Optimalisasi Lahan Rawa di Riau Jadi Kunci Tingkatkan Produksi Pangan
RIAUIN.COM - Pj Gubernur Riau, Rahman Hadi, memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan rawa di provinsi Riau. Berkat kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat, Provinsi Riau berhasil mencatatkan peningkatan signifikan dalam luas tanam serta produksi padi.
Pernyataan ini disampaikan Rahman Hadi usai melaksanakan kegiatan penanaman jagung bersama Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, di Jalan Raja Panjang Okura Rumbai, Pekanbaru, pada Senin (03/02/2025).
“Kami telah berhasil mengoptimalkan lahan rawa, melakukan pompanisasi, serta mengembangkan padi gogo pada tahun 2024. Hasilnya, luas area tanam dan produksi padi meningkat sebesar 9,64 persen,” ujar Rahman Hadi.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2024, optimalisasi lahan rawa di Riau mencapai 100 persen, dengan indeks pertanaman yang meningkat dari 1 kali menjadi 2,39. Ini menjadikan Riau menempati peringkat ketiga nasional dalam hal optimalisasi lahan rawa.
“Keberhasilan ini tercapai berkat kerjasama yang erat antara TNI/Polri, perguruan tinggi, sektor swasta, dan kelompok pemuda tani,” tambahnya.
Dalam rangka mendukung swasembada pangan, Kementerian Pertanian juga membentuk Satgas Swasembada Pangan di Provinsi Riau. Satgas ini akan fokus pada optimalisasi lahan seluas 22.545 hektare serta pengembangan pertanian modern dengan melibatkan petani milenial.
Pada musim tanam antara Oktober 2024 hingga Januari 2025, luas tanam di lahan yang telah dioptimalkan mencapai 101,2 persen. Capaian ini kembali membawa Riau ke peringkat ketiga tertinggi secara nasional.
“Pencapaian ini tidak lepas dari kolaborasi dan sinergi semua pihak. Kami optimistis Riau dapat terus berkontribusi dalam pencapaian swasembada pangan nasional,” kata Rahman Hadi.
Sebagai langkah lanjut, Pemerintah Provinsi Riau juga telah mengeluarkan Instruksi Gubernur kepada seluruh bupati dan wali kota untuk mempercepat peningkatan produksi pangan strategis. Instruksi ini mencakup pentingnya intensifikasi serta ekstensifikasi pertanian, serta penguatan kerja sama lintas sektor untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
"Dengan strategi yang tepat dan kolaborasi yang kuat, kami yakin Riau akan terus memberikan kontribusi besar dalam ketahanan pangan nasional," tutupnya. (Nab)
Berita Lainnya
Respon Permintaan Daerah, Pemprov Riau Alihkan Operasi Pasar ke Rohul
Rohul Sumbang Titik Panas Terbanyak di Riau Saat Cuaca Ekstrem Mengintai
Jelang Hari Jadi ke-69 Riau, Kawasan Stadion Utama Mulai Ditata dan Dibereskan
PLTU Tenayan Raya Pasok Paving Block dan Pupuk Non Komersial
Sirene Subuh dan Pita Kejut Disiapkan Halau Microsleep di Tol Permai
Ujian CAT Menanti 74 Calon Anggota KPID Riau, Sebelas di Antaranya Pekerja Pers
Respon Permintaan Daerah, Pemprov Riau Alihkan Operasi Pasar ke Rohul
Rohul Sumbang Titik Panas Terbanyak di Riau Saat Cuaca Ekstrem Mengintai
Jelang Hari Jadi ke-69 Riau, Kawasan Stadion Utama Mulai Ditata dan Dibereskan
PLTU Tenayan Raya Pasok Paving Block dan Pupuk Non Komersial
Sirene Subuh dan Pita Kejut Disiapkan Halau Microsleep di Tol Permai
Ujian CAT Menanti 74 Calon Anggota KPID Riau, Sebelas di Antaranya Pekerja Pers