PILIHAN
2.000 Orang Rohul Sudah Datang ke Pekanbaru Untuk Pelantikan Suparman
SEJUMLAH anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Rokan Hulu menyatakan sangat kecewa atas ditundanya pelantikan Bupati terpilihnya Suparman-Sukiman hari ini, Selasa (19/4/2016).
"Kita sudah membawa anggota dan masyarakat sebanyak kurang lebih dari 2000 orang, walaupun yang mendapat undangan 200 orang," ujar anggota DPRD Kabupaten Rohul, dari fraksi Golkar, Rusdi, Pekanbaru, Selasa.
Sampai saat ini situasi gedung DPRD Riau masih dipadati oleh anggota DPRD Kabupaten Rihul beserta tokoh masyarakatnya.
Karangan bunga untuk kedua bupati terpilih juga sudah ramai berjejer disepanjang jalan dan pekarangan DPRD Riau.
Tidak ada aktifitas di ruangan paripurna, tempat pelantikan akan dilaksanakan pagi ini.
Dikatakan Rusli bahwa ia meminta kepada pihak yang berwewenang atas pelantikan kedua bupati terpilih tersebut untuk bersukap dewasa.
"Jika memang ditunda harus ada regulasi yang jelas dari mereka," ucapnya seperti dikutip dari Antara.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Rohul yang lain mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada secarik kertas pun yang dilontarkan menyatakan Suparman bersalah.
Menurutnya jika memang itu alasan mendagri menunda pelantikan bupati terpilih Rohul, itu bukan sikap yang seharusnya. Karena menurut undang-undang harusnya tetap dilantik hari ini.
Untuk diketahui bahwa warga yang membawa undangan untuk menyaksikan pelantikan buoati terpilihnya tidak diperbolehkan masuk oleh Satpol-PP yang berjaga di gerbang DPRD Riau. Bahkan wartawan pun hanya diperbolehkan masuk jika menunjukkan kartu pers.(rio)
"Kita sudah membawa anggota dan masyarakat sebanyak kurang lebih dari 2000 orang, walaupun yang mendapat undangan 200 orang," ujar anggota DPRD Kabupaten Rohul, dari fraksi Golkar, Rusdi, Pekanbaru, Selasa.
Sampai saat ini situasi gedung DPRD Riau masih dipadati oleh anggota DPRD Kabupaten Rihul beserta tokoh masyarakatnya.
Karangan bunga untuk kedua bupati terpilih juga sudah ramai berjejer disepanjang jalan dan pekarangan DPRD Riau.
Tidak ada aktifitas di ruangan paripurna, tempat pelantikan akan dilaksanakan pagi ini.
Dikatakan Rusli bahwa ia meminta kepada pihak yang berwewenang atas pelantikan kedua bupati terpilih tersebut untuk bersukap dewasa.
"Jika memang ditunda harus ada regulasi yang jelas dari mereka," ucapnya seperti dikutip dari Antara.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Rohul yang lain mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada secarik kertas pun yang dilontarkan menyatakan Suparman bersalah.
Menurutnya jika memang itu alasan mendagri menunda pelantikan bupati terpilih Rohul, itu bukan sikap yang seharusnya. Karena menurut undang-undang harusnya tetap dilantik hari ini.
Untuk diketahui bahwa warga yang membawa undangan untuk menyaksikan pelantikan buoati terpilihnya tidak diperbolehkan masuk oleh Satpol-PP yang berjaga di gerbang DPRD Riau. Bahkan wartawan pun hanya diperbolehkan masuk jika menunjukkan kartu pers.(rio)
Berita Lainnya
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol
Uang Rp 122 Miliar Menanti di Tepian Narosa, Syaratnya Satu: Stempel PSN!
Bayang-Bayang Kasus Hukum Suhardiman Amby di Balik Penciutan Dana Sponsor Pacu Jalur
Tak Mempan Operasi Lokal, Pemulihan Sungai Kuantan Menunggu Perintah Langsung Presiden Prabowo
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT Ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Geliat Pacu Jalur Tak Berbekas di Kas Daerah: Potensi Pajak Hotel Rp1,44 M Menguap
Realisasi Retribusi Perikanan Baru 5,16 Persen, Pajak Sarang Walet Kuansing Masih Nol