Curah Hujan Turun, PLTA Koto Panjang Tutup Semua Pintu Waduk
Ilustrasi
RIAUIN.COM - Manajemen Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang, Provinsi Riau kembali menutup 2 pintu waduk, Sabtu (25/1/2025) siang pukul 12.00 WIB.
Dengan begitu, pintu waduk PLTA Koto Panjang ditutup seluruhnya. Sebelumnya, waduk buka 2 pintu dengan ketinggian bukaan 50 Cm setelah PLTA Koto Panjang juga melakukan penutupan 3 pintu waduk.
Manajer ULPLTA Koto Panjang Dhani Irwansyah dalam suratnya mengatakan, penutupan 2 pintu waduk sehubungan dengan adanya penurunan intensitas curah hujan di sisi hulu PLTA Koto Panjang.
"Itu juga ikuti dengan turunnya Inflow waduk PLTA Koto Panjang, sehingga menyebabkan level elevasi waduk yang cenderung turun," kata Dhani.
"Atas kondisi itu, kami melakukan penutup seluruh pintu pelimpahan (Spillway Gate) dari sebelumnya 2 pintu waduk dengan ketinggian 50 Cm," tambahnya.
Dengan penutup seluruh pintu waduk PLTA Koto Panjang, maka permukaan air Sungai Kampar diperkirakan akan mengalami penurunan mencapai 20-30 Cm dari kondisi terakhir. (*)
Berita Lainnya
Peringatan Hari Jadi ke-69 Riau Disemarakkan Pasar Murah hingga Layanan Kesehatan Gratis
Tekan Kriminalitas di Jalan Naga Sakti, Pemko Pekanbaru Tata Kawasan Stadion Utama Riau
Humas Setwan DPRD Riau Dinilai Gagal Jalankan Fungsi, Wartawan Desak Evaluasi dan Pergantian Koordinator
Langkah Pemprov Riau Tekan Inflasi melalui Pasar Murah di Lima Titik
BMKG Catat Hotspot di Riau Turun Jadi 3 Titik, Cuaca Terik dan Berawan Masih Mendominasi
Redam Tensi Politik Riau, DPP Golkar Ambil Alih Kasus Parisman dan Indra Gunawan
Peringatan Hari Jadi ke-69 Riau Disemarakkan Pasar Murah hingga Layanan Kesehatan Gratis
Tekan Kriminalitas di Jalan Naga Sakti, Pemko Pekanbaru Tata Kawasan Stadion Utama Riau
Humas Setwan DPRD Riau Dinilai Gagal Jalankan Fungsi, Wartawan Desak Evaluasi dan Pergantian Koordinator
Langkah Pemprov Riau Tekan Inflasi melalui Pasar Murah di Lima Titik
BMKG Catat Hotspot di Riau Turun Jadi 3 Titik, Cuaca Terik dan Berawan Masih Mendominasi
Redam Tensi Politik Riau, DPP Golkar Ambil Alih Kasus Parisman dan Indra Gunawan