PILIHAN
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Gagal Buli BBM, Sapi Pun Jadi
29 Mei 2026
Jabatan Tak Boleh Berkurban
28 Mei 2026
Heri Sugianto Siswa SD N 014 Kec. Rambah: Trimakasih Bapak Tentara Telah Mengajari Kami
PASIRPENGARAIAN, Riauin.com - Disiplin sangat berguna bagi seluruh lapisan masyarakat sekeliling daerah teritorial tampaknya harus tetap diterapkan pada diri setiap anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Seperti yang sedang dilakukan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 02 Rambah Kodim 0313/Kpr Serka Yendri memberikan meteri tentang Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa dan siswi Sekolah SD N 014 Sungai Deras Desa Suka Maju Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu yang mendapat respon positif dari seorang siswa Kls IV Heri Sugianto.
"Aku merasa senang pak," ungkap Heri yang didamping Amrul guru SD N 014, Sabtu (11/11.) kemaren.
Meski terlihat diwajahnya yang mungil tampak sudah lelah, hal tersebut tidak membuat dirinya merasa enggan dalam melaksanakan latihan.
"Terimakasih ya pak tentara telah mengajari kami," imbuhnya sambil tersenyum yang terlihat diwajahnya yang polos.
Kegiatan latihan ini merupakan permintaan dari Kepala Sekolah SD N 014 kepada Danramil 02 Rambah. dengan harapan agar anak didiknya dilatih dalam kegiatan Peraturan Baris Berbaris.
"Kami mendapat printah dari Danramil, ya kita langsung turun kelapangan untuk melatih anak-anak,†terang Danramil 02 Rambah Kapten Arm Alza Septendi melalui penerangan Humas Koramil 02 Rambah Koptu Dedy Nofery Samosir.
Materi PBB, Kata Koptu Dedy, memiliki manfaat yang sangat berguna bagi anak-anak di sekolah.
“Kegiatan ini juga untuk melatih daya konsentrasi, belajar tentang solidaritas tim, belajar mendengar, patuh serta belajar untuk diam dan mengatur emosi," terang Koptu Dedy Nofery Samosir.
Dilatihkannya PBB diharapkan siswa dan siswi dapat memahami maksud dan tujuan dari latihan yang dilaksanakan. Sehingga kedepan materi yang diberikan mampu menerapkan di sekolah maupun dilingkungan tempat tinggalnya masing-masing.
"Kami berharap kepada anak-anak kita, kiranya dapat memahami dan mempraktekkan disetiap waktunya. Sehingga akan tumbuh motivasi dalam melaksanakan kegiatan belajar maupun kegiatan lainnya dengan baik dan lancar," harap Koptu Dedy Nofery. Samosir.
Koptu Dedy juga menjelaskan dalam melatih peraturan baris berbaris yang pernah dilaksanakan ditempat lain.
“Ini kan bukan yang pertama kali dilaksankan para Babinsa kepada siswa dan siswi di sekolah. Sudah sering ya, dan kegiatan PBB ini juga sekaligus untuk menanamkan rasa cinta kepada bangsa dan Negara Indonesia yang harus dipupuk mulai sejak usia muda", tambahnya.
Adapun materi kegiatan yang diberikan kepada para pelajar SD N 014 berupa materi dasar PBB, sikap sempurna, sikap istirahat, hadap kanan dan kiri, periksa kerapian, jalan ditempat dan penghormatan(yus).
Seperti yang sedang dilakukan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 02 Rambah Kodim 0313/Kpr Serka Yendri memberikan meteri tentang Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada siswa dan siswi Sekolah SD N 014 Sungai Deras Desa Suka Maju Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu yang mendapat respon positif dari seorang siswa Kls IV Heri Sugianto.
"Aku merasa senang pak," ungkap Heri yang didamping Amrul guru SD N 014, Sabtu (11/11.) kemaren.
Meski terlihat diwajahnya yang mungil tampak sudah lelah, hal tersebut tidak membuat dirinya merasa enggan dalam melaksanakan latihan.
"Terimakasih ya pak tentara telah mengajari kami," imbuhnya sambil tersenyum yang terlihat diwajahnya yang polos.
Kegiatan latihan ini merupakan permintaan dari Kepala Sekolah SD N 014 kepada Danramil 02 Rambah. dengan harapan agar anak didiknya dilatih dalam kegiatan Peraturan Baris Berbaris.
"Kami mendapat printah dari Danramil, ya kita langsung turun kelapangan untuk melatih anak-anak,†terang Danramil 02 Rambah Kapten Arm Alza Septendi melalui penerangan Humas Koramil 02 Rambah Koptu Dedy Nofery Samosir.
Materi PBB, Kata Koptu Dedy, memiliki manfaat yang sangat berguna bagi anak-anak di sekolah.
“Kegiatan ini juga untuk melatih daya konsentrasi, belajar tentang solidaritas tim, belajar mendengar, patuh serta belajar untuk diam dan mengatur emosi," terang Koptu Dedy Nofery Samosir.
Dilatihkannya PBB diharapkan siswa dan siswi dapat memahami maksud dan tujuan dari latihan yang dilaksanakan. Sehingga kedepan materi yang diberikan mampu menerapkan di sekolah maupun dilingkungan tempat tinggalnya masing-masing.
"Kami berharap kepada anak-anak kita, kiranya dapat memahami dan mempraktekkan disetiap waktunya. Sehingga akan tumbuh motivasi dalam melaksanakan kegiatan belajar maupun kegiatan lainnya dengan baik dan lancar," harap Koptu Dedy Nofery. Samosir.
Koptu Dedy juga menjelaskan dalam melatih peraturan baris berbaris yang pernah dilaksanakan ditempat lain.
“Ini kan bukan yang pertama kali dilaksankan para Babinsa kepada siswa dan siswi di sekolah. Sudah sering ya, dan kegiatan PBB ini juga sekaligus untuk menanamkan rasa cinta kepada bangsa dan Negara Indonesia yang harus dipupuk mulai sejak usia muda", tambahnya.
Adapun materi kegiatan yang diberikan kepada para pelajar SD N 014 berupa materi dasar PBB, sikap sempurna, sikap istirahat, hadap kanan dan kiri, periksa kerapian, jalan ditempat dan penghormatan(yus).
Berita Lainnya
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh
Tim SAR Temukan Lansia yang Hilang di Perkebunan Sawit Rohul
PW KAMMI Riau Salurkan Al-Qur’an dan Sembako ke TPQ Malika Rohul Saat Ramadan
Dugaan Upaya Adu Domba Masyarakat Adat di Rokan Hulu
Setelah Pencarian Panjang, Tim SAR Temukan Jasad Bocah yang Hanyut di Sungai Ngaso Rohul
Seorang Anak Hanyut di Sungai Ngaso Rohul, Tim Basarnas Pekanbaru Masih Lakukan Pencarian
Banjir Rendam Jalan Rohul-Duri hingga Surau Suluk Setinggi 1 Meter, Aktivitas Masyarakat Lumpuh