PILIHAN
Bupati Wardan Paparkan Strategi Jitu Untuk Mencapai Produksi Pangan
TEMBILAHAN, Riauin.com - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri pertemuan teknis penyuluh pertanian se-Kabupaten Inhil di Aula Grend Hotel Jalan Batang Tuaka, Tembilahan, Selasa (3/10/2017).
Pagi itu, Bupati memaparkan dalam upaya pencapaian produksi pangan itu ada beberapa strategi yang mesti ditempuh. Beberapa strategi tersebut diantaranya pengembangan sarana prasarana, contoh saja pembangunan atau rehab jaringan irigasi, penyediaan alat dan mesin pertanian.
Kemudian, peningkatan produktivitas melalui penggunaan benih unggul, pupuk serta penerapan teknologi yang berkembang saat ini seperti Jajar Legowo.
Perluasan areal tanam juga dianggap penting, dan ini dilakukan melalui peningkatan Intensitas Pertanaman (IP) dari satu kali dalam setahun menjadi dua kali. Selanjutnya pengamanan produksi, seperti pengendalian hama dan penyakit, pengendalian anomali iklim yakni kekeringan dan kebanjiran.
"Disamping itu juga perlu pengolahan dan pemasaran hasil seperti penyediaan peralatan pasca panen untuk meningkatkan kualitas hasil agar kerja keras bernilai lebih tinggi," ujarnya.
Tidak hanya itu, lanjut Wardan, penguatan kelembagaan pertanian juga perlu seperti, kelembagaan kelompok tani yang terdaftar dalam Simluhtan dan penguatan kelembagaan penyuluh.
Dengan demikian, Bupati menekankan untuk mengoptimalkan fungsi Balai Penyuluh Pertanian (BPP) sebagai pusat informasi pertanian dan home base PPL dalam upaya pemecahan masalah di wilayah kerjanya serta lainnya. Termasuk pemberdayaan Gapoktan dan kelompok tani.
"Saya menganggap ekonomi kerakyatan itu berkembang dari tingkat desa, dan di desa didominasi petani. Dengan keberhasilan pertanian tentu akan mengangkat percepatan ekonomi pedesaan untuk mendorong sektor yang lain," tutupnya.(mcr)
Pagi itu, Bupati memaparkan dalam upaya pencapaian produksi pangan itu ada beberapa strategi yang mesti ditempuh. Beberapa strategi tersebut diantaranya pengembangan sarana prasarana, contoh saja pembangunan atau rehab jaringan irigasi, penyediaan alat dan mesin pertanian.
Kemudian, peningkatan produktivitas melalui penggunaan benih unggul, pupuk serta penerapan teknologi yang berkembang saat ini seperti Jajar Legowo.
Perluasan areal tanam juga dianggap penting, dan ini dilakukan melalui peningkatan Intensitas Pertanaman (IP) dari satu kali dalam setahun menjadi dua kali. Selanjutnya pengamanan produksi, seperti pengendalian hama dan penyakit, pengendalian anomali iklim yakni kekeringan dan kebanjiran.
"Disamping itu juga perlu pengolahan dan pemasaran hasil seperti penyediaan peralatan pasca panen untuk meningkatkan kualitas hasil agar kerja keras bernilai lebih tinggi," ujarnya.
Tidak hanya itu, lanjut Wardan, penguatan kelembagaan pertanian juga perlu seperti, kelembagaan kelompok tani yang terdaftar dalam Simluhtan dan penguatan kelembagaan penyuluh.
Dengan demikian, Bupati menekankan untuk mengoptimalkan fungsi Balai Penyuluh Pertanian (BPP) sebagai pusat informasi pertanian dan home base PPL dalam upaya pemecahan masalah di wilayah kerjanya serta lainnya. Termasuk pemberdayaan Gapoktan dan kelompok tani.
"Saya menganggap ekonomi kerakyatan itu berkembang dari tingkat desa, dan di desa didominasi petani. Dengan keberhasilan pertanian tentu akan mengangkat percepatan ekonomi pedesaan untuk mendorong sektor yang lain," tutupnya.(mcr)
Berita Lainnya
Pencari Siput di Inhil Tewas Diterkam Buaya, Jasad Korban Ditemukan Utuh
Permukiman Padat di Concong Inhil Terbakar, Api Hanguskan Puluhan Bangunan Kayu
Warga Desa Limau Inhil Digegerkan dengan Kemunculan Buaya di Lingkungan Perumahan
Seorang Nenek di Inhil Diterkam Buaya Saat Mencuci di Sungai, Beruntung Berhasil Diselamatkan Suami
Banjir Kembali Genangi Inhil, Jumlah Korban Terdampak Belum Diketahui
Diduga Akibat Korsleting Arus Pendek, Ruang Kabag Kesra Pemkab Inhil Hangus Terbakar
Pencari Siput di Inhil Tewas Diterkam Buaya, Jasad Korban Ditemukan Utuh
Permukiman Padat di Concong Inhil Terbakar, Api Hanguskan Puluhan Bangunan Kayu
Warga Desa Limau Inhil Digegerkan dengan Kemunculan Buaya di Lingkungan Perumahan
Seorang Nenek di Inhil Diterkam Buaya Saat Mencuci di Sungai, Beruntung Berhasil Diselamatkan Suami
Banjir Kembali Genangi Inhil, Jumlah Korban Terdampak Belum Diketahui
Diduga Akibat Korsleting Arus Pendek, Ruang Kabag Kesra Pemkab Inhil Hangus Terbakar