Polda Riau Batasi Operasional Truk Mulai 28 Maret Jelang Idul Fitri
RIAUIN.COM - Direktorat Lalu Lintas Polda Riau, yang dipimpin oleh Kombes Taufiq Lukman Nurhidayat, menerapkan kebijakan pembatasan kendaraan berat untuk mendukung kelancaran mudik Lebaran Idulfitri 1446 H – 2025 M. Aturan ini berlaku untuk truk atau kendaraan dengan dua sumbu ke atas mulai tiga hari sebelum Lebaran, tepatnya 28 Maret 2025.
Kebijakan tersebut diumumkan saat Kombes Taufiq
memimpin inspeksi di Unit Pelayanan Penimbangan UPPKB Tenayan Raya, bersama perwakilan Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan, instansi terkait, serta Kepala BPJN Riau, Yohanis Tulak. Langkah ini merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri dan surat edaran Gubernur Riau, yang bertujuan menjaga ketertiban dan keamanan selama periode mudik.
"Kami mengimbau pengguna kendaraan berat agar mematuhi aturan dari SKB Tiga Menteri. Ini adalah wujud komitmen Polri untuk mewujudkan mudik yang aman dan nyaman, sejalan dengan tema mudik tahun ini: mudik aman, keluarga senang," kata Taufiq saat berbicara kepada Media Center Riau di lokasi, Senin (24/3/2025).
Pembatasan ini berlangsung dari 28 Maret hingga 4 April 2025, dengan pengecualian untuk truk pengangkut kebutuhan pokok seperti bahan makanan. Taufiq juga menekankan pentingnya persiapan bagi pemudik, termasuk memastikan kondisi fisik, kendaraan, dan dokumen perjalanan.
"Untuk para pemudik, baik yang menggunakan sepeda motor maupun mobil, pastikan kondisi kesehatan dan kendaraan Anda prima, lengkap dengan surat-suratnya. Patuhi petugas di lapangan, dan jika lelah, beristirahatlah di tempat yang aman. Keselamatan harus diutamakan," tambahnya.
Dalam kunjungan tersebut, Kombes Taufiq turut meninjau pos pengamanan yang dikelola Unit Pelayanan UPPKB Tenayan Raya. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi tingginya volume kendaraan selama musim mudik, sekaligus meminimalkan kemacetan dan potensi kecelakaan.
Polda Riau juga telah mendirikan sejumlah posko pengamanan dan pelayanan di jalur-jalur mudik. Petugas akan beroperasi sepanjang waktu guna memberikan bantuan serta informasi kepada masyarakat yang melakukan perjalanan.
"Kami berharap, dengan adanya pembatasan truk dan kesiapan posko, mudik Lebaran kali ini berjalan tertib dan aman. Kami mengajak pemudik untuk mematuhi aturan lalu lintas serta petunjuk petugas," tutup Taufiq. (*)
Berita Lainnya
Redam Tensi Politik Riau, DPP Golkar Ambil Alih Kasus Parisman dan Indra Gunawan
Pemprov Riau Pacu Akselerasi Digitalisasi Layanan Publik demi Wujudkan Reformasi Birokrasi
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem dan Kemunculan Titik Panas di Riau
Pemprov Riau Percepat Operasional RSUP Pekanbaru untuk Layanan Medis Rujukan
Terapkan Permenaker Anyar, Pemprov Riau Utamakan Pencegahan Kecelakaan Kerja
Tim SAR Gabungan Selamatkan Empat Nelayan Riau yang Terombang-ambing di Perairan Pulau Halang
Redam Tensi Politik Riau, DPP Golkar Ambil Alih Kasus Parisman dan Indra Gunawan
Pemprov Riau Pacu Akselerasi Digitalisasi Layanan Publik demi Wujudkan Reformasi Birokrasi
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem dan Kemunculan Titik Panas di Riau
Pemprov Riau Percepat Operasional RSUP Pekanbaru untuk Layanan Medis Rujukan
Terapkan Permenaker Anyar, Pemprov Riau Utamakan Pencegahan Kecelakaan Kerja
Tim SAR Gabungan Selamatkan Empat Nelayan Riau yang Terombang-ambing di Perairan Pulau Halang