Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
Gubri Sampaikan Persiapan Jambore Karhutla Hampir Rampung, Tekankan Edukasi dan Penghijauan
Gubri Abdul Wahid
RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau terus mempersiapkan pelaksanaan Jambore Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang akan digelar pada 25 hingga 27 April 2025 di Taman Hutan Raya (Tahura) Minas, Kabupaten Siak. Gubernur Riau, Abdul Wahid, menyatakan bahwa progres persiapannya kini telah mencapai sekitar 90 persen.
Abdul Wahid menyebutkan, jambore ini tidak hanya menjadi ajang kegiatan lingkungan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya kalangan muda, tentang pentingnya menjaga ekosistem alam. Ia percaya bahwa dengan kepedulian terhadap lingkungan, risiko bencana seperti banjir dan kebakaran hutan bisa ditekan.
"Jambore ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran masyarakat, terutama anak muda, akan pentingnya pelestarian lingkungan. Kalau alam kita jaga bersama, insyaallah berbagai bencana bisa dicegah," ujar Wahid.
Salah satu kegiatan utama dalam jambore ini adalah penanaman pohon, yang dimaksudkan sebagai simbol upaya penghijauan dan kesejukan lingkungan. Wahid juga mengajak para kepala daerah di seluruh Riau untuk menginisiasi kegiatan serupa di daerah masing-masing.
"Penanaman pohon menjadi bagian penting kegiatan ini. Saya mengimbau bupati dan wali kota agar mencontohkan kegiatan serupa di daerahnya. Penghijauan tidak hanya memperindah lingkungan, tapi juga mencerminkan kepedulian kita terhadap alam," tambahnya.
Gubri menekankan bahwa jambore ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret dalam menyampaikan pesan lingkungan hidup kepada masyarakat luas. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi awal kebiasaan positif yang terus berkembang.
Selain itu, ia mengungkapkan kekhawatiran atas potensi karhutla, mengingat wilayah Riau diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada Mei mendatang, sesuai laporan dari BMKG. Ia mengingatkan seluruh pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah antisipasi.
"Potensi status siaga naik menjadi tanggap darurat semakin besar. Oleh karena itu, semua pihak harus siap menghadapi musim kering dan bekerja sama mencegah terjadinya kebakaran," ujarnya.
Melalui Jambore Karhutla dan upaya pencegahan lainnya, Gubernur berharap Riau bisa lebih siap menghadapi tantangan musim kemarau dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga alam. (*)
Berita Lainnya
Jelang Hari Jadi ke-69 Riau, Kawasan Stadion Utama Mulai Ditata dan Dibereskan
PLTU Tenayan Raya Pasok Paving Block dan Pupuk Non Komersial
Sirene Subuh dan Pita Kejut Disiapkan Halau Microsleep di Tol Permai
Ujian CAT Menanti 74 Calon Anggota KPID Riau, Sebelas di Antaranya Pekerja Pers
Antisipasi Perluasan Karhutla, Pemprov Riau Intensifkan Pemantauan di Titik Rawan
Pemprov Riau Targetkan Perbaikan Jalan Simpang Minas Mulai Pekan Depan
Jelang Hari Jadi ke-69 Riau, Kawasan Stadion Utama Mulai Ditata dan Dibereskan
PLTU Tenayan Raya Pasok Paving Block dan Pupuk Non Komersial
Sirene Subuh dan Pita Kejut Disiapkan Halau Microsleep di Tol Permai
Ujian CAT Menanti 74 Calon Anggota KPID Riau, Sebelas di Antaranya Pekerja Pers
Antisipasi Perluasan Karhutla, Pemprov Riau Intensifkan Pemantauan di Titik Rawan
Pemprov Riau Targetkan Perbaikan Jalan Simpang Minas Mulai Pekan Depan