PILIHAN
Dikukuhkan Gubernur Riau, Asosiasi UPK Diharapkan Kurangi Kemiskinan
PEKANBARU, Riauin.com - Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman mengukuhkan Asosiasi Unit Pengelola Kegiatan (UPK) se-Provinsi Riau di Gedung Daerah Provinsi Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (15/11/2017).
Asosiasi UPK ini sendiri memiliki peranan dalam mengelola anggaran bergulir untuk desa di bawah bimbingan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Riau. Jumlahnya ada sebanyak 842 orang yang tesebar diseluruh kecamatan di Riau.
Dalam sambutannya, Gubri mengatakan, keberadaan Asosiasi UPK harus bisa menjadi wadah untuk mengentaskan kemiskinan di Riau. Hal ini selaras dengan visi dan misi Riau dalam mengentaskan kemiskinan.
"Asosiasi UPK ini tujuannya untuk mengentaskan kemiskinan, sejalan dengan visi dan misi Riau," ujar Gubri, seperti dilansir dari goriau.
Ia mengharapkan, Asosiasi UPK kabupaten/kota yang dikukuhkan harus menunjukan program dengan baik, akuntabel dan organisasinya solid.
"Jangan hanya kualitas namun juga kuantitas, harus punya data berapa lapangan kerja, berapa tingkt kemiskinan yang turun dengan UPK ini," jelas pria yang akrab disapa Andi Rachman ini.
Selain itu, ia mengingatkan supaya Asosiasasi UPK meningkatkan kemampuan kompetensi sesuai dengan kemajuan teknologi saat ini. "Yaitu dengan mengikuti pendidikan dan latihan, Bimtek dan lainnya," tandasnya. (nol)
Asosiasi UPK ini sendiri memiliki peranan dalam mengelola anggaran bergulir untuk desa di bawah bimbingan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Riau. Jumlahnya ada sebanyak 842 orang yang tesebar diseluruh kecamatan di Riau.
Dalam sambutannya, Gubri mengatakan, keberadaan Asosiasi UPK harus bisa menjadi wadah untuk mengentaskan kemiskinan di Riau. Hal ini selaras dengan visi dan misi Riau dalam mengentaskan kemiskinan.
"Asosiasi UPK ini tujuannya untuk mengentaskan kemiskinan, sejalan dengan visi dan misi Riau," ujar Gubri, seperti dilansir dari goriau.
Ia mengharapkan, Asosiasi UPK kabupaten/kota yang dikukuhkan harus menunjukan program dengan baik, akuntabel dan organisasinya solid.
"Jangan hanya kualitas namun juga kuantitas, harus punya data berapa lapangan kerja, berapa tingkt kemiskinan yang turun dengan UPK ini," jelas pria yang akrab disapa Andi Rachman ini.
Selain itu, ia mengingatkan supaya Asosiasasi UPK meningkatkan kemampuan kompetensi sesuai dengan kemajuan teknologi saat ini. "Yaitu dengan mengikuti pendidikan dan latihan, Bimtek dan lainnya," tandasnya. (nol)
Berita Lainnya
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Konsisten Cetak Juara, YAME Taekwondo Kembali Harumkan Nama Riau di Level Nasional
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Konsisten Cetak Juara, YAME Taekwondo Kembali Harumkan Nama Riau di Level Nasional