PILIHAN
Coffee Morning Balon Gubri
Jika Diharuskan, Syamsuar Komit Mundur dari Bupati
H Syamsuar
PEKANBARU, riauin.com-- Pasca mendapat rekomendasi dari DPP PAN, bakal calon Gubernur Riau, H Syamsuar menyatakan komitmennya untuk mundur dari jabatan Bupati Siak. Hal itu jika Undang-undang Pilkada yang baru mengisyaratkannya.
Syamsuar bahkan secara gamblang menyatakan bahwa Wakil Bupati Siak H Alfredi akan jadi Bupati jika dirinya maju jadi Gubernur. Hal itu diungkapkan Syamsuar saat coffee morning dengan awak media di Hotel Sriindrayani Pekanbaru Sabru (28/10/2007) pagi.
Dikatakan Syamsuar, komitmen itu adalah hal yang harus dipatuhi dan untuk itu dirinya sudah siap. Bahkan hal itu menurut Syamsuar, merupakan sebuah kesempatan baginya untuk melanjutkan pengabdiannya kepada masyarakat yang lebih luas yakni Riau.
Sarapan dan ngopi barengan awak media ini dilaksanakan usai Syamsuar mendapatkan rekomendasi dari PAN, Syamsuar tengah menggalang komunikasi dengan berbagai partai lain yang akan bersatu mengusung dirinya maju di Pilgubri tahun depan. Selain itu dirinya juga tengah menggalang komunikasi bakal calon Wakil Gubernur yang akan mendampinginya.
Khusus untuk Bacalon Wagubri yang akan mendampinginya, Syamsuar mengatakan dirinya sudah menemukan pasangan yang tepat dan berkenan di hatinya. "Tapi masih kurang etislah jika saya ungkap sekarang," katanya.
Namun sinyalemen akan digandengnya Eddy Natar sebagai Bacalon Wagubri, Syamsuar hanya tersenyum dan mengatakan itu masih dalam komunikasi.
Menurut Syamsuar, saat ini, Riau patut untuk menyatukan visi dalam membangun berbagai aspek yang ada di masing-masing daerah kabupaten dan kota dengan provinsi. Saat ini, menurutnya, masing-masing daerah dengan programnya yang terkesan terkotak-kotak.
"Kami berusaha melakukan kerjasama dengan berbagai daerah yang ada di Riau sehingga ada sinergitas antara satu dan lain daerah yang bisa membuat pembangunan di beberapa daerah itu jadi satu ketuan," ungkapnya.
Untuk itu, dirinya melihat harus ada manajer yang kuat untuk menyatukan hal itu, sehingga pola pembangunan berbagai bidang yang yg jadi unggulan Riau secara keseluruhan. Itulah, perlunya gubernur yang harus menyatukan semua kabupaten kota yang ada di Riau.
Gubernur Riau itu dalam visi misi yang mengantarkannya mencalonkan dirinya jadi Gubri adalah untuk menyatukan semua kepentingan, keberagaman, keistimewaan dan juga potensi menjadi sebuah nilai yang tinggi bagi Riau secara keseluruhan.
Berangkat dari cara dan polanya membangun dan memimpin Kabupaten Siak selama 7 tahun terakhir, Syamsuar ingin membuat Riau menjadi sebuah negeri yang diperhitungkan dari semua potensi yang dimilikinya, karena secara harfiah, Riau memiliki banyak potensi yang patut dikembangkan jadi lebih baik dan terarah.
Syamsuar ingin menjadikan Riau menjadi provinsi yang kuat secara potensi, strategis secara ekonomis, dan mandiri secara SDM. (vie)
Syamsuar bahkan secara gamblang menyatakan bahwa Wakil Bupati Siak H Alfredi akan jadi Bupati jika dirinya maju jadi Gubernur. Hal itu diungkapkan Syamsuar saat coffee morning dengan awak media di Hotel Sriindrayani Pekanbaru Sabru (28/10/2007) pagi.
Dikatakan Syamsuar, komitmen itu adalah hal yang harus dipatuhi dan untuk itu dirinya sudah siap. Bahkan hal itu menurut Syamsuar, merupakan sebuah kesempatan baginya untuk melanjutkan pengabdiannya kepada masyarakat yang lebih luas yakni Riau.
Sarapan dan ngopi barengan awak media ini dilaksanakan usai Syamsuar mendapatkan rekomendasi dari PAN, Syamsuar tengah menggalang komunikasi dengan berbagai partai lain yang akan bersatu mengusung dirinya maju di Pilgubri tahun depan. Selain itu dirinya juga tengah menggalang komunikasi bakal calon Wakil Gubernur yang akan mendampinginya.
Khusus untuk Bacalon Wagubri yang akan mendampinginya, Syamsuar mengatakan dirinya sudah menemukan pasangan yang tepat dan berkenan di hatinya. "Tapi masih kurang etislah jika saya ungkap sekarang," katanya.
Namun sinyalemen akan digandengnya Eddy Natar sebagai Bacalon Wagubri, Syamsuar hanya tersenyum dan mengatakan itu masih dalam komunikasi.
Menurut Syamsuar, saat ini, Riau patut untuk menyatukan visi dalam membangun berbagai aspek yang ada di masing-masing daerah kabupaten dan kota dengan provinsi. Saat ini, menurutnya, masing-masing daerah dengan programnya yang terkesan terkotak-kotak.
"Kami berusaha melakukan kerjasama dengan berbagai daerah yang ada di Riau sehingga ada sinergitas antara satu dan lain daerah yang bisa membuat pembangunan di beberapa daerah itu jadi satu ketuan," ungkapnya.
Untuk itu, dirinya melihat harus ada manajer yang kuat untuk menyatukan hal itu, sehingga pola pembangunan berbagai bidang yang yg jadi unggulan Riau secara keseluruhan. Itulah, perlunya gubernur yang harus menyatukan semua kabupaten kota yang ada di Riau.
Gubernur Riau itu dalam visi misi yang mengantarkannya mencalonkan dirinya jadi Gubri adalah untuk menyatukan semua kepentingan, keberagaman, keistimewaan dan juga potensi menjadi sebuah nilai yang tinggi bagi Riau secara keseluruhan.
Berangkat dari cara dan polanya membangun dan memimpin Kabupaten Siak selama 7 tahun terakhir, Syamsuar ingin membuat Riau menjadi sebuah negeri yang diperhitungkan dari semua potensi yang dimilikinya, karena secara harfiah, Riau memiliki banyak potensi yang patut dikembangkan jadi lebih baik dan terarah.
Syamsuar ingin menjadikan Riau menjadi provinsi yang kuat secara potensi, strategis secara ekonomis, dan mandiri secara SDM. (vie)
Berita Lainnya
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V
Agung Nugroho Pimpin Kembali Demokrat Riau, Fokus pada Penguatan Struktur
Pemkab Kampar Sosialisasikan Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 Terkait Keterbukaan Informasi
Hadirkan Air Bersih dan Bibit Produktif untuk Desa Talang Gedabu, Wujud PLN Menyalakan Harapan Masyarakat
Sebanyak 439 JCH Kloter BTH 11 Riau Diberangkatkan ke Madinah
Sebanyak 1.167 Rakit PETI Dibakar, Wakapolda Riau: Tak Ada Kompromi!
Sardiyono Diminta Kembali Nahkodai PPP Kuansing dalam Muscab V