PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Bupati Berjiwa Tinta
07 Oktober 2026
Bupati Wardan Paparkan Strategi Jitu Untuk Mencapai Produksi Pangan
TEMBILAHAN, Riauin.com - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri pertemuan teknis penyuluh pertanian se-Kabupaten Inhil di Aula Grend Hotel Jalan Batang Tuaka, Tembilahan, Selasa (3/10/2017).
Pagi itu, Bupati memaparkan dalam upaya pencapaian produksi pangan itu ada beberapa strategi yang mesti ditempuh. Beberapa strategi tersebut diantaranya pengembangan sarana prasarana, contoh saja pembangunan atau rehab jaringan irigasi, penyediaan alat dan mesin pertanian.
Kemudian, peningkatan produktivitas melalui penggunaan benih unggul, pupuk serta penerapan teknologi yang berkembang saat ini seperti Jajar Legowo.
Perluasan areal tanam juga dianggap penting, dan ini dilakukan melalui peningkatan Intensitas Pertanaman (IP) dari satu kali dalam setahun menjadi dua kali. Selanjutnya pengamanan produksi, seperti pengendalian hama dan penyakit, pengendalian anomali iklim yakni kekeringan dan kebanjiran.
"Disamping itu juga perlu pengolahan dan pemasaran hasil seperti penyediaan peralatan pasca panen untuk meningkatkan kualitas hasil agar kerja keras bernilai lebih tinggi," ujarnya.
Tidak hanya itu, lanjut Wardan, penguatan kelembagaan pertanian juga perlu seperti, kelembagaan kelompok tani yang terdaftar dalam Simluhtan dan penguatan kelembagaan penyuluh.
Dengan demikian, Bupati menekankan untuk mengoptimalkan fungsi Balai Penyuluh Pertanian (BPP) sebagai pusat informasi pertanian dan home base PPL dalam upaya pemecahan masalah di wilayah kerjanya serta lainnya. Termasuk pemberdayaan Gapoktan dan kelompok tani.
"Saya menganggap ekonomi kerakyatan itu berkembang dari tingkat desa, dan di desa didominasi petani. Dengan keberhasilan pertanian tentu akan mengangkat percepatan ekonomi pedesaan untuk mendorong sektor yang lain," tutupnya.(mcr)
Pagi itu, Bupati memaparkan dalam upaya pencapaian produksi pangan itu ada beberapa strategi yang mesti ditempuh. Beberapa strategi tersebut diantaranya pengembangan sarana prasarana, contoh saja pembangunan atau rehab jaringan irigasi, penyediaan alat dan mesin pertanian.
Kemudian, peningkatan produktivitas melalui penggunaan benih unggul, pupuk serta penerapan teknologi yang berkembang saat ini seperti Jajar Legowo.
Perluasan areal tanam juga dianggap penting, dan ini dilakukan melalui peningkatan Intensitas Pertanaman (IP) dari satu kali dalam setahun menjadi dua kali. Selanjutnya pengamanan produksi, seperti pengendalian hama dan penyakit, pengendalian anomali iklim yakni kekeringan dan kebanjiran.
"Disamping itu juga perlu pengolahan dan pemasaran hasil seperti penyediaan peralatan pasca panen untuk meningkatkan kualitas hasil agar kerja keras bernilai lebih tinggi," ujarnya.
Tidak hanya itu, lanjut Wardan, penguatan kelembagaan pertanian juga perlu seperti, kelembagaan kelompok tani yang terdaftar dalam Simluhtan dan penguatan kelembagaan penyuluh.
Dengan demikian, Bupati menekankan untuk mengoptimalkan fungsi Balai Penyuluh Pertanian (BPP) sebagai pusat informasi pertanian dan home base PPL dalam upaya pemecahan masalah di wilayah kerjanya serta lainnya. Termasuk pemberdayaan Gapoktan dan kelompok tani.
"Saya menganggap ekonomi kerakyatan itu berkembang dari tingkat desa, dan di desa didominasi petani. Dengan keberhasilan pertanian tentu akan mengangkat percepatan ekonomi pedesaan untuk mendorong sektor yang lain," tutupnya.(mcr)
Berita Lainnya
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan