PILIHAN
Beredar Kabar Kesra Bakal Dipangkas 2 Bulan, ASN Inhil Merasa Was-Was
ilustrasi
TEMBILAHAN, Riauin.com - Berhembusnya kabar akan tidak dibayarkannya uang Kesra Aparatur Sipil Negara (ASN) selama dua bulan kedepan membuat pegawai di Lingkungan Pemkab Inhil Merasa was-was.
Salah seorang ASN yang tidak ingin disebutkan namanya menceritakan bahwa dirinya baru saja mendengar kabar tersebut.
''Baru dengar juga saya, kalau memang benar terjadi ya mau bagaimana lagi, banyak-banyak berzikir saja,'' ujarnya kepada GoRiau, Selasa (17/10/2017).
Padahal dikatakannya, uang kesra yang diterimanya Rp650 ribu perbulan itulah yang ditunggu-tunggu, mengingat gaji sebagai ASN sudah tidak menerima lagi karena langsung dipotong oleh Pihak BANK setiap bulannya.
''Kalau ASN ini ya begitulah, pinjam uang di BANK, gaji tidak terima lagi, jadi uang Kesra lah lagi yang jadi harapan,'' cetusnya.
Ia berharap, kabar yang beredar tersebut tidak akan terjadi, karena ia menuturkan dari mana lagi pemasukan yang akan diharapkannya.
''Kalau pegawai lain mungkin bisa dapat dari SPPD, kalau sepeti saya bukan orang lapangan, jadi jangan sampai lah kabar ini benar-benar terjadi, karena selama ini kami ASN bekerja sungguh-sungguh, kalau petugas Damkar pantang pulang sebelum padam, kalau kami pantang pulang sebelum petang, '' tukasnya.(nol)
Salah seorang ASN yang tidak ingin disebutkan namanya menceritakan bahwa dirinya baru saja mendengar kabar tersebut.
''Baru dengar juga saya, kalau memang benar terjadi ya mau bagaimana lagi, banyak-banyak berzikir saja,'' ujarnya kepada GoRiau, Selasa (17/10/2017).
Padahal dikatakannya, uang kesra yang diterimanya Rp650 ribu perbulan itulah yang ditunggu-tunggu, mengingat gaji sebagai ASN sudah tidak menerima lagi karena langsung dipotong oleh Pihak BANK setiap bulannya.
''Kalau ASN ini ya begitulah, pinjam uang di BANK, gaji tidak terima lagi, jadi uang Kesra lah lagi yang jadi harapan,'' cetusnya.
Ia berharap, kabar yang beredar tersebut tidak akan terjadi, karena ia menuturkan dari mana lagi pemasukan yang akan diharapkannya.
''Kalau pegawai lain mungkin bisa dapat dari SPPD, kalau sepeti saya bukan orang lapangan, jadi jangan sampai lah kabar ini benar-benar terjadi, karena selama ini kami ASN bekerja sungguh-sungguh, kalau petugas Damkar pantang pulang sebelum padam, kalau kami pantang pulang sebelum petang, '' tukasnya.(nol)
Berita Lainnya
Buaya Muara 2,4 Meter Masuk Permukiman di Inhil Riau, Dievakuasi Aparat dan Warga
Tim Gabungan Sisir Sungai Indragiri Pasca Kemunculan Buaya 4 Meter di Tembilahan
Buaya Muara Serang Warga Inhil, Polisi Imbau Warga Jauhi Sungai
Bencana Longsor Beruntun Intai Pesisir Inhil, Puluhan Keluarga Terancam
Pencari Siput di Inhil Tewas Diterkam Buaya, Jasad Korban Ditemukan Utuh
Permukiman Padat di Concong Inhil Terbakar, Api Hanguskan Puluhan Bangunan Kayu
Buaya Muara 2,4 Meter Masuk Permukiman di Inhil Riau, Dievakuasi Aparat dan Warga
Tim Gabungan Sisir Sungai Indragiri Pasca Kemunculan Buaya 4 Meter di Tembilahan
Buaya Muara Serang Warga Inhil, Polisi Imbau Warga Jauhi Sungai
Bencana Longsor Beruntun Intai Pesisir Inhil, Puluhan Keluarga Terancam
Pencari Siput di Inhil Tewas Diterkam Buaya, Jasad Korban Ditemukan Utuh
Permukiman Padat di Concong Inhil Terbakar, Api Hanguskan Puluhan Bangunan Kayu