PILIHAN
Sandi: Pertemuan dengan Presiden tak Bahas Soal Reklamasi
JAKARTA, Riauin.com -- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan, pertemuan dengan presiden Joko Widodo dan wakil presiden Jusuf Kalla pada Rabu lalu (25/10) tidak sedikitipun membahas tentang reklamasi Teluk Jakarta.
Sandi mengatakan, isu-isu yang dibahas bersama Presiden dan Wapres hanya sekitar pembangunan kota Jakarta dan persiapan menyambut Asian Games 2018.
"Pertemuan dengan Presiden dan Wakil Presiden, isu reklamasi ini tidak diangkat sama sekali, isu-isu strategis yang dirasakan penting oleh bapak Presiden lebih ke arah pelayanan untuk persiapan Asian Games," ujar dia saat ditemui selepas diskusi di Kantor DPD Jakarta Partai Golkar, Ahad (30/10).
Selain itu, Sandi mengatakan, isu yang dibahas adalah terkait proyek strategis pembangunan-pembanguna infrastruktur di Jakarta. Pembangunan moda transportasi publik untuk mengurangi kemacetan, baik transportasi berbasis Ligh Rail Transit (LRT) maupun Mass Rapid Transit (MRT).
"Pembangunan berkaitan dengan mengatasi kemacetan dan banjir, ciliwung BKT itu digarisbawahi oleh Presiden," jelas dia, seperti dilansir dari republika.
Sedangkan Wapres Jusuf Kalla sendiri, lanjut dia, lebih mendorong agar manajemen trotoar bisa lebih baik untuk kedepannya.
"Pak Wapres (juga) menitipkan manajemen air kedepan. Pertemuan itu, saya sempat tanya sampai dua kali, apakah ini saja, Presiden menyatakan iya," ujar dia mengakhiri.(nol)
Sandi mengatakan, isu-isu yang dibahas bersama Presiden dan Wapres hanya sekitar pembangunan kota Jakarta dan persiapan menyambut Asian Games 2018.
"Pertemuan dengan Presiden dan Wakil Presiden, isu reklamasi ini tidak diangkat sama sekali, isu-isu strategis yang dirasakan penting oleh bapak Presiden lebih ke arah pelayanan untuk persiapan Asian Games," ujar dia saat ditemui selepas diskusi di Kantor DPD Jakarta Partai Golkar, Ahad (30/10).
Selain itu, Sandi mengatakan, isu yang dibahas adalah terkait proyek strategis pembangunan-pembanguna infrastruktur di Jakarta. Pembangunan moda transportasi publik untuk mengurangi kemacetan, baik transportasi berbasis Ligh Rail Transit (LRT) maupun Mass Rapid Transit (MRT).
"Pembangunan berkaitan dengan mengatasi kemacetan dan banjir, ciliwung BKT itu digarisbawahi oleh Presiden," jelas dia, seperti dilansir dari republika.
Sedangkan Wapres Jusuf Kalla sendiri, lanjut dia, lebih mendorong agar manajemen trotoar bisa lebih baik untuk kedepannya.
"Pak Wapres (juga) menitipkan manajemen air kedepan. Pertemuan itu, saya sempat tanya sampai dua kali, apakah ini saja, Presiden menyatakan iya," ujar dia mengakhiri.(nol)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V