Cuaca Riau Hari Ini Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan, Hotspot Terpantau 14 Titik
Ilustrasi
RIAUIN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru merilis perkiraan cuaca untuk Provinsi Riau pada Selasa, 11 Februari 2025. Secara umum, cuaca di Riau akan cenderung cerah berawan hingga berawan, dengan kemungkinan hujan ringan di beberapa area.
Pada pagi hari, seluruh wilayah Riau diperkirakan akan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan. Menjelang siang hingga sore, hujan ringan diperkirakan turun tidak merata di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir.
Pada malam hari, cuaca masih didominasi kondisi berawan. Sementara pada dini hari, kabut diperkirakan muncul, dengan kemungkinan hujan ringan di beberapa daerah, seperti Kabupaten Kampar, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, dan Kota Dumai.
Elisa Josepha, Forecaster BMKG Pekanbaru, mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca, meski saat ini belum ada peringatan dini yang dikeluarkan.
“Cuaca di Riau saat ini cenderung stabil dengan dominasi cerah berawan hingga berawan. Namun, potensi hujan ringan tetap ada di beberapa daerah, terutama pada siang hingga dini hari. Warga yang berada di daerah berpotensi hujan diharapkan untuk tetap berhati-hati terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara mendadak,” ujar Elisa.
Suhu udara di Riau diperkirakan berada di kisaran 23,0 hingga 33,0 derajat Celsius, dengan kelembapan udara antara 55 hingga 99 persen. Angin bertiup dari utara hingga timur dengan kecepatan 10 hingga 30 km/jam.
Selain itu, BMKG juga mencatat ada 14 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau hingga pukul 23.00 WIB. Hotspot ini tersebar di Kabupaten Bengkalis 1 titik, Kabupaten Kepulauan Meranti 1 titik, Kota Dumai 2 titik, Kabupaten Pelalawan 1 titik, Kabupaten Indragiri Hilir 8 titik, dan Kabupaten Rokan Hilir 1 titik.
Secara keseluruhan, wilayah Sumatera terdeteksi memiliki 42 titik panas, dengan sebaran terbanyak ada di Aceh (9 titik) dan Indragiri Hilir, Riau (8 titik).
BMKG terus memantau kondisi cuaca dan hotspot di Riau, serta mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Meski jumlah hotspot di Riau masih tergolong rendah, kami tetap mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan menghindari pembakaran lahan, terutama di daerah yang rawan karhutla,” tutup Elisa. (Nab)
Berita Lainnya
Balai Riau Matangkan Usulan Tepian Narosa Jadi Proyek Strategis Nasional
Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen
PLN UIP3B Sumatera Salurkan 40 Ekor Sapi dan 12 Ekor Kambing, Ribuan Masyarakat Rasakan Manfaatnya
FWK Minta Presiden Benahi MBG & Naikkan Subsidi Kebutuhan Pokok
Duka di Serdang Bedagai, Prajurit yang Gugur di Lebanon Itu Dikenal Sosok Ramah dan Pekerja Keras
Gerakan APPMBGI: Mengawal Gizi dari Desa Hingga Kota
Balai Riau Matangkan Usulan Tepian Narosa Jadi Proyek Strategis Nasional
Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen
PLN UIP3B Sumatera Salurkan 40 Ekor Sapi dan 12 Ekor Kambing, Ribuan Masyarakat Rasakan Manfaatnya
FWK Minta Presiden Benahi MBG & Naikkan Subsidi Kebutuhan Pokok
Duka di Serdang Bedagai, Prajurit yang Gugur di Lebanon Itu Dikenal Sosok Ramah dan Pekerja Keras
Gerakan APPMBGI: Mengawal Gizi dari Desa Hingga Kota