Advertorial
Kunjungan Kerja ke Kampar, Pj Gubernur Riau Silaturahmi Bersama Jajaran Pemkab
RIAUIN.COM- Penjabat Pj Gubernur Riau Gubri, Rahman Hadi beserta rombongan silaturrahmi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kampar. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Kampar, Jumat (4/10/2024).
Rahman Hadi mengatakan sesuai amanat Presiden RI dan Menteri Dalam Negeri, penugasannya selaku Penjabat Gubernur Riau adalah untuk memastikan proses layanan kepada masyarakat tetap terlaksana optimal di masa transisi. Terutama dalam hal pengendalian inflasi, pengentasan kemiskinan, penurunan prevalensi stunting.
"Alhamdulillah di Jumat yang penuh berkah ini saya dapat bertatap muka sekaligus bersilaturahmi dengan jajaran Pemkab Kampar. Pada momen yang baik seperti inilah, kita dapat saling mengenal sekaligus bekerjasama, bahu-membahu untuk menyatukan visi dan misi dalam membangun Provinsi Riau," kata Pj Gubernur Riau.
Silaturahmi ini juga menjadi sarana untuk melihat dan menyaksikan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat di Kabupaten Kampar.
Selain pengendalian inflasi, pengentasan kemiskinan, penurunan prevalensi stunting, dirinya juga ditugaskan untuk menyukseskan Pilkada serentak 2024. Adapun hal lainnya yang menjadi perhatian yakni, pelaksanaan program dan kegiatan serta serapan anggaran 2024 dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Pada kesempatan itu Rahman menyinggung mengenai, rilis BPS Provinsi Riau tanggal 1 Oktober 2024 yang lalu, Provinsi Riau berhasil menurunkan angka Inflasi year on year (y- on-y) sebesar 1,38 persen (sangat terkendali) dan mengalami deflasi sebesar 0,33 persen secara month-to- month dari Agustus ke September 2024. Sedangkan tingkat inflasi year-to-date dari Januari hingga September 2024 tercatat sebesar 0,13 persen.
"Begitu juga dengan Kabupaten Kampar, berhasil menurunkan angka inflasi year-on-year sebesar 1,5 persen atau sangat terkendali dan mengalami deflasi sebesar 0,44 persen secara month-to-month dari Agustus ke September 2024," ujarnya.
Pj Gubernur Riau juga mengapresiasi Pemkab Kampar yang telah berhasil menurunkan kemiskinan ekstrem. Sebab Kabupaten Kampar, tingkat kemiskinan ekstrem pada tahun 2023 sebesar 0,36 persen, menurun dibandingkan tahun 2022 sebesar 1,73 persen. Persentase penduduk miskin pada tahun 2024 sebesar 6,92 persen menurun dibandingkan tahun 2023 sebesar 7,04 persen.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Kampar atas penurunan angka kemiskinan ekstrem ini," ucap Pj Gubernur Riau.
Terkait stunting, Rahman Hadi juga menyampaikan bahwa prevalensi stunting di Provinsi Riau pada tahun 2023 sebesar 13,6 persen, lebih baik dari pada capaian nasional yaitu sebesar 21,5 persen. Untuk Kabupaten Kampar, prevalensi stunting terendah di Provinsi Riau, yaitu sebesar 7,6 persen.
Begitu juga dengan Keluara Beresiko Stunting (KRS), Kabupaten Kampar terus mengalami penurunan. Bila dilihat dari tahun 2021 terdapat 76.142 Keluarga Beresiko Stunting menurun di tahun 2023, menjadi 36.256 Keluarga Beresiko Stunting.
"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Kabupaten Kampar, atas pelaporan pelaksanaan Aksi Konvergensi dengan progres per 2 Oktober 2024 sudah mencapai 86,7 persen," pungkasnya.
Saat silaturahmi, Pj Gubernur Riau juga menyampaikan pentingnya netralitas Aparatur Negeri Sipil (ASN) menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2024 yang akan berlangsung pada 27 November mendatang.
"Keberadaan ASN telah memiliki landasan, bingkai dan rambu-rambu kapasitas sebagai aparatur sipil negara. Oleh karena itu ASN harus netral dalam pelaksanaan Pemilukada serentak yang akan datang meskipun hak-hak politik individual bagi seluruh warga negara termasuk ASN telah dijamin oleh undang-undang di bilik suara," tuturnya. -adv
Berita Lainnya
Regulasi Baru dan Perbaikan Tata Kelola Dongkrak Harga Sawit Plasma di Riau
Plt Gubri Minta Warga Riau Tunggu Rilis Resmi KPK Terkait Isu OTT di Kuansing
DPRD Riau Desak Pemprov Benahi Kebocoran Pajak demi Kejar APBD Rp 17 Triliun
Polda Riau Diharapkan Terus Jaga Kondusivitas Daerah untuk Iklim Usaha
Pemerintah Provinsi Riau Tetapkan Kenaikan Harga Sawit Swadaya hingga Pekan Depan
Peternak Lokal Riau Wajib Miliki NKV dan Sertifikat Halal untuk Pasok Program Makan Bergizi
Regulasi Baru dan Perbaikan Tata Kelola Dongkrak Harga Sawit Plasma di Riau
Plt Gubri Minta Warga Riau Tunggu Rilis Resmi KPK Terkait Isu OTT di Kuansing
DPRD Riau Desak Pemprov Benahi Kebocoran Pajak demi Kejar APBD Rp 17 Triliun
Polda Riau Diharapkan Terus Jaga Kondusivitas Daerah untuk Iklim Usaha
Pemerintah Provinsi Riau Tetapkan Kenaikan Harga Sawit Swadaya hingga Pekan Depan
Peternak Lokal Riau Wajib Miliki NKV dan Sertifikat Halal untuk Pasok Program Makan Bergizi