latihan, Bimtek dan lainnya," tandasnya. (nol)
Asosiasi UPK ini sendiri memiliki peranan dalam mengelola anggaran bergulir untuk desa di bawah bimbingan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Riau. Jumlahnya ada sebanyak 842 orang yang tesebar diseluruh kecamatan di Riau.
Dalam sambutannya, Gubri mengatakan, keberadaan Asosiasi UPK harus bisa menjadi wadah untuk mengentaskan kemiskinan di Riau. Hal ini selaras dengan visi dan misi Riau dalam mengentaskan kemiskinan.
"Asosiasi UPK ini tujuannya untuk mengentaskan kemiskinan, sejalan dengan visi dan misi Riau," ujar Gubri, seperti dilansir dari goriau.
Ia mengharapkan, Asosiasi UPK kabupaten/kota yang dikukuhkan harus menunjukan program dengan baik, akuntabel dan organisasinya solid.
"Jangan hanya kualitas namun juga kuantitas, harus punya data berapa lapangan kerja, berapa tingkt kemiskinan yang turun dengan UPK ini," jelas pria yang akrab disapa Andi Rachman ini.
Selain itu, ia mengingatkan supaya Asosiasasi UPK meningkatkan kemampuan kompetensi sesuai dengan kemajuan teknologi saat ini. "Yaitu dengan mengikuti pendidikan dan latihan, Bimtek dan lainnya," tandasnya. (nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK